Description
Multi Bag Filter Housing Isi 3 – 3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch
Multi Bag Filter Housing Isi 3 merupakan industrial liquid filter housing yang menggunakan tiga Liquid Filter Bag Size #2 7×32 inch dalam satu vessel untuk meningkatkan total filtration area, dirt-holding capacity, dan kemampuan menangani flow yang lebih besar dibandingkan Single Bag Filter Housing.
Konfigurasi 3 Bag Filter Housing banyak digunakan pada industrial water treatment, process water, cooling water, RO pretreatment, power plant, palm oil, oleochemical, biodiesel, chemical processing, oil dan lubricant filtration, EPC water treatment, serta OEM filtration skid.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 tersedia dalam pilihan material Stainless Steel 304 dan Stainless Steel 316L, sedangkan filter bag dapat menggunakan Polypropylene, Polyester maupun Nylon Mesh dengan micron rating yang disesuaikan terhadap kebutuhan particulate removal.
Berbeda dengan penentuan kapasitas berdasarkan jumlah filter bag saja, pemilihan 3 Bag Filter Housing perlu mempertimbangkan flow, viscosity, operating temperature, solids loading, micron rating, filter media, differential pressure, connection size, piping system, available pump head, dan target service interval.
Untuk melihat keluarga housing yang lebih luas, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing sehingga jumlah filter bag dan filtration area dapat disesuaikan dengan flow, solids loading, viscosity dan kebutuhan proses.
Apa Itu Multi Bag Filter Housing Isi 3?
Multi Bag Filter Housing Isi 3 adalah pressure vessel filtrasi yang mempunyai tiga posisi filter bag dalam satu housing.
Konfigurasi yang umum digunakan untuk industrial application adalah:
3 × Liquid Filter Bag Size #2 7×32 Inch
Setiap filter bag ditempatkan pada support basket yang berfungsi memberikan mechanical support terhadap media ketika menerima differential pressure selama proses filtrasi.
Liquid masuk melalui inlet housing, kemudian didistribusikan menuju ketiga filter bag. Particulate tertahan pada media filtrasi, sedangkan filtered liquid melewati media dan support basket sebelum keluar melalui outlet housing.
Alur filtrasi secara sederhana:
Process Liquid → Housing Inlet → Internal Flow Distribution → 3 × Filter Bag Size #2 → Particulate Retention → Filtered Liquid → Housing Outlet
Penggunaan tiga filter bag secara parallel memberikan total filtration area yang lebih besar sehingga housing dapat digunakan untuk kebutuhan flow dan solids loading yang lebih tinggi dibandingkan konfigurasi satu filter bag.
Fungsi 3 Bag Filter Housing dalam Industrial Liquid Filtration
Fungsi utama Multi Bag Filter Housing Isi 3 adalah melakukan particulate removal dari liquid dengan menggunakan tiga filter bag secara bersamaan.
Particulate yang dapat ditangani bergantung pada media dan micron rating yang digunakan, antara lain:
- suspended solids;
- sediment;
- rust;
- scale;
- process debris;
- corrosion particles;
- fiber;
- agglomerated particles;
- oil-process contaminants; dan
- berbagai particulate lain sesuai kebutuhan proses.
Selain particulate removal, penggunaan tiga filter bag memberikan keuntungan berupa peningkatan total filtration area dan dirt-holding capacity dibandingkan Single Bag Filter Housing dengan ukuran filter bag yang sama.
Mengapa Menggunakan 3 Filter Bag Size #2?
Filter Bag Size #2 mempunyai ukuran nominal 7×32 inch dan banyak digunakan pada industrial bag filtration karena memberikan filtration area lebih besar dibandingkan Size #1.
Pada Multi Bag Filter Housing Isi 3:
3 × Filter Bag Size #2 = 3 Filtration Chambers dalam Satu Housing
Konfigurasi tersebut memberikan beberapa keuntungan:
- total filtration area lebih besar;
- dirt-holding capacity meningkat;
- kemampuan menangani flow lebih tinggi;
- filter loading dapat dibagi ke tiga filter bag;
- service interval dapat lebih baik pada kondisi yang sesuai;
- jumlah piping lebih sederhana dibandingkan beberapa housing terpisah; dan
- cocok untuk centralized industrial liquid filtration.
Untuk replacement consumable, Liquid Filter Bag Size #2 tersedia dalam media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan micron rating yang dapat disesuaikan terhadap particulate removal dan kondisi proses.
Kapasitas Multi Bag Filter Housing Isi 3
Kapasitas 3 Bag Filter Housing tidak mempunyai satu angka flow universal.
Untuk konfigurasi tiga Filter Bag Size #2, kebutuhan flow dapat dibagi menjadi beberapa design positioning berdasarkan actual operating condition.
| Target Flow | Jumlah Filter Bag | Simple Flow Reference per Bag | Positioning |
|---|---|---|---|
| ±60 m³/jam | 3 × Size #2 | ±20 m³/jam | Lower hydraulic loading |
| ±80 m³/jam | 3 × Size #2 | ±26,7 m³/jam | Higher-flow application |
| ±100 m³/jam | 3 × Size #2 | ±33,3 m³/jam | High-flow, engineering verification |
Angka pembagian per filter bag merupakan simple flow reference, bukan jaminan actual flow distribution.
Actual sustainable capacity dipengaruhi oleh:
- liquid viscosity;
- operating temperature;
- solids concentration;
- particle-size distribution;
- filter-bag media;
- micron rating;
- filtration efficiency;
- clean differential pressure;
- loaded differential pressure;
- inlet dan outlet size;
- piping pressure loss;
- downstream pressure; dan
- available pump head.
Karena itu, jumlah filter bag tidak boleh menjadi satu-satunya dasar sizing.
3 Bag Filter Housing Kapasitas 60 m³/jam
Untuk target sekitar 60 m³/jam:
60 ÷ 3 = ±20 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini memberikan hydraulic loading lebih rendah dibandingkan target 80 atau 100 m³/jam pada jumlah filter bag yang sama.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 60 m³/jam dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan hydraulic loading lebih rendah, operating margin lebih besar dan filtration cycle yang lebih stabil pada kondisi proses yang sesuai.
Konfigurasi 60 m³/jam dapat menjadi pilihan untuk process yang mempunyai solids loading lebih tinggi, membutuhkan finer filtration, atau memprioritaskan service interval dibandingkan maximum hydraulic throughput.
3 Bag Filter Housing Kapasitas 80 m³/jam
Untuk target sekitar 80 m³/jam:
80 ÷ 3 = ±26,7 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini berada pada higher-flow positioning dan memerlukan perhatian lebih terhadap pressure loss, filter-media resistance, viscosity dan solids loading.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 80 m³/jam dapat digunakan sebagai higher-flow configuration setelah flow, viscosity, solids loading, micron dan differential pressure dievaluasi terhadap kebutuhan proses.
Pada continuous operation, sustainable flow perlu menjadi pertimbangan selain kemampuan mencapai flow ketika filter bag masih bersih.
3 Bag Filter Housing Kapasitas 100 m³/jam
Untuk target sekitar 100 m³/jam:
100 ÷ 3 = ±33,3 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini berada pada high-flow positioning untuk tiga Filter Bag Size #2.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 100 m³/jam dapat dipertimbangkan untuk high-flow industrial liquid filtration dengan engineering verification terhadap connection, pump head, viscosity, solids loading, micron dan allowable differential pressure.
Apabila 100 m³/jam merupakan continuous minimum flow, filtration area yang lebih besar juga perlu dibandingkan agar operating margin dan filter-bag service interval tetap sesuai dengan kebutuhan plant.
Cara Kerja Multi Bag Filter Housing Isi 3
Proses filtrasi dimulai ketika liquid memasuki housing melalui inlet.
Internal housing kemudian mendistribusikan liquid menuju tiga filter bag.
Secara umum proses berlangsung sebagai berikut:
1. Liquid memasuki inlet housing
Feed liquid masuk sesuai operating pressure dan flow sistem.
2. Liquid didistribusikan menuju tiga filter bag
Internal flow path membagi aliran menuju masing-masing filter bag.
3. Particulate ditahan oleh filter media
Particulate yang sesuai dengan karakteristik media tertahan selama liquid melewati filter bag.
4. Support basket menopang filter bag
Basket memberikan mechanical support ketika media menerima differential pressure.
5. Filtered liquid menuju outlet
Liquid yang telah melewati media dikumpulkan di dalam housing dan diteruskan menuju downstream process.
Selama filtration cycle, particulate yang terakumulasi meningkatkan resistance media sehingga differential pressure secara bertahap dapat meningkat.
Keunggulan Multi Bag Filter Housing Isi 3
Penggunaan tiga Filter Bag Size #2 memberikan beberapa keuntungan untuk industrial filtration:
Total Filtration Area Lebih Besar
Tiga filter bag memberikan total filtration area lebih besar dibandingkan satu filter bag dengan ukuran yang sama.
Dirt-Holding Capacity Lebih Tinggi
Particulate loading dapat didistribusikan ke tiga media sehingga total dirt-holding capacity meningkat.
Mendukung Higher Flow
Konfigurasi Multi Bag memungkinkan flow yang lebih tinggi dibandingkan Single Bag pada kondisi proses yang sesuai.
Lebih Compact Dibandingkan Beberapa Housing Terpisah
Tiga filter bag ditempatkan dalam satu vessel sehingga piping dan installation arrangement dapat dibuat lebih sederhana.
Pilihan Filter Bag Fleksibel
Filter bag dapat dipilih berdasarkan:
- media;
- micron;
- filtration efficiency;
- temperature;
- chemical compatibility; dan
- process requirement.
Cocok untuk EPC dan OEM System
Multi Bag Housing dapat diintegrasikan ke industrial filtration skid dengan pressure gauge, differential-pressure monitoring, isolation valve, vent, drain dan instrumentation sesuai project specification.
Spesifikasi Multi Bag Filter Housing Isi 3
| Parameter | Spesifikasi / Pilihan |
|---|---|
| Product Type | Multi Bag Filter Housing |
| Configuration | 3 Bag |
| Number of Filter Bags | 3 pcs |
| Filter Bag Size | Size #2 |
| Nominal Filter Bag Dimension | 7×32 Inch |
| Housing Material | SS304 / SS316L |
| Filter Bag Media | Polypropylene / Polyester / Nylon Mesh |
| Micron Rating | Disesuaikan kebutuhan filtrasi |
| Capacity Positioning | ±60 / ±80 / ±100 m³/jam berdasarkan kondisi proses |
| Installation | Vertical |
| Inlet / Outlet | Disesuaikan hydraulic requirement |
| Connection Standard | Sesuai project specification |
| Operating Pressure | Mengikuti approved housing design |
| Operating Temperature | Mengikuti material, seal dan process condition |
| Seal Material | Disesuaikan chemical dan temperature compatibility |
| Vent | Sesuai housing design |
| Drain | Sesuai housing design |
| Support Basket | 3 pcs |
| Application | Industrial Liquid Filtration |
Final vessel dimension, nozzle size, flange standard, wall thickness, design pressure, closure mechanism, support arrangement, instrumentation, surface finishing dan fabrication requirement harus mengikuti approved technical specification.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 SS304
Stainless Steel 304 dapat digunakan untuk berbagai water dan general industrial liquid yang compatible dengan material tersebut.
Aplikasi dapat meliputi:
- raw water;
- process water;
- utility water;
- cooling water;
- industrial water treatment;
- suitable RO pretreatment; dan
- compatible process liquid.
Material selection tetap perlu mempertimbangkan water chemistry, chloride concentration, operating temperature, corrosion requirement dan expected service life.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 SS316L
Stainless Steel 316L dapat dipertimbangkan ketika process membutuhkan corrosion resistance dan material compatibility yang lebih sesuai terhadap kondisi liquid tertentu.
Aplikasi dapat meliputi:
- chemical processing;
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- oil dan lubricant;
- specialty process liquid; dan
- industrial process filtration.
Pemilihan SS316L tetap harus diverifikasi terhadap jenis chemical, concentration, temperature, pressure dan seluruh wetted components.
Pilihan Filter Bag untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
Ketiga posisi filter sebaiknya menggunakan filter bag dengan specification yang sama untuk membantu menjaga filtration performance dan resistance yang relatif seragam.
Polypropylene Filter Bag
Dapat digunakan untuk suitable:
- water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- wastewater; dan
- compatible chemical process.
Polyester Filter Bag
Dapat digunakan untuk suitable:
- palm oil;
- oleochemical;
- oil;
- lubricant;
- paint;
- coating; dan
- industrial process liquid.
Nylon Mesh Filter Bag
Dapat digunakan untuk particle screening dan surface filtration pada process yang sesuai.
Micron rating dapat dipilih berdasarkan actual particulate-removal requirement, bukan hanya berdasarkan target flow.
Pilihan Micron untuk 3 Bag Filter Housing
Multi Bag Filter Housing Isi 3 dapat menggunakan berbagai micron rating sesuai filter-bag specification, antara lain:
1 micron
5 micron
10 micron
25 micron
50 micron
100 micron
dan pilihan lainnya sesuai kebutuhan.
Pemilihan micron perlu mengikuti:
Particle Size → Required Removal → Filtration Efficiency → Micron → Media → Flow → Differential Pressure
Menggunakan micron lebih kecil dari kebutuhan dapat meningkatkan resistance dan memperpendek service interval tanpa memberikan keuntungan yang diperlukan oleh downstream process.
Aplikasi Multi Bag Filter Housing Isi 3
Multi Bag Filter Housing Isi 3 dapat digunakan untuk berbagai industrial liquid filtration, antara lain:
- industrial water treatment;
- raw water filtration;
- process water;
- utility water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- BWRO pretreatment;
- suitable SWRO pretreatment;
- power plant;
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- chemical industry;
- oil filtration;
- lubricant filtration;
- paint dan coating;
- wastewater treatment;
- EPC water treatment project; dan
- OEM filtration skid.
Pemilihan material, filter bag, micron dan kapasitas perlu disesuaikan terhadap karakteristik masing-masing process liquid.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk RO Pretreatment
Dalam sistem Reverse Osmosis, bag filtration dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum finer cartridge filtration pada pretreatment arrangement yang sesuai.
Contoh alur:
Raw Water → Pretreatment → Multi Bag Filter Housing → Cartridge Filter → RO System
Bag filter membantu mengurangi particulate loading menuju downstream cartridge filter.
Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum cartridge filter dan RO membrane pada pretreatment system yang sesuai sehingga particulate load menuju downstream filtration dapat dikurangi.
Untuk aplikasi RO, selection tetap perlu mempertimbangkan feed-water quality, TSS, turbidity, SDI, particle distribution, micron dan downstream protection requirement.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Palm Oil dan Oleochemical
Pada palm oil dan oleochemical process, flow tidak dapat dievaluasi menggunakan water capacity saja.
Parameter penting meliputi:
Product → Flow → Temperature → Viscosity → Solids Loading → Micron → Filter Media → Differential Pressure
Perubahan temperature dapat memengaruhi viscosity sehingga berdampak langsung terhadap pressure loss dan sustainable flow.
Karena itu, pemilihan kapasitas 60, 80 atau 100 m³/jam harus menggunakan actual operating condition.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk EPC dan Industrial Project
Untuk kebutuhan EPC, replacement maupun pengembangan filtration system baru, data engineering yang perlu dipersiapkan meliputi:
Normal Flow – Design Flow – Maximum Flow – Process Liquid – Temperature – Viscosity – TSS/Solids Loading – Required Micron – Filtration Efficiency – Operating Pressure – Design Pressure – Material – Connection Standard – Quantity
Data tersebut digunakan untuk menentukan apakah konfigurasi 3 Bag Size #2 memberikan filtration area dan operating margin yang memadai atau diperlukan Multi Bag Filter Housing dengan jumlah filter bag yang lebih besar.
Cara Memilih Multi Bag Filter Housing Isi 3
Pemilihan Multi Bag Filter Housing Isi 3 harus mempertimbangkan kondisi proses secara menyeluruh agar tiga Filter Bag Size #2 7×32 inch memberikan filtration area, hydraulic performance, dirt-holding capacity, dan service interval yang sesuai.
Jumlah tiga filter bag tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan kapasitas housing. Dua sistem dengan flow yang sama dapat membutuhkan konfigurasi berbeda apabila viscosity, solids loading, micron, atau target filtration efficiency berbeda.
Parameter utama yang perlu dievaluasi meliputi:
- normal flow;
- design flow;
- maximum flow;
- jenis process liquid;
- operating temperature;
- viscosity;
- TSS atau solids loading;
- particle-size distribution;
- required micron;
- filtration efficiency;
- filter-bag media;
- allowable differential pressure;
- available pump head;
- inlet dan outlet connection;
- piping pressure loss;
- housing material;
- seal compatibility; dan
- target service interval.
Urutan selection dapat menggunakan:
Process Liquid → Flow → Temperature → Viscosity → Solids Loading → Micron → Filter Media → Filtration Area → Differential Pressure → Connection → Pump Head
Menentukan Kapasitas 3 Bag Filter Housing
Untuk tiga Filter Bag Size #2, target flow dapat dievaluasi berdasarkan hydraulic loading dan filtration duty.
| Target Flow | Simple Flow per Bag | Positioning | Pertimbangan Utama |
|---|---|---|---|
| ±60 m³/jam | ±20 m³/jam | Lower hydraulic loading | Operating margin dan service interval |
| ±80 m³/jam | ±26,7 m³/jam | Higher-flow | ΔP, solids dan viscosity |
| ±100 m³/jam | ±33,3 m³/jam | High-flow | Hydraulic verification lebih ketat |
Pembagian tersebut merupakan reference sederhana. Actual flow distribution ditentukan oleh internal housing design dan kondisi hydraulic sistem.
Semakin tinggi flow pada filtration area yang sama, semakin penting evaluasi pressure loss, filter loading, connection sizing dan available pump head.
Memilih 60 m³/jam untuk 3 Bag Filter Housing
Target sekitar 60 m³/jam memberikan pembagian sederhana:
60 ÷ 3 = ±20 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan:
- hydraulic loading lebih rendah;
- operating margin lebih besar;
- solids loading lebih tinggi;
- micron lebih halus;
- service interval lebih panjang; atau
- continuous operation dengan perubahan feed condition.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 60 m³/jam dapat dipilih untuk industrial liquid filtration ketika kestabilan filtration cycle dan hydraulic loading yang lebih rendah menjadi pertimbangan utama.
Memilih 80 m³/jam untuk 3 Bag Filter Housing
Pada target 80 m³/jam:
80 ÷ 3 = ±26,7 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan sebagai higher-flow application apabila liquid dan filtration duty mendukung.
Parameter yang perlu diperhatikan meliputi:
- clean differential pressure;
- loaded differential pressure;
- viscosity;
- solids loading;
- filter-media permeability;
- micron;
- connection size; dan
- pump head.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 80 m³/jam dapat dipertimbangkan untuk higher-flow industrial filtration setelah actual process condition dan hydraulic requirement diverifikasi.
Memilih 100 m³/jam untuk 3 Bag Filter Housing
Pada target 100 m³/jam:
100 ÷ 3 = ±33,3 m³/jam per Filter Bag
Konfigurasi ini mempunyai hydraulic loading paling tinggi di antara pilihan 60, 80 dan 100 m³/jam.
Karena itu, evaluasi perlu mencakup:
- apakah 100 m³/jam merupakan normal atau maximum flow;
- available pump head;
- inlet/outlet sizing;
- piping pressure loss;
- clean dan loaded ΔP;
- viscosity;
- solids loading;
- micron;
- target filter-bag life; dan
- process criticality.
3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch Kapasitas 100 m³/jam dapat dipertimbangkan sebagai high-flow configuration apabila hydraulic design, filter media dan process condition memberikan operating margin yang memadai.
Normal Flow, Design Flow dan Maximum Flow
Ketiga parameter ini perlu dibedakan ketika menentukan ukuran housing.
Normal Flow
Flow yang terjadi selama sebagian besar waktu operasi.
Design Flow
Flow yang digunakan sebagai dasar engineering selection dan equipment design.
Maximum Flow
Flow tertinggi yang mungkin terjadi dalam kondisi operasi tertentu.
Contoh:
Normal Flow: 70 m³/jam
Design Flow: 80 m³/jam
Maximum Flow: 90 m³/jam
Kebutuhan tersebut berbeda dengan sistem yang mempunyai:
Normal Flow: 100 m³/jam
Design Flow: 100 m³/jam
Maximum Flow: 110 m³/jam
Pada kasus kedua, jumlah filtration area yang lebih besar perlu dibandingkan karena housing harus mempertahankan high flow secara continuous.
Pengaruh Solids Loading terhadap Pemilihan 3 Bag Housing
Flow yang sama tidak selalu menghasilkan filtration duty yang sama.
Sebagai contoh, dua sistem sama-sama mempunyai flow:
80 m³/jam
tetapi:
System A → Low Solids
System B → High Solids
System B akan memberikan particulate mass loading yang lebih besar sehingga filter bag dapat mencapai terminal differential pressure lebih cepat.
Secara sederhana:
Total Solids Load = Flow × Operating Time × Solids Concentration
Karena itu, solids loading merupakan salah satu parameter utama dalam menentukan apakah tiga bag memberikan dirt-holding capacity yang mencukupi.
Contoh Pengaruh TSS terhadap Dirt Loading
Pada water application dengan:
Flow = 80 m³/jam
TSS = 10 mg/L
volume liquid yang melewati housing setiap jam:
80.000 L/jam
Theoretical incoming solids:
80.000 × 10 mg/L = 800.000 mg/jam = 0,8 kg/jam
Dalam 10 jam:
±8 kg theoretical incoming solids
Actual particulate yang tertahan bergantung pada particle-size distribution dan filtration efficiency.
Perhitungan ini menunjukkan bahwa flow saja tidak cukup untuk menentukan filter-bag service interval.
Pengaruh Viscosity terhadap 3 Bag Filter Housing
Viscosity mempunyai pengaruh langsung terhadap resistance ketika liquid melewati filter media.
Secara umum:
Viscosity Naik → Resistance Naik → Differential Pressure Naik → Sustainable Flow Berpotensi Turun
Karena itu, kapasitas yang dapat dicapai pada water tidak boleh langsung digunakan sebagai kapasitas untuk palm oil, oleochemical, lubricant atau viscous chemical.
Data viscosity sebaiknya dinyatakan dalam:
cP pada actual operating temperature
Pengaruh Temperature terhadap Kapasitas Housing
Temperature dapat memengaruhi:
- liquid viscosity;
- seal performance;
- filter-media compatibility;
- corrosion behaviour; dan
- mechanical operating condition.
Pada viscous liquid, perubahan temperature dapat memberikan perubahan besar terhadap hydraulic performance.
Contoh umum:
Temperature Turun → Viscosity Naik → ΔP Naik → Flow Berpotensi Turun
Karena itu, temperature perlu diberikan bersama data viscosity.
Pemilihan Micron untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
Micron rating ditentukan berdasarkan ukuran particulate yang perlu dikurangi atau ditahan.
Pemilihan sebaiknya mengikuti:
Particle Size → Required Removal → Filtration Efficiency → Micron → Filter Media
Micron yang lebih kecil tidak selalu lebih baik.
Filter bag yang terlalu halus dapat menyebabkan:
- initial resistance lebih tinggi;
- differential pressure meningkat lebih cepat;
- filter loading lebih cepat;
- service interval lebih pendek; dan
- operating cost meningkat.
Micron harus dipilih berdasarkan kebutuhan downstream process.
5 Micron untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
Filter Bag 5 micron dapat dipertimbangkan untuk finer particulate removal pada process yang sesuai.
Pada high-flow atau high-solids application, evaluasi perlu difokuskan pada:
- solids loading;
- filtration efficiency;
- filter-media permeability;
- clean ΔP;
- loaded ΔP; dan
- target service interval.
Jika filter bag terlalu cepat loading, peningkatan filtration area dapat menjadi solusi yang lebih efektif dibandingkan menaikkan operating pressure.
10 Micron untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
10 micron dapat digunakan untuk berbagai industrial liquid filtration ketika sesuai dengan required particle removal.
Aplikasi dapat meliputi:
- process water;
- utility water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- industrial water treatment; dan
- compatible process liquid.
Actual performance tetap bergantung pada media dan filtration efficiency.
25 Micron untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
25 micron dapat dipertimbangkan untuk general particulate filtration.
Pada suitable low-viscosity liquid, media yang lebih terbuka dapat memberikan hydraulic resistance berbeda dibandingkan fine filtration.
Pemilihan tetap harus mengikuti actual particle-removal requirement.
50 dan 100 Micron untuk Multi Bag Filter Housing Isi 3
50 dan 100 micron dapat digunakan untuk coarse filtration atau particle screening pada process yang sesuai.
Aplikasi dapat meliputi:
- raw water;
- cooling water;
- process water;
- bulk particulate removal;
- palm oil;
- oil;
- chemical process; dan
- industrial liquid filtration.
Micron tidak boleh diperbesar hanya untuk meningkatkan flow apabila downstream equipment membutuhkan finer protection.
Nominal Micron dan Filtration Efficiency
Micron rating perlu dibaca bersama filtration efficiency.
Dua filter bag dengan angka micron yang sama belum tentu mempunyai particle-removal performance yang identik apabila media construction dan efficiency berbeda.
Karena itu, untuk critical filtration sebaiknya tidak hanya menentukan:
“10 micron”
tetapi juga memahami:
Media + Micron Rating + Filtration Efficiency + Process Requirement
Pemilihan Polypropylene Filter Bag
Polypropylene dapat dipertimbangkan untuk berbagai suitable water dan compatible chemical application.
Penggunaan dapat mencakup:
- industrial water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- wastewater;
- chemical process tertentu; dan
- general industrial filtration.
Chemical compatibility dan temperature limit tetap harus diperiksa berdasarkan filter-bag specification.
Pemilihan Polyester Filter Bag
Polyester dapat dipertimbangkan untuk berbagai process liquid yang sesuai, termasuk:
- palm oil;
- oleochemical;
- edible oil;
- lubricant;
- process oil;
- paint;
- coating; dan
- industrial process liquid.
Pemilihan harus mempertimbangkan temperature dan chemical compatibility.
Pemilihan Nylon Mesh Filter Bag
Nylon Mesh dapat digunakan untuk surface filtration atau particle screening ketika karakteristik process membutuhkan media mesh.
Media ini dapat dipertimbangkan ketika particulate perlu ditahan pada permukaan dan aplikasi sesuai dengan chemical serta temperature compatibility material.
Memilih SS304 atau SS316L
Housing material harus dipilih berdasarkan actual process liquid, bukan berdasarkan flow saja.
SS304
Dapat dipertimbangkan untuk suitable:
- raw water;
- process water;
- utility water;
- cooling water;
- industrial water treatment; dan
- compatible general process liquid.
SS316L
Dapat dipertimbangkan untuk suitable process yang membutuhkan material compatibility atau corrosion resistance lebih tinggi.
Penggunaan dapat mencakup:
- chemical process;
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- oil;
- lubricant; dan
- specialty process liquid.
SS316L tidak berarti compatible dengan seluruh chemical.
Material selection harus mempertimbangkan:
Chemical → Concentration → Temperature → Pressure → Corrosion Requirement
Pemilihan Connection Multi Bag Filter Housing Isi 3
Inlet dan outlet connection harus mampu menangani target flow tanpa menghasilkan excessive velocity dan pressure loss.
Connection selection perlu mempertimbangkan:
- flow;
- liquid viscosity;
- internal pipe diameter;
- allowable velocity;
- piping length;
- fitting losses;
- valve losses;
- available pump head; dan
- downstream pressure.
Pada higher-flow application, connection yang terlalu kecil dapat menjadi hydraulic bottleneck meskipun filtration area mencukupi.
Pengaruh Pump Head terhadap Actual Flow
Pump dengan nominal capacity tertentu tidak otomatis menghasilkan flow yang sama ketika terhubung ke filtration system.
Available pump head harus mengatasi:
Piping Loss + Valve Loss + Housing Loss + Filter Bag Resistance + Downstream Pressure
Ketika filter bag mulai loading:
ΔP Naik → System Resistance Naik
Jika pump tidak mempunyai operating margin yang cukup, actual flow dapat turun sebelum filter bag mencapai replacement condition.
Clean Flow dan Sustainable Operating Flow
Perlu dibedakan antara:
Clean Flow
dan:
Sustainable Operating Flow
Clean flow merupakan kondisi ketika filter bag masih baru dan resistance relatif rendah.
Sustainable operating flow mempertimbangkan peningkatan resistance selama filter bag menerima particulate.
Untuk continuous industrial process, sustainable operating flow biasanya lebih relevan daripada peak flow pada kondisi clean.
3 Bag vs Single Bag Filter Housing
Single Bag Filter Housing menggunakan satu filter bag dalam satu vessel, sedangkan Multi Bag Filter Housing Isi 3 menggunakan tiga filter bag.
| Parameter | Single Bag | 3 Bag |
|---|---|---|
| Jumlah Filter Bag | 1 | 3 |
| Relative Filtration Area | 1× | 3× |
| Dirt-Holding Capacity | Lebih rendah | Lebih besar |
| Flow Capability | Lower–Medium | Medium–Higher Flow |
| Housing Size | Lebih compact | Lebih besar |
| Filter Bag per Replacement | 1 | 3 |
| Aplikasi | Lower flow | Industrial higher-flow |
Single Bag Filter Housing untuk water treatment, chemical dan industrial process filtration dapat digunakan ketika kebutuhan flow dan total solids loading masih dapat ditangani menggunakan satu filter bag dalam satu vessel.
3 Bag vs 4 Bag Filter Housing
Pada flow yang sama, empat filter bag memberikan filtration area lebih besar dibandingkan tiga bag.
Sebagai contoh pada 100 m³/jam:
3 Bag → ±33,3 m³/jam per Bag
4 Bag → ±25 m³/jam per Bag
4 Bag dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan:
- lower hydraulic loading;
- higher dirt-holding capacity;
- finer filtration;
- longer service interval; atau
- operating margin lebih besar.
3 Bag vs 6 Bag Filter Housing
Pada target 100 m³/jam:
3 Bag → ±33,3 m³/jam per Bag
6 Bag → ±16,7 m³/jam per Bag
6 Bag memberikan total filtration area lebih besar dan dapat dipertimbangkan untuk:
- high solids;
- viscous liquid;
- fine filtration;
- continuous process;
- lower loading per filter bag; dan
- longer filtration cycle.
Jumlah bag yang lebih banyak juga meningkatkan jumlah consumable dan ukuran housing sehingga pemilihannya perlu mempertimbangkan technical dan economic requirement.
3 Bag vs 8 Bag Filter Housing
Pada target 100 m³/jam:
3 Bag → ±33,3 m³/jam per Bag
8 Bag → ±12,5 m³/jam per Bag
8 Bag dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan filtration area yang jauh lebih besar, terutama untuk high solids, viscous process atau target service interval yang lebih panjang.
Oversizing tetap perlu dihindari apabila tidak memberikan keuntungan teknis atau ekonomi yang diperlukan.
Kapan Multi Bag Filter Housing Isi 3 Menjadi Pilihan Tepat?
Konfigurasi tiga bag dapat menjadi pilihan ketika:
- Single Bag tidak memberikan filtration area yang mencukupi;
- dibutuhkan higher flow;
- solids loading membutuhkan dirt-holding capacity lebih besar;
- tiga Filter Bag Size #2 memberikan service interval yang sesuai;
- footprint masih perlu dijaga;
- satu centralized housing lebih praktis;
- process tidak membutuhkan jumlah bag yang jauh lebih besar; dan
- hydraulic calculation menunjukkan tiga bag masih memberikan operating margin.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Multi Bag dengan Jumlah Lebih Banyak?
Jumlah bag lebih besar perlu dipertimbangkan ketika terdapat kombinasi:
High Flow + High Solids
High Flow + Fine Micron
High Flow + High Viscosity
Continuous Flow + Long Service Interval
Critical Process + Limited Shutdown
Pada kondisi tersebut, menambah total filtration area dapat memberikan operating margin lebih baik daripada memaksakan hydraulic loading tinggi melalui tiga filter bag.
Staged Filtration untuk Multi Bag Filter Housing
Staged filtration dapat digunakan apabila feed mempunyai kombinasi coarse dan fine particulate.
Contoh:
100 Micron → 25 Micron
atau:
50 Micron → 10 Micron
Untuk RO pretreatment:
Bulk Particulate Removal → Bag Filter → Fine Cartridge Filter → RO Membrane
Staged filtration bertujuan membagi particulate loading sehingga fine filtration stage tidak menerima seluruh solids load secara langsung.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Water Treatment
Pada industrial water treatment, konfigurasi tiga bag dapat digunakan untuk suitable:
- raw water;
- process water;
- utility water;
- cooling water;
- recycled water;
- wastewater polishing; dan
- pretreatment.
Parameter penting meliputi TSS, turbidity, particle-size distribution, flow, micron dan target service interval.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Cooling Water
Cooling-water filtration dapat digunakan untuk mengurangi:
- suspended solids;
- rust;
- scale;
- corrosion debris;
- biological debris; dan
- foreign particulate.
Multi Bag Housing dapat digunakan dalam full-flow maupun side-stream arrangement berdasarkan system design.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk BWRO Pretreatment
Untuk BWRO pretreatment, bag filtration dapat membantu mengurangi particulate loading menuju downstream cartridge filtration.
Data yang perlu diperiksa meliputi:
- feed-water TSS;
- turbidity;
- SDI;
- particle-size distribution;
- target flow;
- required micron; dan
- downstream cartridge-filter requirement.
Bag filtration merupakan bagian dari pretreatment dan bukan pengganti keseluruhan pretreatment process.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk SWRO Pretreatment
Untuk seawater application, material selection membutuhkan perhatian khusus terhadap chloride, salinity, temperature dan corrosion requirement.
Pemilihan housing material harus mengikuti actual seawater chemistry dan project material specification.
Material SS304 maupun SS316L tidak boleh dipilih hanya berdasarkan flow atau jumlah filter bag.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Power Plant
Pada power plant, 3 Bag Filter Housing dapat digunakan pada suitable:
- raw water;
- cooling water;
- utility water;
- process water;
- RO pretreatment;
- recycled water; dan
- general particulate filtration.
Untuk EPC project, housing perlu mengikuti approved datasheet, material specification, pressure requirement, connection standard dan instrumentation requirement.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Palm Oil
Pada palm oil application, temperature dan viscosity merupakan parameter penting.
Jika temperature turun:
Viscosity Naik → Resistance Naik → Differential Pressure Naik → Sustainable Flow Berpotensi Turun
Data yang diperlukan:
Product – Flow – Temperature – Viscosity – Solids Loading – Micron – Pressure – Material
Untuk viscous process, jumlah filtration area perlu dievaluasi sebelum menentukan kapasitas housing.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Oleochemical
Oleochemical filtration membutuhkan evaluasi hydraulic dan chemical compatibility secara bersamaan.
Data penting meliputi:
- product;
- concentration;
- flow;
- temperature;
- viscosity;
- solids loading;
- micron;
- pressure;
- housing material;
- seal; dan
- filter bag media.
Pemilihan SS316L tetap perlu diverifikasi terhadap actual chemical dan operating condition.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Chemical Process
Untuk chemical industry, seluruh wetted component harus compatible dengan process liquid.
Data minimum:
| Parameter | Data |
|---|---|
| Chemical | Nama process liquid |
| Concentration | % |
| Flow | m³/jam |
| Temperature | °C |
| Viscosity | cP |
| Solids Loading | ppm / mg/L / % |
| Required Micron | µm |
| Operating Pressure | bar |
| Design Pressure | bar |
| Housing Material | Sesuai compatibility |
| Seal | Sesuai compatibility |
| Filter Bag | Sesuai process |
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk EPC Water Treatment
Untuk EPC project, selection perlu mempertimbangkan lebih dari nominal flow.
Data engineering yang diperlukan:
Normal Flow – Design Flow – Maximum Flow – Liquid – Temperature – Viscosity – TSS/Solids Loading – Required Micron – Filtration Efficiency – Operating Pressure – Design Pressure – Allowable ΔP – Material – Connection Standard – Instrumentation – Quantity
Data tersebut digunakan untuk menentukan configuration yang memberikan keseimbangan antara flow capacity, filtration area, service interval, footprint dan investment.
Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk OEM Filtration Skid
Pada OEM filtration skid, installation arrangement perlu mempertimbangkan:
- skid footprint;
- housing diameter;
- overall height;
- filter-bag removal clearance;
- piping orientation;
- isolation valve;
- pressure gauge;
- differential-pressure monitoring;
- vent;
- drain;
- bypass arrangement; dan
- maintenance access.
Clearance di atas housing harus mencukupi untuk membuka closure dan mengeluarkan Filter Bag Size #2 selama maintenance.
Parallel Multi Bag Filter Housing untuk Continuous Operation
Untuk process yang membutuhkan operational flexibility, beberapa housing dapat digunakan secara parallel.
Konsep umum:
Main Inlet Header → Housing A / Housing B → Outlet Header
Arrangement dapat digunakan untuk:
- additional filtration area;
- higher total capacity;
- maintenance flexibility;
- redundancy;
- duty/standby operation; dan
- continuous process.
Hydraulic balancing dan valve arrangement perlu dirancang berdasarkan operating philosophy.
Data yang Diperlukan untuk Menentukan Multi Bag Filter Housing Isi 3
Untuk final selection, data berikut perlu dipersiapkan:
Process Liquid:
Jenis cairan yang akan difiltrasi.
Normal Flow:
Flow selama normal operation.
Design Flow:
Flow yang digunakan sebagai dasar equipment selection.
Maximum Flow:
Flow maksimum yang mungkin terjadi.
Operating Temperature:
Temperature aktual selama proses.
Viscosity:
cP pada operating temperature.
TSS / Solids Loading:
mg/L, ppm atau persentase.
Required Micron:
Target particulate removal.
Filtration Efficiency:
Jika ditentukan oleh process.
Operating Pressure:
Tekanan normal sistem.
Design Pressure:
Tekanan desain yang dibutuhkan.
Allowable Differential Pressure:
Batas pressure drop sesuai process dan filter-bag specification.
Housing Material:
SS304 atau SS316L berdasarkan compatibility.
Connection:
Size dan standard berdasarkan hydraulic dan project requirement.
Seal Material:
Disesuaikan dengan chemical dan temperature.
Quantity:
Jumlah unit yang dibutuhkan.
Dengan data tersebut, konfigurasi Multi Bag Filter Housing Isi 3 dapat dievaluasi terhadap kebutuhan 60, 80 atau 100 m³/jam serta dibandingkan dengan jumlah filter bag yang lebih besar apabila dibutuhkan filtration area dan operating margin tambahan.
Maintenance Multi Bag Filter Housing Isi 3
Maintenance Multi Bag Filter Housing Isi 3 perlu dilakukan untuk menjaga filtration performance, kestabilan flow, differential pressure, sealing integrity, dan kondisi mekanis housing selama operasi.
Karena housing menggunakan tiga Filter Bag Size #2 secara bersamaan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi vessel tetapi juga terhadap keseragaman loading pada ketiga filter bag.
Parameter yang perlu dimonitor secara berkala meliputi:
- actual flow;
- inlet pressure;
- outlet pressure;
- differential pressure;
- operating temperature;
- kondisi Filter Bag #1, #2 dan #3;
- kondisi ketiga support basket;
- gasket dan seal;
- closure mechanism;
- vent dan drain;
- inlet dan outlet connection; dan
- kondisi internal housing.
Maintenance history sebaiknya mencatat flow, differential pressure, temperature, operating hours, filter-bag replacement interval, dan kondisi process liquid.
Monitoring Differential Pressure
Differential pressure merupakan salah satu parameter utama untuk mengetahui perubahan resistance selama filtration cycle.
Perhitungannya:
ΔP = Inlet Pressure − Outlet Pressure
Pada kondisi filter bag baru:
Clean Filter Bag → Resistance Relatif Rendah → ΔP Relatif Rendah
Setelah particulate mulai terakumulasi:
Dirt Loading Naik → Media Resistance Naik → ΔP Naik → Sustainable Flow Berpotensi Turun
Batas differential pressure untuk replacement harus mengikuti filter-bag specification, approved housing design, dan plant operating procedure.
Monitoring Flow Selama Filtration Cycle
Actual flow sebaiknya diamati bersama differential pressure.
Apabila flow secara bertahap menurun bersamaan dengan meningkatnya ΔP, filter-bag loading dapat menjadi salah satu penyebab.
Namun penurunan flow juga dapat berasal dari:
- pump performance;
- perubahan valve position;
- piping restriction;
- downstream pressure;
- perubahan temperature;
- perubahan viscosity; atau
- perubahan process condition.
Evaluasi menggunakan kombinasi:
Flow + Inlet Pressure + Outlet Pressure + Temperature
memberikan gambaran kondisi operasi yang lebih baik dibandingkan hanya menggunakan satu parameter.
Kapan Filter Bag Harus Diganti?
Filter bag perlu diperiksa atau diganti apabila:
- differential pressure mencapai replacement limit;
- actual flow tidak memenuhi process requirement;
- filtration quality menurun;
- filter bag mengalami deformation;
- media mengalami rupture;
- terjadi chemical degradation;
- terdapat indikasi bypass;
- sealing filter bag tidak sempurna; atau
- replacement diwajibkan oleh plant procedure.
Ketiga filter bag sebaiknya diperiksa bersamaan untuk mengetahui apakah dirt loading terjadi secara relatif merata.
Prosedur Dasar Penggantian Tiga Filter Bag
Sebelum membuka housing, vessel harus diisolasi dan dipastikan tidak mempunyai internal pressure.
Urutan umum:
Stop Pump → Isolate Housing → Close Inlet/Outlet → Depressurize → Drain → Verify Zero Pressure → Open Housing → Remove Used Filter Bags → Inspect Baskets → Inspect Seal → Install New Filter Bags → Close Housing → Vent Air → Restart
Housing tidak boleh dibuka ketika masih bertekanan.
Prosedur aktual harus mengikuti site safety procedure dan approved operating instruction.
Pemeriksaan Filter Bag #1, #2 dan #3
Setelah housing dibuka, kondisi ketiga filter bag perlu dibandingkan.
Periksa:
- particulate loading;
- cake formation;
- discoloration;
- deformation;
- rupture;
- abrasion;
- chemical attack;
- sealing area; dan
- perbedaan loading antar filter bag.
Loading yang relatif seragam dapat menunjukkan distribusi flow yang lebih baik.
Jika salah satu filter bag secara konsisten mempunyai loading jauh lebih tinggi, internal flow distribution, basket, installation, dan sealing perlu diperiksa.
Pemeriksaan Support Basket
Setiap filter bag membutuhkan support basket yang berada dalam kondisi baik.
Periksa:
- deformation;
- damaged perforation;
- broken weld;
- corrosion;
- blockage;
- process deposit;
- sharp edge; dan
- mechanical damage.
Basket yang mengalami deformation atau mempunyai sharp edge dapat meningkatkan risiko kerusakan filter bag.
Pemeriksaan Gasket dan Seal
Gasket dan seal perlu diperiksa setiap kali housing dibuka.
Perhatikan:
- cracking;
- swelling;
- hardening;
- flattening;
- abrasion;
- chemical attack; dan
- permanent deformation.
Seal selection harus mempertimbangkan:
Process Liquid + Concentration + Temperature + Pressure + Chemical Compatibility
Material housing SS304 atau SS316L tidak menghilangkan kebutuhan untuk memeriksa compatibility gasket dan seluruh wetted components.
Cleaning Internal Housing
Internal housing perlu dibersihkan apabila ditemukan:
- sludge;
- sediment;
- scale;
- oil residue;
- process deposit;
- chemical buildup;
- biological contamination; atau
- foreign particulate.
Area sekitar support basket, sealing surface, inlet distribution, outlet collection, vent, dan drain perlu diperiksa agar deposit tidak mengganggu filtration performance.
Cleaning procedure dan cleaning chemical harus compatible dengan material housing dan internal components.
Troubleshooting Flow Tidak Sesuai Kebutuhan
Jika actual flow lebih rendah dari design requirement, pemeriksaan dapat dilakukan secara berurutan:
Pump → Piping → Valve → Connection → Inlet Pressure → Outlet Pressure → Differential Pressure → Filter Bag → Micron → Viscosity → Temperature → Solids Loading
Kemungkinan penyebab meliputi:
- available pump head tidak mencukupi;
- piping terlalu restrictive;
- inlet/outlet connection terlalu kecil;
- valve tidak terbuka penuh;
- filter bag sudah loading;
- media mempunyai resistance tinggi;
- micron terlalu halus;
- viscosity tinggi; atau
- downstream pressure meningkat.
Housing tidak sebaiknya langsung dianggap undersized sebelum seluruh hydraulic system diperiksa.
Troubleshooting Differential Pressure Cepat Naik
Differential pressure yang meningkat terlalu cepat dapat disebabkan oleh:
- high solids loading;
- fine micron;
- restrictive filter media;
- high viscosity;
- excessive flow;
- process upset;
- upstream treatment tidak optimal; atau
- filtration area tidak mencukupi.
Evaluasi dapat mengikuti:
Feed Condition → Solids → Micron → Media → Viscosity → Temperature → Flow → Filtration Area
Jika service interval tetap terlalu pendek setelah process condition dioptimalkan, Multi Bag Filter Housing dengan jumlah filter bag lebih banyak dapat dipertimbangkan.
Troubleshooting Filter Bag Cepat Penuh
Filter bag yang cepat penuh tidak selalu berarti micron salah.
Penyebab dapat berupa:
- solids concentration tinggi;
- particulate load meningkat;
- filter efficiency tinggi terhadap incoming particles;
- flow terlalu tinggi;
- filtration area terlalu kecil untuk required service interval; atau
- upstream filtration mengalami perubahan.
Total solids mass perlu diperhitungkan terhadap volume liquid yang diproses.
Troubleshooting Satu Filter Bag Lebih Cepat Kotor
Jika salah satu dari tiga filter bag selalu lebih cepat loading, periksa:
- filter-bag installation;
- basket position;
- sealing;
- internal blockage;
- inlet flow pattern;
- internal distribution;
- media specification; dan
- kondisi support basket.
Ketiga posisi sebaiknya menggunakan filter bag dengan size, media, micron, dan specification yang sama.
Troubleshooting Filter Bag Pecah
Filter bag rupture dapat disebabkan oleh:
- excessive differential pressure;
- damaged support basket;
- incorrect installation;
- filter bag tidak sesuai dengan basket;
- excessive temperature;
- chemical incompatibility;
- mechanical abrasion; atau
- abnormal pressure condition.
Repeated filter-bag rupture harus ditelusuri penyebabnya sebelum housing kembali dioperasikan.
Troubleshooting Particulate Lolos ke Outlet
Jika particulate masih ditemukan setelah filtration, periksa:
- micron rating;
- filtration efficiency;
- filter-bag integrity;
- sealing ring;
- filter-bag seating;
- support basket;
- possibility of bypass; dan
- actual particle-size distribution.
Menggunakan micron lebih kecil tidak menyelesaikan masalah apabila penyebab sebenarnya adalah bypass atau improper installation.
Troubleshooting pada Palm Oil dan Oleochemical
Pada palm oil dan oleochemical, temperature mempunyai pengaruh besar terhadap viscosity.
Secara umum:
Temperature Turun → Viscosity Naik → Resistance Naik → Differential Pressure Naik → Sustainable Flow Berpotensi Turun
Jika filtration performance berubah setelah terjadi perubahan temperature, actual viscosity perlu diperiksa sebelum melakukan perubahan terhadap pump atau housing.
Preventive Maintenance Checklist
| Pemeriksaan | Tujuan |
|---|---|
| Actual Flow | Memastikan process capacity |
| Inlet Pressure | Monitoring upstream pressure |
| Outlet Pressure | Monitoring downstream pressure |
| Differential Pressure | Mengetahui filter-bag loading |
| Temperature | Monitoring process condition |
| Filter Bag #1 | Kondisi dan dirt loading |
| Filter Bag #2 | Kondisi dan dirt loading |
| Filter Bag #3 | Kondisi dan dirt loading |
| Support Basket #1–#3 | Mechanical support |
| Gasket / Seal | Sealing integrity |
| Closure | Safe locking |
| Vent | Air removal |
| Drain | Safe drainage |
| Inlet / Outlet | Leakage dan restriction |
| Internal Housing | Deposit dan corrosion |
| Flow Meter | Monitoring actual flow |
| Pressure Gauge | Monitoring hydraulic condition |
Maintenance record dapat digunakan untuk membandingkan filter-bag life antara different process conditions dan membantu menentukan kapasitas housing yang paling ekonomis.
Kapan 3 Bag Filter Housing Perlu Di-upgrade?
Konfigurasi tiga bag perlu dibandingkan dengan jumlah filter bag yang lebih besar apabila terdapat:
- high solids loading;
- high viscosity;
- fine filtration;
- differential pressure meningkat terlalu cepat;
- filter-bag replacement terlalu sering;
- continuous high-flow requirement;
- target service interval panjang; atau
- process shutdown mempunyai biaya tinggi.
Penambahan filtration area dapat mengurangi hydraulic loading per filter bag dan meningkatkan total dirt-holding capacity.
3 Bag atau 4 Bag Filter Housing?
Sebagai ilustrasi pada flow 100 m³/jam:
3 Bag → ±33,3 m³/jam per Bag
4 Bag → ±25 m³/jam per Bag
4 Bag memberikan filtration area lebih besar dan hydraulic loading per bag lebih rendah.
Konfigurasi tersebut dapat dipertimbangkan ketika tiga bag memberikan operating margin yang terlalu kecil.
3 Bag atau 6 Bag Filter Housing?
Pada flow 100 m³/jam:
3 Bag → ±33,3 m³/jam per Bag
6 Bag → ±16,7 m³/jam per Bag
6 Bag dapat dipertimbangkan untuk:
- higher solids loading;
- viscous liquid;
- fine filtration;
- longer filtration cycle;
- continuous process; dan
- lower hydraulic loading per bag.
Pemilihan harus mempertimbangkan technical requirement, footprint, consumable quantity, dan total operating cost.
Menggunakan Parallel Multi Bag Filter Housing
Untuk critical continuous process, dua atau lebih housing dapat dipasang secara parallel.
Konsep umum:
Main Inlet Header → Housing A / Housing B → Outlet Header
Parallel arrangement dapat memberikan:
- additional filtration area;
- higher total flow;
- operational flexibility;
- maintenance flexibility;
- redundancy; dan
- duty/standby arrangement.
Hydraulic balancing, isolation valve, instrumentation, dan operating procedure perlu disesuaikan dengan system design.
Replacement Existing Multi Bag Filter Housing Isi 3
Replacement existing housing tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah filter bag saja.
Data yang perlu dibandingkan meliputi:
- existing brand;
- model;
- number of filter bags;
- Filter Bag Size;
- normal flow;
- design flow;
- inlet size;
- outlet size;
- flange standard;
- nozzle orientation;
- housing material;
- operating pressure;
- design pressure;
- operating temperature;
- vessel dimensions;
- support arrangement; dan
- maintenance clearance.
Foto nameplate, existing housing, dan piping arrangement dapat membantu proses replacement selection.
Distributor & Supplier Multi Bag Filter Housing Isi 3 Indonesia
Watermaker Indonesia menyediakan Multi Bag Filter Housing Isi 3 – 3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch untuk kebutuhan industrial liquid filtration dengan pilihan material SS304 dan SS316L.
Konfigurasi housing dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan:
- industrial water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- power plant;
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- chemical processing;
- oil dan lubricant;
- wastewater treatment;
- EPC water treatment;
- OEM filtration skid; dan
- industrial process filtration.
Pemilihan housing dapat disesuaikan berdasarkan actual flow, viscosity, temperature, solids loading, micron, filtration efficiency, differential pressure, connection, material, filter bag, dan target service interval.
Untuk kebutuhan flow yang berbeda, 3 Bag Filter Housing Size #2 tersedia dalam pilihan engineering positioning sekitar 60, 80 dan 100 m³/jam sehingga pemilihan kapasitas dapat disesuaikan dengan hydraulic loading dan kondisi proses.
Untuk kebutuhan housing yang lebih luas, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam konfigurasi Single Bag Filter Housing dan Multi Bag Filter Housing untuk menyesuaikan flow, filtration area dan dirt-holding capacity.
Dan Untuk kebutuhan replacement filter media, Liquid Filter Bag Size #2 tersedia dalam media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan micron rating sesuai kebutuhan particulate removal dan process condition.
Watermaker Indonesia juga mendukung kebutuhan replacement existing housing, EPC project, OEM filtration skid, serta konsultasi pemilihan Multi Bag Filter Housing berdasarkan process datasheet dan kebutuhan engineering.
FAQ Multi Bag Filter Housing Isi 3
1. Apa itu Multi Bag Filter Housing Isi 3?
Multi Bag Filter Housing yang menggunakan tiga filter bag dalam satu pressure vessel untuk industrial liquid filtration.
2. Filter bag ukuran berapa yang digunakan?
Konfigurasi ini menggunakan tiga Liquid Filter Bag Size #2 dengan ukuran nominal 7×32 inch.
3. Berapa kapasitas 3 Bag Filter Housing?
Kapasitas tidak mempunyai satu angka universal. Target sekitar 60, 80 atau 100 m³/jam dapat dievaluasi berdasarkan actual process condition dan hydraulic design.
4. Apakah 60 m³/jam bisa menggunakan tiga filter bag?
Dapat dipertimbangkan. Pembagian sederhana sekitar 20 m³/jam per bag.
5. Apakah 80 m³/jam bisa menggunakan tiga filter bag?
Dapat dipertimbangkan sebagai higher-flow application dengan pembagian sederhana sekitar 26,7 m³/jam per bag.
6. Apakah 100 m³/jam bisa menggunakan tiga filter bag?
Dapat dipertimbangkan sebagai high-flow configuration dengan engineering verification. Pembagian sederhana sekitar 33,3 m³/jam per bag.
7. Apakah kapasitas tersebut guaranteed?
Tidak. Actual sustainable flow bergantung pada viscosity, temperature, solids loading, micron, media, ΔP, connection, piping dan pump head.
8. Apa perbedaan Single Bag dan 3 Bag Housing?
Single Bag menggunakan satu filter bag, sedangkan 3 Bag menggunakan tiga filter bag sehingga total filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar.
9. Apakah tersedia SS304?
Ya, untuk compatible water dan general industrial liquid.
10. Apakah tersedia SS316L?
Ya, untuk process yang membutuhkan material tersebut dan compatible dengan SS316L.
11. Apakah SS316L cocok untuk semua chemical?
Tidak. Chemical compatibility tetap harus diverifikasi berdasarkan liquid, concentration dan temperature.
12. Filter bag media apa yang dapat digunakan?
Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dapat dipilih sesuai kebutuhan proses.
13. Apakah bisa menggunakan Filter Bag 5 micron?
Bisa apabila sesuai dengan particulate-removal requirement dan hydraulic condition.
14. Apakah tersedia 10 micron?
Ya, sesuai pilihan media filter bag.
15. Apakah tersedia 25 micron?
Ya, untuk suitable general particulate filtration.
16. Apakah tersedia 50 dan 100 micron?
Ya, apabila sesuai dengan target filtration.
17. Apakah micron lebih kecil selalu lebih baik?
Tidak. Micron harus disesuaikan dengan required particle removal karena media terlalu halus dapat meningkatkan resistance dan memperpendek service interval.
18. Apakah cocok untuk water treatment?
Ya, untuk suitable industrial water-treatment application.
19. Apakah dapat digunakan untuk RO pretreatment?
Ya, sebagai bulk particulate filtration sebelum finer cartridge filtration pada pretreatment arrangement yang sesuai.
20. Apakah dapat digunakan untuk BWRO?
Dapat digunakan sebagai bagian dari suitable pretreatment berdasarkan feed-water condition.
21. Apakah dapat digunakan untuk SWRO?
Dapat dipertimbangkan, tetapi material selection harus memperhitungkan chloride, salinity dan corrosion requirement.
22. Apakah cocok untuk cooling water?
Ya, pada full-flow atau side-stream filtration arrangement yang sesuai.
23. Apakah dapat digunakan untuk power plant?
Ya, untuk suitable raw water, cooling water, utility water, process water dan RO pretreatment.
24. Apakah dapat digunakan untuk palm oil?
Bisa setelah temperature, viscosity, solids loading dan filtration requirement diperiksa.
25. Apakah dapat digunakan untuk oleochemical?
Bisa setelah material compatibility dan actual process condition diverifikasi.
26. Apakah dapat digunakan untuk chemical process?
Bisa apabila housing, seal, basket dan filter media compatible dengan process chemical.
27. Mengapa differential pressure cepat naik?
Penyebab dapat berupa high solids, fine micron, restrictive media, high viscosity, excessive flow atau filtration area yang kurang.
28. Mengapa satu filter bag lebih cepat kotor?
Internal flow distribution, bag seating, basket condition atau blockage perlu diperiksa.
29. Kapan sebaiknya menggunakan 4 atau 6 Bag Housing?
Ketika dibutuhkan filtration area, dirt-holding capacity, operating margin atau service interval lebih besar dibandingkan yang dapat diberikan tiga filter bag.
30. Data apa yang diperlukan untuk menentukan 3 Bag Filter Housing?
Flow, process liquid, temperature, viscosity, solids loading, micron, filtration efficiency, pressure, material, connection dan target service interval.
Data untuk Request Quotation Multi Bag Filter Housing Isi 3
Untuk industrial water treatment:
Normal Flow – Design Flow – TSS – Micron – Temperature – Operating Pressure – Material – Connection – Quantity
Untuk palm oil dan oleochemical:
Product – Flow – Temperature – Viscosity – Solids Loading – Micron – Material – Pressure – Quantity
Untuk chemical process:
Chemical – Concentration – Flow – Temperature – Viscosity – Solids – Micron – Pressure – Material – Seal – Quantity
Untuk replacement existing housing:
Existing Brand/Model – Number of Bags – Bag Size – Inlet/Outlet – Material – Pressure – Dimensions – Nozzle Orientation – Photo/Nameplate
Untuk EPC dan OEM project:
Normal Flow – Design Flow – Maximum Flow – Process Liquid – Temperature – Viscosity – TSS/Solids Loading – Required Micron – Filtration Efficiency – Operating Pressure – Design Pressure – Allowable Differential Pressure – Material – Connection Standard – Instrumentation – Quantity
Pemilihan Multi Bag Filter Housing Isi 3 untuk Kebutuhan Industri
Multi Bag Filter Housing Isi 3 dapat menjadi pilihan ketika satu Filter Bag Size #2 tidak memberikan filtration area atau dirt-holding capacity yang mencukupi, tetapi process masih dapat ditangani secara efektif menggunakan tiga filter bag dalam satu vessel.
Pemilihan antara 60, 80 dan 100 m³/jam tidak hanya ditentukan oleh nominal flow. Viscosity, temperature, solids loading, micron, filter-media resistance, differential pressure, available pump head dan target service interval harus menjadi bagian dari final engineering evaluation.
Dengan pemilihan yang tepat, 3 Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch dapat digunakan sebagai solusi industrial liquid filtration yang menggabungkan higher filtration area, compact centralized housing dan fleksibilitas pemilihan filter bag untuk berbagai kebutuhan water treatment maupun process industry.
Info selengkapnya tentang produk dan harga Housing Filter Bag Industrial hubungi kami via chat atau email dibawah ini:
Watermaker Indonesia
WhatsApp : +62 821-2479-2209
Email : sales@profilterindonesia.co.id
Selain RO Membrane kami sebagai distributor dari PFI FILTRATION juga menyediakan Filter Cartridge, Chemical Dosing Pump, RO Membrane dan Housing Filter Cartrdge serta berbagai merk Ultraviolet Water Sterilizer beserta spare part Water Treatment Equipment terlengkap di Indonesia.














