Description
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 40 m³/jam
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch kapasitas 40 m³/jam merupakan housing filtrasi cairan industri dengan satu filter bag berukuran nominal 7×32 inch untuk kebutuhan higher-flow liquid filtration. Konfigurasi ini dapat digunakan pada water treatment, process water, cooling water, RO pretreatment, chemical, palm oil, oleochemical, biodiesel, oil, food & beverage, paint, coating, power plant, serta berbagai proses industri yang membutuhkan kapasitas aliran lebih tinggi.
Pada model DHDF-2-2AF-304 Single Housing Filter Bag yang tersedia di Watermaker Indonesia, Bag Size #2 7×32 inch mempunyai published maximum flow rate 40–45 m³/jam, dengan connection 2 inch ANSI Flange dan design pressure 10 kg/cm². Karena itu, target 40 m³/jam mempunyai dasar teknis yang sesuai untuk membangun halaman kapasitas Size #2 ini.
Kapasitas 40 m³/jam setara dengan:
40.000 liter/jam
atau:
±667 liter/menit
atau:
±11,11 liter/detik
Kapasitas aktual tetap dipengaruhi oleh viscosity, micron rating, filter bag media, solids loading, differential pressure, operating temperature, piping, connection, dan available pump pressure.
Untuk kebutuhan filtrasi dengan konfigurasi yang lebih luas, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing yang dapat disesuaikan dengan kapasitas aliran, jumlah padatan, karakteristik cairan, serta kebutuhan proses industri.
Apa Itu Single Bag Filter Housing Kapasitas 40 m³/jam?
Single Bag Filter Housing 40 m³/jam adalah pressure housing yang menggunakan satu Liquid Filter Bag Size #2 dengan ukuran nominal diameter 7 inch × panjang 32 inch sebagai filtration element.
Cairan masuk melalui inlet housing kemudian diarahkan melewati filter bag. Suspended solids dan particulate ditahan oleh media sesuai micron rating, sedangkan cairan yang telah difiltrasi diteruskan menuju outlet.
Alur filtrasi secara umum:
Unfiltered Liquid → Housing Inlet → Filter Bag Size #2 → Particulate Retention → Filtered Liquid → Housing Outlet
Konfigurasi ini memungkinkan kapasitas aliran yang relatif tinggi menggunakan satu filter bag sehingga dapat menjadi pilihan compact sebelum kebutuhan proses meningkat ke konfigurasi Multi Bag Filter Housing.
Untuk aplikasi satu filter bag dengan kondisi proses berbeda, Single Bag Filter Housing untuk water treatment, chemical dan industrial process filtration dapat dipilih berdasarkan kapasitas aliran, Bag Size, material housing, micron rating, viscosity, solids loading serta operating pressure.
Kapasitas Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch
Single Bag Filter Housing Size #2 mempunyai filtration area lebih besar dibandingkan Size #1 7×16 inch sehingga lebih sesuai untuk medium-to-high flow industrial applications.
Pada model DHDF-2-2AF-304, spesifikasi existing mencantumkan:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Product Type | Single Bag Filter Housing |
| Model | DHDF-2-2AF-304 |
| Target Flow Halaman | 40 m³/jam |
| Published Maximum Flow | 40–45 m³/jam |
| Equivalent Flow 40 m³/jam | ±667 liter/menit |
| Number of Bags | 1 |
| Bag Size | Size #2 |
| Nominal Bag Dimension | 7×32 inch |
| Inlet – Outlet | Side In – Bottom Out |
| Connection | 2 inch ANSI Flange |
| Design Pressure | 10 kg/cm² |
| Material | Stainless Steel 304 |
| Thickness | 3 mm |
| Surface Finishing | Sand Blasting |
Spesifikasi model tersebut mengacu pada data produk existing Watermaker Indonesia.
Apakah Single Bag Filter Housing Size #2 Bisa 40 m³/jam?
Ya, pada desain housing yang memang mempunyai flow rating sesuai dan digunakan pada kondisi proses yang mendukung.
DHDF-2-2AF-304 Size #2 7×32 inch mempunyai published maximum flow rate 40–45 m³/jam, sehingga target 40 m³/jam masih berada dalam published range model tersebut.
Namun published flow rating tidak boleh diperlakukan sebagai guaranteed filtration flow untuk seluruh jenis cairan.
Perlu dibedakan antara:
Published Maximum Flow
Normal Operating Flow
Sustainable Filtration Flow
Actual performance ditentukan oleh kondisi proses.
Faktor yang Menentukan Actual Flow 40 m³/jam
Kemampuan mempertahankan flow sekitar 40 m³/jam dipengaruhi oleh:
- jenis cairan;
- viscosity;
- operating temperature;
- micron rating;
- filter bag media;
- filtration efficiency;
- solids concentration;
- dirt loading;
- differential pressure;
- connection size;
- piping configuration;
- pump performance; dan
- downstream restriction.
Karena itu:
40 m³/jam Clean Water
tidak dapat langsung disamakan dengan:
40 m³/jam Palm Oil
atau:
40 m³/jam High-Viscosity Chemical
meskipun menggunakan housing yang sama.
Mengapa Menggunakan Bag Size #2 untuk Flow 40 m³/jam?
Bag Size #2 mempunyai panjang nominal 32 inch sehingga menyediakan filtration area lebih besar dibandingkan Size #1 16 inch.
Keuntungan penggunaan Size #2 meliputi:
- larger filtration area;
- higher dirt-holding capacity;
- mendukung higher-flow application;
- lebih sesuai untuk 40 m³/jam;
- pilihan micron rating yang luas;
- dapat menggunakan berbagai filter bag media;
- maintenance tetap menggunakan satu filter bag; dan
- footprint lebih compact dibandingkan konfigurasi beberapa housing pada aplikasi tertentu.
Size #2 menjadi pilihan logis ketika kebutuhan flow sudah berada di atas kapasitas aplikasi Size #1.
30 m³/jam vs 40 m³/jam pada Bag Size #2
Kapasitas 30 m³/jam dan 40 m³/jam dapat menggunakan Bag Size #2, tetapi hydraulic loading dan operating margin berbeda.
| Parameter | 30 m³/jam | 40 m³/jam |
|---|---|---|
| Bag Size | #2 | #2 |
| Nominal Dimension | 7×32 inch | 7×32 inch |
| Flow | ±500 LPM | ±667 LPM |
| Hydraulic Loading | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Operating Margin | Lebih besar | Lebih kecil |
| Sensitivitas terhadap Bag Loading | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| High Solids Application | Lebih menguntungkan | Perlu evaluasi lebih ketat |
| High Viscosity | Perlu evaluasi | Lebih kritis |
| Continuous Operation | Sesuai kondisi proses | Perlu perhatian terhadap service interval |
Pada 30 m³/jam, Size #2 memberikan operating margin lebih besar.
Pada 40 m³/jam, Size #2 digunakan sebagai higher-flow application, sehingga differential pressure, viscosity dan dirt loading menjadi semakin penting.
40 m³/jam sebagai Higher-Flow Application
Pada flow 40 m³/jam, sekitar 667 liter cairan melewati system setiap menit.
Dalam 10 jam operasi:
40 m³/jam × 10 jam = 400 m³ liquid
Dalam operasi 24 jam:
40 m³/jam × 24 jam = 960 m³ liquid
Semakin besar volume yang diproses, semakin penting memahami solids concentration karena filter bag harus menahan particulate yang terbawa bersama total throughput tersebut.
Untuk continuous industrial operation, pemilihan housing sebaiknya mempertimbangkan bukan hanya kemampuan hydraulic flow tetapi juga target service interval.
Pengaruh Solids Loading pada Flow 40 m³/jam
Pada high-flow application, solids loading dapat menjadi faktor pembatas utama.
Secara sederhana:
Higher Flow + Higher Solids Concentration → Higher Solids Throughput
Akibatnya:
Filter Bag Loading → Differential Pressure Meningkat → Available Flow Menurun → Replacement Diperlukan
Jika filter bag terlalu cepat loading pada 40 m³/jam, solusi tidak selalu berupa penggantian bag yang lebih sering.
Larger filtration area atau Multi Bag Filter Housing dapat memberikan operating economics yang lebih baik.
Pengaruh Micron Rating pada Flow 40 m³/jam
Filter Bag Size #2 tersedia dalam berbagai micron rating sesuai jenis media dan manufacturer.
Pilihan dapat mencakup:
1 micron
5 micron
10 micron
25 micron
50 micron
100 micron
dan rating lainnya.
Micron yang lebih halus tidak otomatis memberikan sistem yang lebih baik.
Pemilihan harus mengikuti:
Required Particle Removal → Solids Loading → Filter Media → Allowable ΔP → Required Flow
Menggunakan fine micron tanpa kebutuhan proses dapat mempercepat kenaikan differential pressure.
Filter Bag Size #2 untuk Kapasitas 40 m³/jam
Filter bag merupakan komponen yang menentukan particle retention sekaligus mempengaruhi pressure drop.
Untuk kebutuhan consumable, Liquid Filter Bag Size #2 tersedia dalam pilihan media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan berbagai micron rating untuk water treatment dan industrial process filtration.
Pemilihan media mempertimbangkan:
- jenis cairan;
- chemical compatibility;
- temperature;
- micron;
- particle characteristics;
- filtration efficiency; dan
- service-life requirement.
Polypropylene Filter Bag Size #2
Polypropylene dapat digunakan pada berbagai suitable applications seperti:
- water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- chemical tertentu;
- wastewater treatment; dan
- general industrial liquid filtration.
Chemical compatibility harus diverifikasi berdasarkan jenis chemical, concentration, temperature dan filter bag specification.
Polyester Filter Bag Size #2
Polyester dapat digunakan untuk berbagai suitable applications seperti:
- water;
- palm oil;
- edible oil;
- lubricant;
- oleochemical;
- paint;
- coating; dan
- process liquid yang compatible.
Pada viscous liquid, operating temperature menjadi parameter penting karena perubahan viscosity dapat mempengaruhi pressure drop.
Nylon Mesh Filter Bag Size #2
Nylon Mesh dapat digunakan untuk surface filtration dan particle screening pada aplikasi yang sesuai.
Media ini dapat menjadi pilihan untuk:
- coarse filtration;
- larger micron;
- particle screening;
- high-permeability requirement; dan
- process tertentu yang memungkinkan cleaning atau reuse.
Final selection tetap mengikuti chemical dan temperature compatibility.
Single Bag Filter Housing SS304 Kapasitas 40 m³/jam
SS304 banyak digunakan untuk general industrial liquid filtration yang compatible dengan material tersebut.
Aplikasi dapat mencakup:
- raw water;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- utility water;
- wastewater;
- general industrial process; dan
- suitable chemical.
Untuk kebutuhan Size #2, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat digunakan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan published maximum flow 40–45 m³/jam pada model DHDF-2-2AF-304.
Final operating flow tetap harus diverifikasi berdasarkan kondisi proses aktual.
Single Bag Filter Housing SS316L Kapasitas 40 m³/jam
SS316L dapat dipertimbangkan untuk proses yang membutuhkan corrosion resistance lebih tinggi dibandingkan general SS304 service.
Aplikasi dapat mencakup suitable:
- chemical;
- oleochemical;
- food processing;
- specialty liquid;
- process chemical; dan
- industrial filtration.
SS316L tetap bukan material universal untuk seluruh chemical.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Water Treatment
Pada water treatment, Single Bag Filter Housing Size #2 dapat digunakan untuk:
- raw-water filtration;
- process-water filtration;
- suspended-solid removal;
- cooling-water filtration;
- utility water;
- RO pretreatment; dan
- downstream equipment protection.
Target flow 40 m³/jam menjadikan Size #2 sebagai pilihan untuk system yang membutuhkan throughput lebih tinggi tetapi masih dapat menggunakan satu filter bag.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk RO Pretreatment
Bag filtration dapat digunakan sebagai bulk particulate-removal stage pada sistem Reverse Osmosis tertentu.
Contoh konfigurasi:
Raw Water → Multimedia Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO Membrane
Pada konfigurasi yang sesuai, Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum industrial cartridge filter dan RO membrane SWRO BWRO untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.
Pemilihan micron perlu diselaraskan dengan kualitas feed water dan downstream cartridge filtration.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Cooling Water
Pada cooling-water system, bag filtration dapat membantu mengurangi:
- suspended solids;
- rust;
- sediment;
- corrosion debris; dan
- foreign particulate.
Kapasitas 40 m³/jam dapat digunakan sebagai full-flow pada system tertentu atau sebagai side-stream filtration pada circulation system yang lebih besar.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Palm Oil
Palm oil mempunyai viscosity yang berbeda dari air sehingga published water-based hydraulic flow tidak dapat langsung dianggap sebagai guaranteed palm-oil flow.
Evaluasi perlu mencakup:
Product → Temperature → Viscosity → Solids → Micron → Required Flow → Allowable ΔP
Untuk high-viscosity atau high-solids service, filtration area yang lebih besar dapat diperlukan meskipun housing secara hydraulic mempunyai rating 40–45 m³/jam.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Oleochemical
Oleochemical application memerlukan perhatian terhadap:
- chemical composition;
- temperature;
- viscosity;
- solids loading;
- micron;
- housing material;
- seal material; dan
- filter bag compatibility.
Pada continuous production, service interval juga perlu diperhitungkan karena higher throughput dapat meningkatkan total particulate load yang diterima filter.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Chemical Industry
Untuk chemical filtration, kapasitas tidak dapat ditentukan hanya dari angka 40 m³/jam.
Data yang diperlukan:
Chemical Name
Concentration
Temperature
Viscosity
Flow: 40 m³/jam
Micron
Operating Pressure
Housing Material
Seal Material
Filter Bag Media
Data tersebut diperlukan untuk memastikan hydraulic capacity dan material compatibility sesuai dengan proses.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Oil dan Lubricant
Pada oil dan lubricant filtration, viscosity merupakan parameter penting.
Ketika operating temperature turun:
Temperature Turun → Viscosity Naik → Pressure Drop Berpotensi Naik
Karena itu, sizing untuk flow 40 m³/jam harus menggunakan viscosity pada actual operating temperature.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Paint dan Coating
Paint, ink, resin dan coating dapat mempunyai viscosity serta particulate characteristics yang jauh berbeda dari clean water.
Filter bag dapat digunakan untuk mengurangi:
- gel;
- agglomerate;
- skin;
- oversized particles;
- process debris; dan
- foreign contamination.
Untuk high-viscosity application, larger filtration area perlu dipertimbangkan jika Size #2 menghasilkan excessive differential pressure.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Food & Beverage
Pada suitable food & beverage application, pemilihan housing perlu mempertimbangkan:
- product-contact material;
- surface finish;
- gasket;
- filter bag media;
- connection;
- cleanability; dan
- hygiene requirement.
General industrial housing tidak otomatis memenuhi sanitary specification.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk Power Plant
Single Bag Filter Housing dapat digunakan pada suitable utility dan process-water streams seperti:
- cooling water;
- process water;
- pretreatment;
- suspended-solid removal; dan
- equipment protection.
Material, connection, design pressure, micron dan filter media harus mengikuti plant specification.
Housing Bag Filter 40 m³/jam untuk EPC dan OEM Skid
Untuk EPC contractor dan OEM skid builder, Size #2 dapat digunakan sebagai compact single-bag filtration solution pada flow sekitar 40 m³/jam apabila process condition mendukung.
Datasheet sebaiknya mencantumkan:
- normal flow;
- design flow;
- liquid;
- operating temperature;
- viscosity;
- solids loading;
- micron;
- operating pressure;
- design pressure;
- housing material;
- filter bag media;
- seal;
- inlet/outlet;
- connection standard; dan
- quantity.
Dengan data lengkap, housing dapat dipilih berdasarkan hydraulic performance sekaligus filtration requirement.
Kapan 40 m³/jam Sebaiknya Tidak Menggunakan Single Bag?
Meskipun Size #2 pada desain tertentu mempunyai published maximum flow sekitar 40–45 m³/jam, Single Bag Housing tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap aplikasi 40 m³/jam.
Larger filtration area perlu dipertimbangkan apabila terdapat:
- high solids loading;
- high viscosity;
- very fine micron;
- rapid differential-pressure increase;
- filter bag terlalu sering diganti;
- continuous critical production;
- kebutuhan service interval panjang; atau
- future capacity expansion.
Dalam kondisi tersebut, Multi Bag Filter Housing dapat memberikan filtration area dan dirt-holding capacity yang lebih besar.
Keunggulan Single Bag Filter Housing Size #2 Kapasitas 40 m³/jam
Single Bag Filter Housing Size #2 memberikan beberapa keuntungan untuk higher-flow industrial filtration:
- kapasitas hingga sekitar 40 m³/jam pada desain yang sesuai;
- hanya menggunakan satu filter bag;
- Bag Size #2 7×32 inch;
- filtration area lebih besar dibandingkan Size #1;
- dirt-holding capacity lebih tinggi;
- pilihan micron luas;
- tersedia berbagai filter bag media;
- pilihan housing SS304 dan SS316L;
- maintenance relatif sederhana;
- cocok untuk water dan berbagai industrial process liquid; dan
- dapat menjadi tahap sebelum penggunaan Multi Bag Filter Housing pada kebutuhan kapasitas yang lebih besar.
Untuk kebutuhan sekitar 40 m³/jam dengan kondisi liquid yang sesuai, Size #2 memberikan kombinasi antara higher flow capacity, compact single-bag configuration, kemudahan maintenance, dan fleksibilitas pemilihan filter media.
Cara Memilih Single Bag Filter Housing 40 m³/jam
Pemilihan Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch untuk kapasitas sekitar 40 m³/jam harus mempertimbangkan kemampuan hydraulic housing sekaligus kondisi filtrasi aktual. Pada higher-flow application, perubahan viscosity, solids loading, micron rating, dan differential pressure mempunyai pengaruh lebih besar terhadap kemampuan sistem mempertahankan target flow.
Parameter utama yang perlu dievaluasi meliputi:
- required flow;
- jenis cairan;
- viscosity;
- operating temperature;
- solids loading;
- particle characteristics;
- micron rating;
- filter bag media;
- allowable differential pressure;
- operating pressure;
- housing material;
- connection size;
- piping configuration; dan
- pump performance.
Urutan pemilihan dapat dilakukan melalui:
Required Flow 40 m³/jam → Liquid → Temperature → Viscosity → Solids Loading → Micron → Filter Media → Allowable ΔP → Material → Connection → Hydraulic Verification
Pendekatan tersebut membantu menentukan apakah satu Size #2 masih menjadi konfigurasi yang efektif atau diperlukan filtration area yang lebih besar.
Menentukan Normal Flow dan Maximum Flow
Normal operating flow dan maximum flow sebaiknya dibedakan ketika melakukan sizing.
Normal Flow merupakan kapasitas yang dibutuhkan selama operasi reguler.
Maximum Flow merupakan kondisi flow tertinggi yang mungkin terjadi atau rating maksimum berdasarkan desain tertentu.
Jika kebutuhan normal sudah berada sekitar 40 m³/jam, housing bekerja pada higher-flow range sehingga kondisi filter bag selama dirt loading perlu diperhitungkan.
Housing yang mampu mencapai flow tertentu menggunakan clean filter bag belum tentu dapat mempertahankan flow yang sama setelah particulate mulai terakumulasi.
Clean Flow Berbeda dengan Sustainable Filtration Flow
Kemampuan hydraulic housing tidak selalu sama dengan kemampuan mempertahankan flow selama satu filtration cycle.
Pada awal operasi:
Clean Bag → Low Resistance → Higher Available Flow
Setelah particulate tertahan:
Dirt Loading → Resistance Meningkat → ΔP Meningkat → Available Flow Berpotensi Menurun
Untuk proses yang harus mempertahankan 40 m³/jam secara kontinu, evaluasi tidak hanya dilakukan pada clean condition tetapi juga pada expected operating differential pressure.
Pengaruh Filter Area terhadap Higher-Flow Application
Bag Size #2 mempunyai filtration area lebih besar dibandingkan Size #1 sehingga lebih sesuai untuk higher-flow service.
Filtration area mempengaruhi:
- velocity melalui media;
- initial pressure drop;
- dirt-holding capacity;
- differential-pressure development;
- filter bag service interval; dan
- kemampuan mempertahankan process flow.
Pada 40 m³/jam, keuntungan area Size #2 menjadi penting karena total volume cairan yang diproses lebih besar.
Menentukan Micron Rating untuk Flow 40 m³/jam
Micron rating harus ditentukan berdasarkan kebutuhan particle removal.
Pemilihan dapat dimulai dari:
Ukuran Partikel → Required Removal Efficiency → Downstream Requirement → Solids Loading → Allowable ΔP
Menggunakan filter bag 1 micron pada proses yang hanya membutuhkan 50 micron dapat menghasilkan resistance dan dirt loading yang tidak diperlukan.
Sebaliknya, micron terlalu kasar dapat menyebabkan particulate yang seharusnya ditahan tetap melewati filtration stage.
Panduan Awal Micron Rating
| Micron Rating | Filtration Level | Contoh Fungsi |
|---|---|---|
| 1 µm | Fine | Fine particulate control |
| 5 µm | Fine | Process polishing / pretreatment |
| 10 µm | Medium-Fine | Process water |
| 25 µm | Medium | General particulate removal |
| 50 µm | Medium-Coarse | Industrial pre-filtration |
| 100 µm | Coarse | Bulk particulate removal |
Final selection harus mengikuti actual process requirement dan karakteristik filter media.
Nominal dan Absolute Filtration
Micron rating perlu dibaca bersama filtration efficiency.
Filter bag dapat mempunyai:
Nominal Micron Rating
atau media dengan:
Absolute / High-Efficiency Rating
sesuai konstruksi dan manufacturer.
Dua filter element dengan micron rating yang sama belum tentu memberikan particle-retention efficiency yang sama.
Untuk critical filtration, required efficiency perlu ditentukan selain micron size.
Pengaruh Solids Loading pada Flow 40 m³/jam
Pada kapasitas 40 m³/jam, total solids throughput dapat menjadi besar meskipun konsentrasi particulate terlihat rendah.
Sebagai contoh konsep:
Total Solids Load = Liquid Volume × Solids Concentration
Jika flow meningkat sementara solids concentration tetap:
Volume Diproses Naik → Total Particulate Load Naik
Akibatnya, filter bag dapat mencapai terminal differential pressure lebih cepat.
Untuk high-solids application, larger filtration area atau upstream solids removal perlu dipertimbangkan.
Low Solids vs High Solids pada 40 m³/jam
| Kondisi | Low Solids | High Solids |
|---|---|---|
| Required Flow | 40 m³/jam | 40 m³/jam |
| Dirt Loading | Relatif rendah | Tinggi |
| ΔP Development | Cenderung lebih lambat | Lebih cepat |
| Bag Replacement | Berpotensi lebih jarang | Lebih sering |
| Single Size #2 | Lebih memungkinkan | Perlu evaluasi ketat |
| Larger Filter Area | Berdasarkan kebutuhan | Lebih layak dipertimbangkan |
Kapasitas yang sama tidak berarti kebutuhan filtration area juga sama.
Pengaruh Viscosity pada Flow 40 m³/jam
Viscosity merupakan parameter penting untuk higher-flow filtration.
Secara umum:
Viscosity Naik → Resistance Naik → Pressure Drop Naik
Air, oil, palm oil, resin, coating, dan chemical dapat mempunyai hydraulic behavior yang sangat berbeda.
Karena itu, untuk viscous liquid, viscosity sebaiknya diberikan dalam:
cP pada Actual Operating Temperature
Data tersebut lebih berguna daripada hanya menyebut jenis cairan.
Pengaruh Temperature terhadap Viscosity
Pada banyak cairan, perubahan temperature dapat mengubah viscosity secara signifikan.
Secara umum pada oil-based liquid:
Temperature Turun → Viscosity Naik → Differential Pressure Berpotensi Naik
Karena itu, sizing sebaiknya mempertimbangkan operating-temperature range, terutama kondisi yang menghasilkan viscosity tertinggi selama normal operation.
Pemilihan Filter Bag Media
Media filter bag harus disesuaikan dengan karakteristik cairan dan target filtration.
Pilihan yang umum meliputi:
Polypropylene Felt
Polyester Felt
Nylon Mesh
Setiap material mempunyai karakteristik berbeda terhadap:
- chemical compatibility;
- temperature;
- particle retention;
- permeability;
- filtration mechanism; dan
- mechanical behavior.
Untuk kebutuhan replacement dan consumable, Liquid Filter Bag Size #2 tersedia dalam pilihan media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan berbagai micron rating untuk water treatment dan industrial process filtration.
Memilih Polypropylene Filter Bag
Polypropylene filter bag dapat dipertimbangkan untuk berbagai suitable:
- water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- wastewater;
- chemical tertentu; dan
- general industrial liquid.
Pemilihan harus tetap mempertimbangkan chemical concentration dan temperature.
Memilih Polyester Filter Bag
Filter Bag Polyester dapat dipertimbangkan untuk suitable:
- process water;
- palm oil;
- edible oil;
- oleochemical;
- lubricant;
- paint;
- coating; dan
- industrial process liquid.
Pada high-temperature atau chemical application, compatibility harus diperiksa berdasarkan filter bag specification.
Memilih Nylon Mesh Filter Bag
Nylon Mesh filter bag lebih banyak digunakan untuk surface filtration dan screening.
Media ini dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan:
- coarse filtration;
- larger micron;
- high permeability;
- surface particle retention; atau
- cleaning/reuse pada proses yang memungkinkan.
Micron dan mesh construction perlu disesuaikan dengan particle characteristics.
Memilih SS304 untuk Flow 40 m³/jam
SS304 merupakan material yang umum digunakan untuk water dan general industrial liquid yang compatible.
Aplikasi dapat mencakup:
- raw water;
- process water;
- cooling water;
- utility water;
- RO pretreatment;
- wastewater; dan
- general industrial filtration.
Untuk kebutuhan Size #2, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat digunakan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan kapasitas yang disesuaikan terhadap kondisi operasi, filter bag, pressure, dan hydraulic system.
Memilih SS316L untuk Flow 40 m³/jam
SS316L dapat dipertimbangkan ketika process membutuhkan corrosion resistance yang lebih tinggi dan material tersebut compatible dengan cairan.
Aplikasi dapat mencakup:
- chemical processing;
- oleochemical;
- specialty process liquid;
- food processing tertentu; dan
- corrosive industrial service yang sesuai.
Pemilihan Gasket dan Seal
Housing material dan seal material harus dievaluasi secara terpisah.
Pilihan seal dapat mencakup material seperti:
- EPDM;
- NBR;
- FKM;
- PTFE; atau
- material lain sesuai desain housing.
Pemilihan mempertimbangkan:
Liquid → Concentration → Temperature → Pressure → Chemical Compatibility
Housing SS316L tidak menjamin chemical compatibility jika seal yang digunakan tidak sesuai.
Connection Size untuk Kapasitas 40 m³/jam
Pada higher-flow application, inlet dan outlet connection menjadi bagian penting dari hydraulic system.
Connection yang terlalu kecil dapat menyebabkan:
- fluid velocity tinggi;
- additional pressure loss;
- restriction;
- pump requirement meningkat; dan
- target flow sulit tercapai.
Selain housing connection, evaluasi juga:
- main pipe diameter;
- reducer;
- valve;
- elbow;
- strainer;
- flowmeter;
- pipe length; dan
- downstream equipment.
Pengaruh Piping terhadap Kapasitas Housing
Housing tidak bekerja secara terpisah dari piping system.
Total system pressure loss merupakan kombinasi dari:
Pipe Loss + Valve Loss + Fitting Loss + Housing Loss + Filter Bag Loss + Downstream Loss
Karena itu, housing yang secara individual mampu menangani higher flow belum tentu menghasilkan 40 m³/jam apabila available pump head tidak mencukupi.
Pump Selection untuk Flow 40 m³/jam
Pump perlu menghasilkan:
Required Flow + Required Total Dynamic Head
Total Dynamic Head harus memperhitungkan pressure losses sepanjang system.
Menaikkan kapasitas pump tanpa memeriksa maximum allowable operating condition housing dan filter bag bukan solusi yang tepat terhadap flow restriction.
Pentingnya Pressure Gauge
Pressure gauge pada inlet dan outlet memungkinkan operator menghitung differential pressure:
ΔP = Inlet Pressure − Outlet Pressure
Monitoring ini membantu membedakan apakah penurunan flow berasal dari filter bag loading atau faktor lain pada hydraulic system.
Untuk higher-flow operation, pressure monitoring menjadi semakin penting karena perubahan resistance dapat langsung mempengaruhi available flow.
Pentingnya Flow Meter
Flow meter membantu memastikan bahwa actual process flow sesuai target.
Parameter yang dapat dipantau:
Target Flow: 40 m³/jam
Actual Flow: berdasarkan instrument
Data flow sebaiknya dianalisis bersama inlet pressure, outlet pressure, dan operating temperature.
Hubungan Flow dan Differential Pressure
Selama filter bag digunakan:
Particulate Tertahan → Resistance Naik → ΔP Naik
Jika pump bekerja pada kondisi tertentu, kenaikan resistance dapat menyebabkan actual flow turun.
Karena itu, kemampuan mempertahankan 40 m³/jam selama filtration cycle lebih penting daripada sekadar mencapai 40 m³/jam ketika filter bag masih bersih.
Apakah 40 m³/jam Sebaiknya Menggunakan Operating Margin?
Operating margin tetap penting pada higher-flow application.
Jika process harus mempertahankan minimum 40 m³/jam setiap saat, pemilihan housing sebaiknya tidak hanya berdasarkan rating yang mendekati 40 m³/jam.
Evaluasi filtration area yang lebih besar dapat diperlukan apabila:
- solids loading signifikan;
- micron sangat halus;
- viscosity tinggi;
- allowable ΔP rendah;
- service interval harus panjang; atau
- process tidak mentoleransi penurunan flow.
Single Size #2 atau Dua Housing Parallel?
Untuk flow 40 m³/jam, satu Size #2 memberikan konfigurasi yang sederhana apabila kondisi proses mendukung.
Single Size #2
Keuntungan:
- satu housing;
- satu filter bag;
- piping lebih sederhana;
- jumlah valve lebih sedikit;
- footprint lebih compact; dan
- maintenance sederhana.
Parallel Housing
Parallel housing dapat dipertimbangkan ketika diperlukan:
- pembagian flow;
- lower loading per housing;
- larger total filtration area;
- redundancy; atau
- flexibility selama maintenance.
Pemilihan configuration harus mengikuti kebutuhan operasi, bukan hanya total flow.
Single Bag atau Multi Bag untuk 40 m³/jam?
Flow 40 m³/jam masih dapat berada dalam kemampuan Size #2 pada desain housing tertentu, tetapi Multi Bag dapat menjadi pilihan lebih baik jika kondisi proses berat.
Single Bag lebih sesuai ketika:
- liquid memiliki viscosity relatif rendah;
- solids loading rendah hingga moderat;
- micron tidak terlalu restrictive;
- service interval masih acceptable; dan
- process dapat menerima satu-housing configuration.
Multi Bag lebih menarik ketika:
- solids loading tinggi;
- viscosity tinggi;
- fine micron diperlukan;
- pressure drop harus rendah;
- bag life terlalu pendek;
- process continuous dan critical; atau
- future flow akan meningkat.
Untuk mengevaluasi konfigurasi yang lebih besar, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing yang dapat disesuaikan dengan kapasitas aliran, jumlah padatan, karakteristik cairan, serta kebutuhan proses industri.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Clean Water
Clean atau relatively low-solids water merupakan kondisi yang lebih ringan bagi filter bag dibandingkan high-solids process liquid.
Parameter awal:
Flow: 40 m³/jam
Liquid: Water
Viscosity: Rendah
Solids Loading: Rendah
Micron: Sesuai kebutuhan
Pada kondisi tersebut, Single Bag Size #2 dapat menjadi compact filtration solution apabila hydraulic calculation dan housing specification mendukung.
Kapasitas 40 m³/jam untuk High-Solids Water
Jika water mengandung suspended solids tinggi, total dirt loading pada flow 40 m³/jam dapat menjadi besar.
Akibatnya:
Bag Loading Cepat → ΔP Cepat Naik → Flow Menurun → Replacement Frequency Meningkat
Dalam kondisi tersebut, evaluasi dapat mencakup:
- upstream sediment removal;
- coarse pre-filtration;
- staged filtration;
- larger filtration area; atau
- Multi Bag Housing.
Kapasitas 40 m³/jam untuk RO Pretreatment
Pada RO pretreatment, bag filter dapat digunakan untuk bulk particulate removal sebelum cartridge filtration pada sistem yang sesuai.
Raw Water → Multimedia Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO Membrane
Untuk kapasitas 40 m³/jam, micron bag filter perlu dipilih agar mendukung downstream cartridge filter tanpa menghasilkan excessive pressure drop.
Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum industrial cartridge filter dan RO membrane untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Cooling Water
Pada cooling-water application, Size #2 dapat digunakan sebagai full-flow atau side-stream filtration sesuai design system.
Untuk side-stream application:
Cooling Water Loop → Side Stream → Bag Filter → Return to System
Target 40 m³/jam perlu ditentukan berdasarkan circulation flow, suspended-solids control objective, dan system design.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Palm Oil
Palm oil memerlukan koreksi terhadap viscosity dan temperature.
Data minimum:
Product
Flow: 40 m³/jam
Operating Temperature
Viscosity pada Operating Temperature
Micron
Solids Loading
Allowable ΔP
Jika calculated pressure drop terlalu tinggi, larger filtration area dapat diperlukan meskipun housing mempunyai sufficient water-flow rating.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Oleochemical
Oleochemical process memerlukan evaluasi hydraulic dan chemical compatibility secara bersamaan.
Data yang diperlukan:
Chemical / Product
Concentration
Temperature
Viscosity
Flow
Micron
Solids
Housing Material
Seal Material
Filter Bag Media
Data tersebut membantu menentukan apakah Single Size #2 masih sesuai atau perlu configuration yang lebih besar.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Chemical
Untuk chemical application, water-based capacity tidak dapat digunakan tanpa koreksi terhadap actual fluid properties.
Evaluasi:
Chemical → Concentration → Density → Viscosity → Temperature → Flow → Micron → ΔP → Material Compatibility
Chemical compatibility harus mencakup housing, filter bag, support components, dan sealing material.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Oil dan Lubricant
Pada oil filtration, viscosity sering menjadi parameter dominan.
Flow requirement harus dibandingkan dengan viscosity pada operating temperature.
Jika oil menjadi lebih kental saat temperature turun, differential pressure dapat meningkat meskipun dirt loading belum berubah secara signifikan.
Kapasitas 40 m³/jam untuk Paint, Ink dan Coating
Paint, ink dan coating dapat mempunyai:
- high viscosity;
- gel contamination;
- agglomerates;
- oversized pigments;
- skin;
- process debris; dan
- variable solids loading.
Untuk aplikasi tersebut, selection perlu mempertimbangkan filtration mechanism dan allowable product loss selain hydraulic flow.
Kapasitas 40 m³/jam untuk EPC Project
Untuk EPC dan OEM skid, datasheet sebaiknya mencantumkan:
Normal Flow: 40 m³/jam
Design Flow: berdasarkan hydraulic design
Maximum Flow: berdasarkan equipment specification
Selain itu diperlukan:
- liquid;
- density;
- viscosity;
- temperature;
- solids loading;
- micron;
- filtration efficiency;
- operating pressure;
- design pressure;
- material;
- seal;
- connection;
- flange standard;
- instrumentation; dan
- quantity.
Pemisahan normal, design, dan maximum flow membantu mencegah penggunaan maximum equipment rating sebagai normal operating target tanpa evaluasi engineering.
Replacement Housing untuk Existing Flow 40 m³/jam
Untuk replacement existing housing, siapkan:
Existing Brand / Model
Bag Size
Number of Bags
Normal Flow
Maximum Flow
Housing Material
Operating Pressure
Operating Temperature
Connection Size
Connection Standard
Micron
Filter Bag Media
Liquid
Existing Problem
Foto housing, nameplate, internal basket, dan piping connection membantu proses identifikasi replacement.
Upgrade Sistem dari 30 m³/jam Menjadi 40 m³/jam
Peningkatan flow dari 30 menjadi 40 m³/jam merupakan kenaikan throughput sekitar 33%.
Seluruh hydraulic system perlu diperiksa:
Pump → Piping → Valve → Instrument → Housing → Filter Bag → Downstream Equipment
Karena Bag Size tetap Size #2, kenaikan kapasitas terutama meningkatkan hydraulic loading pada filtration system.
Jika service interval pada 30 m³/jam sudah pendek, menaikkan flow ke 40 m³/jam tanpa menambah filtration area dapat membuat maintenance semakin sering.
Kapan Upgrade ke Filtration Area Lebih Besar?
Peningkatan filtration area perlu dipertimbangkan apabila:
- target 40 m³/jam sulit dipertahankan;
- differential pressure meningkat terlalu cepat;
- filter bag replacement terlalu sering;
- solids loading tinggi;
- viscosity tinggi;
- fine filtration diperlukan;
- production tidak boleh sering berhenti; atau
- terdapat rencana peningkatan kapasitas berikutnya.
Dalam kondisi tersebut, pemilihan Multi Bag Housing dapat memberikan operating margin yang lebih baik dibandingkan menjalankan satu Size #2 mendekati higher-flow range.
Data Minimum untuk Pemilihan Housing 40 m³/jam
Untuk menentukan Single Bag Filter Housing yang sesuai, siapkan:
Required Flow: 40 m³/jam
Jenis Cairan: Water / Oil / Chemical / Process Liquid
Operating Temperature: °C
Viscosity: cP pada operating temperature
Solids Loading: jika tersedia
Micron Rating: µm
Required Filtration Efficiency: jika tersedia
Operating Pressure: bar
Allowable Differential Pressure: bar
Housing Material: SS304 / SS316L
Filter Bag Media: PP / Polyester / Nylon Mesh
Connection: Size dan standard
Operating Mode: Batch / Continuous
Quantity: Unit
Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan apakah Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch merupakan pilihan yang sesuai untuk kapasitas sekitar 40 m³/jam atau diperlukan filtration area yang lebih besar.












