Description
Single Bag Filter Housing – Size #1 & Size #2 untuk Industrial Liquid Filtration
Single Bag Filter Housing merupakan pressure filter housing yang menggunakan satu liquid filter bag sebagai elemen filtrasi untuk menyaring suspended solids, sediment, rust, scale, process debris, agglomerate, dan berbagai particulate dari air maupun cairan proses industri.
Single Bag Filter Housing banyak digunakan pada water treatment, process water, cooling water, RO pretreatment, chemical industry, palm oil, oleochemical, biodiesel, edible oil, lubricant, paint & coating, food & beverage, power plant, manufacturing, EPC water treatment, dan OEM filtration skid.
PFI Filtration menyediakan Single Bag Filter Housing dalam beberapa pilihan desain untuk menyesuaikan piping arrangement dan kebutuhan proses, yaitu DHDF Series, DHDC Series, dan BFH-TL Top Line Series, dengan pilihan Bag Size #1 7×16 inch dan Bag Size #2 7×32 inch serta material Stainless Steel SS304 dan SS316L.
Kapasitas dapat disesuaikan dengan kondisi proses mulai dari kebutuhan flow rendah hingga sekitar 40 m³/jam atau lebih sesuai desain housing, karakteristik cairan, filter bag, pressure drop, dan hydraulic system.
Untuk kebutuhan sistem filtrasi yang lebih luas, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing berdasarkan kapasitas aliran, jumlah padatan, karakteristik cairan, serta kebutuhan proses industri.
Apa Itu Single Bag Filter Housing?
Single Bag Filter Housing adalah housing filtrasi yang dirancang untuk menampung satu filter bag di dalam support basket.
Cairan yang belum difiltrasi masuk melalui inlet housing dan diarahkan menuju bagian dalam filter bag. Particulate kemudian ditahan oleh media filter sesuai micron rating, sedangkan cairan yang telah melewati media diteruskan menuju outlet.
Alur filtrasi secara umum:
Unfiltered Liquid → Housing Inlet → Filter Bag → Particulate Retention → Filtered Liquid → Housing Outlet
Support basket memberikan mechanical support terhadap filter bag selama proses berlangsung sehingga bag tetap berada pada posisi yang benar ketika menerima tekanan aliran.
Fungsi Single Bag Filter Housing
Single Bag Filter Housing dapat digunakan untuk berbagai fungsi industrial liquid filtration, antara lain:
- suspended solids removal;
- sediment filtration;
- rust dan scale removal;
- bulk particulate filtration;
- process-liquid clarification;
- coarse hingga fine particulate filtration sesuai media;
- protection terhadap downstream equipment;
- RO pretreatment;
- cooling-water filtration;
- process-water filtration; dan
- product filtration pada proses industri yang sesuai.
Housing tidak menentukan micron filtration secara langsung. Tingkat filtrasi terutama ditentukan oleh filter bag media, micron rating, filtration efficiency, dan karakteristik particulate.
Pilihan Single Bag Filter Housing PFI Filtration
Single Bag Filter Housing dapat dipilih berdasarkan desain inlet, top cover, Bag Size, material, connection, dan kondisi proses.
Tiga konfigurasi utama yang tersedia adalah:
| Series | Konfigurasi | Top Cover | Bag Size | Material |
|---|---|---|---|---|
| DHDF Series | Side In – Bottom Out | Flat Top Cover | #1 / #2 | SS304 / SS316L |
| DHDC Series | Side In – Bottom Out | Dome / Concave Top Cover | #1 / #2 | SS304 / SS316L |
| BFH-TL Series | Top In – Bottom Out | Top Line Design | #1 / #2 | SS304 / SS316L |
Pemilihan series disesuaikan dengan piping arrangement, installation layout, process condition, maintenance access, required flow, dan project specification.
DHDF Series Single Bag Filter Housing
DHDF Series merupakan Single Bag Filter Housing dengan konfigurasi Side In – Bottom Out dan desain top cover flat.
Konfigurasi side inlet memudahkan integrasi housing dengan berbagai industrial piping arrangement dan filtration skid.
DHDF Series dapat digunakan untuk:
- water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- chemical processing;
- lubricant;
- edible oil; dan
- general industrial liquid filtration.
Pilihan Bag Size #1 maupun Size #2 memungkinkan housing disesuaikan dengan flow dan filtration area yang dibutuhkan.
Untuk aplikasi Size #2, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat digunakan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan pemilihan kapasitas berdasarkan kondisi operasi, filter bag, pressure, dan hydraulic system.
DHDC Series Duty Heavy Dome Concave Single Bag Filter Housing
DHDC Series merupakan Duty Heavy Dome Concave Single Bag Filter Housing dengan konfigurasi Side In – Bottom Out dan desain dome/concave pada bagian top cover.
DHDC dikembangkan sebagai pilihan konstruksi Single Bag Filter Housing untuk industrial duty dan kebutuhan project yang membutuhkan konfigurasi dome/concave top cover.
Series ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti:
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- chemical process;
- process water;
- cooling water;
- industrial oil;
- water treatment;
- EPC filtration system; dan
- industrial process liquid.
Pemilihan material SS304 atau SS316L tetap harus mengikuti chemical compatibility, operating temperature, pressure, dan karakteristik cairan.
BFH-TL Top Line Single Bag Filter Housing
BFH-TL merupakan Top Line Single Bag Filter Housing dengan konfigurasi Top In – Bottom Out.
Berbeda dengan DHDF dan DHDC yang menggunakan side inlet, BFH-TL memberikan alternatif piping arrangement dengan liquid masuk melalui bagian atas housing kemudian keluar melalui bottom outlet.
Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan untuk:
- water treatment skid;
- process-water system;
- industrial filtration skid;
- chemical process;
- cooling water;
- food & beverage process yang sesuai;
- RO pretreatment;
- EPC project; dan
- OEM filtration system.
BFH-TL tersedia dalam pilihan Bag Size #1 dan Size #2 sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan flow dan filtration area.
Side Line vs Top Line Single Bag Filter Housing
Pemilihan Side Line atau Top Line tidak hanya berdasarkan bentuk housing.
Perbedaan utama terletak pada piping arrangement dan arah masuk cairan.
| Parameter | DHDF / DHDC | BFH-TL |
|---|---|---|
| Inlet Configuration | Side In | Top In |
| Outlet | Bottom Out | Bottom Out |
| Piping Arrangement | Side Line | Top Line |
| Bag Size | #1 / #2 | #1 / #2 |
| Material | SS304 / SS316L | SS304 / SS316L |
| Application | Industrial Liquid Filtration | Industrial Liquid Filtration |
| Selection | Layout & Process Requirement | Layout & Process Requirement |
Tidak ada satu konfigurasi yang selalu lebih baik untuk seluruh aplikasi.
Pemilihan harus mempertimbangkan:
Piping Layout → Available Space → Flow → Maintenance Access → Liquid → Pressure → Project Specification
Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 Inch
Bag Size #1 mempunyai ukuran nominal:
Diameter ±7 inch × Panjang ±16 inch
Size #1 digunakan untuk kebutuhan flow yang lebih rendah dibandingkan Size #2 dan cocok ketika process requirement masih dapat ditangani dengan filtration area yang lebih kecil.
Keuntungannya meliputi:
- housing lebih compact;
- filter bag lebih kecil;
- mudah digunakan untuk lower-flow application;
- maintenance sederhana; dan
- cocok untuk berbagai general industrial filtration.
Size #1 dapat digunakan pada DHDF, DHDC maupun BFH-TL sesuai model yang tersedia.
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 Inch
Bag Size #2 mempunyai ukuran nominal:
Diameter ±7 inch × Panjang ±32 inch
Size #2 mempunyai filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar dibandingkan Size #1 sehingga lebih sesuai untuk medium hingga higher-flow industrial filtration.
Keuntungannya meliputi:
- larger filtration area;
- higher dirt-holding capacity;
- lebih sesuai untuk higher flow;
- berpotensi memberikan service interval lebih panjang;
- pilihan micron rating luas; dan
- cocok untuk industrial continuous filtration pada kondisi yang sesuai.
Untuk kebutuhan consumable, Liquid Filter Bag Size #2 tersedia dalam pilihan media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan berbagai micron rating untuk water treatment dan industrial process filtration.
Perbedaan Single Bag Filter Housing Size #1 dan Size #2
| Parameter | Size #1 | Size #2 |
|---|---|---|
| Nominal Diameter | ±7 inch | ±7 inch |
| Nominal Length | ±16 inch | ±32 inch |
| Number of Bags | 1 | 1 |
| Filtration Area | Lebih kecil | Lebih besar |
| Dirt-Holding Capacity | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Flow Application | Low–Medium | Medium–Higher Flow |
| Housing Height | Lebih pendek | Lebih tinggi |
| Filter Bag Replacement | 1 Bag | 1 Bag |
| Application | General Industrial | General / Higher Flow Industrial |
Size #2 tidak harus selalu digunakan pada maximum flow. Housing dengan filtration area lebih besar dapat dipilih pada flow yang lebih rendah untuk mendapatkan operating margin dan dirt-holding capacity yang lebih baik.
Pemilihan Single Bag Filter Housing Berdasarkan Kapasitas
Flow rate merupakan salah satu pertanyaan pertama ketika menentukan ukuran housing.
Panduan awal dapat menggunakan:
| Target Flow | Konfigurasi Awal |
|---|---|
| Sekitar 10 m³/jam | Single Bag Size #1 |
| Sekitar 20 m³/jam | Single Bag Size #1 / evaluasi Size #2 |
| Sekitar 30 m³/jam | Single Bag Size #2 |
| Sekitar 40 m³/jam | Single Bag Size #2 pada desain yang mendukung |
| Flow lebih besar / High Solids | Evaluasi Multi Bag Housing |
Tabel tersebut merupakan panduan awal pemilihan, bukan universal maximum flow.
Kapasitas aktual dipengaruhi oleh:
- housing design;
- connection;
- filter bag media;
- micron rating;
- viscosity;
- temperature;
- solids loading;
- differential pressure;
- pump;
- piping; dan
- downstream restriction.
Single Bag Filter Housing 10 m³/jam
Untuk kebutuhan sekitar 10 m³/jam, Size #1 dapat menjadi konfigurasi compact untuk water dan suitable industrial process liquid.
Penggunaan Size #1 membantu mendapatkan sistem yang sederhana dengan satu filter bag tanpa menggunakan housing berukuran lebih besar daripada kebutuhan proses.
Pemilihan final tetap mengikuti micron, viscosity, solids loading, dan allowable differential pressure.
Single Bag Filter Housing 20 m³/jam
Pada kapasitas sekitar 20 m³/jam, Size #1 dapat digunakan pada desain dan kondisi operasi yang mendukung.
Size #2 juga dapat dipertimbangkan apabila diperlukan:
- filtration area lebih besar;
- dirt-holding capacity lebih tinggi;
- longer service interval;
- lower filtration loading; atau
- future capacity expansion.
Dengan demikian, pemilihan 20 m³/jam tidak hanya berdasarkan kemampuan melewatkan flow, tetapi juga target maintenance dan operating economics.
Single Bag Filter Housing 30 m³/jam
Untuk target flow sekitar 30 m³/jam, Size #2 7×32 inch memberikan filtration area yang lebih sesuai.
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch kapasitas 30 m³/jam dapat digunakan untuk industrial liquid filtration ketika dibutuhkan operating margin yang lebih besar, filtration area luas, dan dirt-holding capacity lebih tinggi dibandingkan Size #1.
Pada kapasitas ini, Size #2 menarik untuk water treatment, cooling water, RO pretreatment, process water, serta berbagai suitable industrial process liquid.
Single Bag Filter Housing 40 m³/jam
Untuk higher-flow application sekitar 40 m³/jam, Size #2 dapat digunakan pada desain housing yang memang mempunyai hydraulic capacity sesuai.
Pada model DHDF-2-2AF-304 existing, published maximum flow tercantum 40–45 m³/jam, dengan Size #2 7×32 inch dan 2-inch ANSI flange.
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch kapasitas 40 m³/jam dapat dipertimbangkan untuk higher-flow industrial liquid filtration setelah viscosity, solids loading, micron, differential pressure, piping dan available pump pressure diverifikasi.
Pada flow ini, kondisi filter bag selama dirt loading menjadi semakin penting karena kemampuan mencapai clean flow berbeda dengan kemampuan mempertahankan sustainable filtration flow.
Single Bag Filter Housing SS304
Stainless Steel 304 merupakan material yang umum digunakan untuk water treatment dan general industrial liquid yang compatible.
Aplikasi dapat meliputi:
- raw water;
- process water;
- cooling water;
- utility water;
- RO pretreatment;
- wastewater;
- general industrial liquid; dan
- suitable process chemical.
Pemilihan SS304 harus mengikuti corrosion requirement dan compatibility terhadap cairan yang difiltrasi.
Single Bag Filter Housing SS316L
Stainless Steel 316L dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan corrosion resistance yang lebih tinggi pada process condition yang compatible.
Aplikasi dapat meliputi:
- chemical processing;
- oleochemical;
- specialty process liquid;
- food processing tertentu;
- industrial process filtration; dan
- suitable corrosive service.
SS316L tidak boleh dianggap compatible dengan seluruh chemical. Jenis cairan, concentration, temperature, dan operating condition tetap harus diverifikasi.
SS304 vs SS316L Single Bag Filter Housing
| Parameter | SS304 | SS316L |
|---|---|---|
| General Water Service | Sesuai | Sesuai |
| General Industrial Process | Banyak digunakan | Banyak digunakan |
| Corrosion Resistance | Baik untuk aplikasi sesuai | Lebih tinggi pada banyak kondisi |
| Chemical Service | Perlu compatibility check | Perlu compatibility check |
| Oleochemical | Berdasarkan process liquid | Sering dipertimbangkan |
| Investment | Relatif ekonomis | Relatif lebih tinggi |
| Final Selection | Process Condition | Process Condition |
Pemilihan material harus mempertimbangkan keseluruhan wetted parts termasuk housing, basket, connection, gasket, dan seal.
Filter Bag untuk Single Bag Filter Housing
Single Bag Filter Housing dapat menggunakan berbagai media filter bag sesuai application requirement.
Media yang umum digunakan meliputi:
Polypropylene Filter Bag
Polypropylene dapat digunakan untuk berbagai suitable:
- water treatment;
- process water;
- cooling water;
- RO pretreatment;
- wastewater; dan
- chemical tertentu.
Polyester Filter Bag
Polyester dapat digunakan pada berbagai suitable:
- process water;
- palm oil;
- edible oil;
- lubricant;
- oleochemical;
- paint; dan
- coating.
Nylon Mesh Filter Bag
Nylon Mesh digunakan terutama untuk surface filtration dan particle screening pada aplikasi yang sesuai.
Pemilihan media harus mempertimbangkan chemical compatibility, temperature, micron, particle characteristics, dan filtration efficiency.
Pilihan Micron Single Bag Filter Housing
Filter bag tersedia dalam berbagai micron rating sesuai media dan manufacturer.
Pilihan dapat mencakup:
1 micron – 5 micron – 10 micron – 25 micron – 50 micron – 100 micron
serta rating lainnya sesuai kebutuhan.
Micron tidak sebaiknya dipilih sekecil mungkin tanpa dasar proses.
Pemilihan yang tepat mengikuti:
Particle Size → Required Removal → Downstream Requirement → Solids Loading → Allowable Differential Pressure
Micron terlalu halus dapat meningkatkan resistance dan mempercepat filter bag loading, sedangkan micron terlalu kasar dapat menyebabkan particulate yang seharusnya ditahan tetap melewati filtration stage.
Keunggulan Single Bag Filter Housing
Single Bag Filter Housing memberikan beberapa keuntungan untuk industrial liquid filtration:
- menggunakan satu filter bag;
- konstruksi relatif sederhana;
- tersedia Size #1 dan Size #2;
- pilihan Side Line dan Top Line;
- tersedia DHDF, DHDC dan BFH-TL;
- pilihan material SS304 dan SS316L;
- berbagai pilihan filter bag media;
- micron rating dapat disesuaikan;
- maintenance relatif mudah;
- cocok untuk replacement maupun new project;
- dapat digunakan pada EPC dan OEM filtration skid; dan
- tersedia pilihan kapasitas untuk berbagai kebutuhan industrial flow.
Dengan kombinasi series, Bag Size, material, flow capacity, filter media dan micron rating, Single Bag Filter Housing dapat dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan proses aktual tanpa menggunakan filtration area yang terlalu kecil maupun terlalu besar.
Cara Memilih Single Bag Filter Housing untuk Industrial Liquid Filtration
Pemilihan Single Bag Filter Housing harus dimulai dari kondisi proses aktual, bukan hanya berdasarkan diameter connection atau ukuran filter bag. Housing yang tepat harus mampu memenuhi kebutuhan flow sekaligus memberikan filtration area, dirt-holding capacity, material compatibility, dan service interval yang sesuai.
Parameter utama yang perlu ditentukan meliputi:
- required flow;
- jenis cairan;
- operating temperature;
- viscosity;
- solids loading;
- particle size;
- micron rating;
- filtration efficiency;
- operating pressure;
- allowable differential pressure;
- material housing;
- filter bag media;
- Bag Size #1 atau Size #2;
- Side Line atau Top Line;
- connection size dan standard; serta
- batch atau continuous operation.
Urutan pemilihan dapat menggunakan:
Liquid → Flow → Temperature → Viscosity → Solids Loading → Micron → Bag Size → Housing Series → Material → Connection → Pressure → Hydraulic Verification
Memilih Bag Size #1 atau Size #2
Bag Size merupakan salah satu parameter utama karena menentukan filtration area dan dirt-holding capacity.
Pilih Size #1 7×16 Inch Jika:
- kebutuhan flow relatif rendah hingga menengah;
- solids loading relatif rendah;
- footprint perlu lebih compact;
- service interval masih memadai dengan filtration area Size #1;
- existing system menggunakan Bag Size #1; atau
- project specification memang mensyaratkan Size #1.
Pilih Size #2 7×32 Inch Jika:
- kebutuhan flow lebih tinggi;
- diperlukan filtration area lebih besar;
- solids loading lebih tinggi;
- dibutuhkan dirt-holding capacity lebih besar;
- service interval ingin diperpanjang;
- differential pressure perlu lebih terkendali; atau
- dibutuhkan operating margin yang lebih besar.
Size #2 tidak harus digunakan hanya pada maximum flow. Pada flow lebih rendah, filtration area yang lebih besar dapat memberikan keuntungan terhadap dirt loading dan service interval.
Panduan Pemilihan Berdasarkan Flow Rate
Flow dapat digunakan sebagai tahap awal untuk menentukan konfigurasi housing.
| Kebutuhan Flow | Pilihan Awal | Pertimbangan |
|---|---|---|
| ±10 m³/jam | Size #1 | Compact, lower-flow application |
| ±20 m³/jam | Size #1 / Size #2 | Sesuaikan solids dan operating margin |
| ±30 m³/jam | Size #2 | Larger filtration area |
| ±40 m³/jam | Size #2 | Higher-flow application pada desain yang sesuai |
| Flow lebih tinggi | Multi Bag / Parallel | Evaluasi filtration area lebih besar |
Flow tersebut merupakan panduan pemilihan awal. Actual capacity harus diverifikasi berdasarkan liquid properties, filter bag, differential pressure, connection, piping, dan pump.
Memilih Housing untuk Kapasitas 10 m³/jam
Untuk kebutuhan sekitar 10 m³/jam, Single Bag Filter Housing Size #1 dapat menjadi pilihan compact pada water maupun suitable process liquid.
Size #1 memberikan keuntungan berupa:
- housing lebih compact;
- penggunaan satu filter bag;
- maintenance sederhana;
- footprint lebih kecil; dan
- sesuai untuk lower-flow industrial filtration.
Jika solids loading tinggi atau dibutuhkan service interval lebih panjang, Size #2 tetap dapat dipertimbangkan meskipun flow hanya sekitar 10 m³/jam.
Memilih Housing untuk Kapasitas 20 m³/jam
Pada flow sekitar 20 m³/jam, pemilihan antara Size #1 dan Size #2 perlu mempertimbangkan kondisi proses.
Size #1 dapat digunakan apabila desain housing dan kondisi operasi mendukung.
Size #2 dapat dipilih jika dibutuhkan:
- filtration area lebih besar;
- lower loading per unit area;
- dirt-holding capacity lebih tinggi;
- longer service interval; atau
- future capacity expansion.
Dengan demikian, flow 20 m³/jam merupakan salah satu kondisi ketika pemilihan housing sebaiknya tidak hanya didasarkan pada maximum hydraulic capacity.
Memilih Housing untuk Kapasitas 30 m³/jam
Untuk kebutuhan sekitar 30 m³/jam, Size #2 menjadi pilihan yang lebih sesuai karena menyediakan filtration area lebih besar.
Pada kapasitas ini, Size #2 dapat memberikan operating margin dibandingkan menjalankan filtration system mendekati higher-flow range.
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch kapasitas 30 m³/jam dapat digunakan untuk industrial liquid filtration ketika dibutuhkan filtration area lebih besar, dirt-holding capacity tinggi, dan operating margin yang lebih baik.
Konfigurasi ini sesuai untuk berbagai water treatment, process water, cooling water, RO pretreatment, serta suitable industrial process liquid.
Memilih Housing untuk Kapasitas 40 m³/jam
Flow sekitar 40 m³/jam termasuk higher-flow application untuk Single Bag Size #2.
Pada desain housing yang mendukung, Size #2 dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. Namun perhatian terhadap viscosity, solids loading, micron, differential pressure, dan piping menjadi semakin penting.
Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch kapasitas 40 m³/jam dapat digunakan untuk higher-flow industrial liquid filtration setelah kondisi hydraulic dan filtration requirement diverifikasi.
Jika proses membutuhkan minimum flow 40 m³/jam secara terus-menerus dengan solids loading tinggi, filtration area yang lebih besar perlu dipertimbangkan.
Memilih DHDF, DHDC atau BFH-TL
Selain Bag Size dan flow, Single Bag Filter Housing dapat dipilih berdasarkan desain housing dan piping arrangement.
DHDF Series – Side Line Flat Top Cover
DHDF menggunakan konfigurasi:
Side In → Filter Bag → Bottom Out
Series ini dapat dipilih ketika piping arrangement menggunakan side inlet dan dibutuhkan flat top cover design.
DHDF sesuai untuk berbagai:
- water treatment;
- cooling water;
- process water;
- RO pretreatment;
- palm oil;
- oleochemical;
- chemical;
- oil; dan
- general industrial liquid filtration.
DHDC Series – Side Line Dome Concave
DHDC merupakan Duty Heavy Dome Concave Single Bag Filter Housing.
Konfigurasinya:
Side In → Filter Bag → Bottom Out
DHDC dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan Side Line configuration dengan dome/concave top cover untuk industrial duty dan project specification yang sesuai.
Aplikasi dapat mencakup:
- palm oil;
- oleochemical;
- biodiesel;
- chemical processing;
- industrial oil;
- process water;
- water treatment;
- EPC filtration system; dan
- industrial process liquid.
BFH-TL Series – Top Line
BFH-TL menggunakan konfigurasi:
Top In → Filter Bag → Bottom Out
Top Line configuration memberikan alternatif ketika piping arrangement lebih sesuai menggunakan inlet dari bagian atas housing.
BFH-TL dapat dipertimbangkan untuk:
- packaged water-treatment system;
- filtration skid;
- process water;
- RO pretreatment;
- cooling water;
- chemical process;
- EPC project; dan
- OEM filtration system.
Perbandingan DHDF, DHDC dan BFH-TL
| Parameter | DHDF | DHDC | BFH-TL |
|---|---|---|---|
| Configuration | Side Line | Side Line | Top Line |
| Inlet | Side In | Side In | Top In |
| Outlet | Bottom Out | Bottom Out | Bottom Out |
| Top Design | Flat | Dome / Concave | Top Line |
| Bag Size | #1 / #2 | #1 / #2 | #1 / #2 |
| SS304 | Tersedia | Tersedia | Tersedia |
| SS316L | Tersedia | Tersedia | Tersedia |
| Water Treatment | Sesuai | Sesuai | Sesuai |
| Industrial Process | Sesuai | Sesuai | Sesuai |
| EPC / OEM Skid | Sesuai | Sesuai | Sesuai |
Pemilihan final harus mengikuti actual model specification dan kebutuhan project.
Side Line atau Top Line?
Pemilihan Side Line dan Top Line terutama ditentukan oleh piping arrangement dan layout instalasi.
Side Line dapat dipertimbangkan ketika:
- existing pipe datang dari sisi housing;
- skid layout lebih sesuai dengan horizontal inlet connection;
- replacement existing menggunakan side inlet; atau
- project specification meminta Side In – Bottom Out.
Top Line dapat dipertimbangkan ketika:
- piping lebih sesuai diarahkan menuju top inlet;
- skid arrangement membutuhkan Top In – Bottom Out;
- layout existing menggunakan top inlet; atau
- project specification mensyaratkan Top Line configuration.
Pemilihan tidak sebaiknya dilakukan hanya berdasarkan tampilan fisik housing.
Single Bag Filter Housing untuk Replacement Existing Unit
Pada replacement project, konfigurasi inlet dan outlet menjadi sangat penting.
Housing replacement yang mempunyai kapasitas sama belum tentu dapat langsung menggantikan existing housing apabila:
- inlet position berbeda;
- outlet position berbeda;
- connection size berbeda;
- flange standard berbeda;
- overall dimension berbeda;
- operating pressure berbeda; atau
- maintenance clearance berbeda.
Data replacement sebaiknya mencakup:
Brand / Model → Bag Size → Inlet Position → Outlet Position → Connection → Material → Flow → Pressure → Overall Dimension
Foto existing housing dan nameplate sangat membantu proses identifikasi.
Memilih SS304 atau SS316L
Material housing harus mengikuti jenis cairan dan kondisi operasi.
SS304
SS304 banyak digunakan untuk suitable:
- raw water;
- process water;
- cooling water;
- utility water;
- RO pretreatment;
- wastewater;
- general industrial liquid; dan
- process liquid yang compatible.
SS304 dapat menjadi pilihan ekonomis untuk general industrial service ketika corrosion requirement tidak membutuhkan SS316L.
SS316L
SS316L dapat dipertimbangkan untuk suitable:
- chemical processing;
- oleochemical;
- specialty process liquid;
- food processing;
- industrial chemical service; dan
- aplikasi dengan corrosion requirement lebih tinggi.
SS316L tetap harus diperiksa compatibility-nya terhadap jenis chemical, concentration, temperature, dan operating condition.
Material Housing Bukan Satu-satunya Faktor Compatibility
Chemical compatibility tidak hanya ditentukan oleh body housing.
Seluruh wetted component perlu diperiksa:
Housing Body + Support Basket + Connection + Gasket / O-Ring + Filter Bag
Housing SS316L dengan gasket atau filter bag yang tidak compatible tetap dapat mengalami operational failure.
Karena itu, untuk chemical application diperlukan data process liquid yang lengkap.
Pemilihan Gasket dan O-Ring
Seal material dapat berbeda berdasarkan desain housing dan kebutuhan proses.
Pilihan dapat mencakup:
- EPDM;
- NBR;
- FKM;
- PTFE; atau
- material lain sesuai spesifikasi housing.
Pemilihan mengikuti:
Chemical → Concentration → Temperature → Pressure → Compatibility
Seal yang tidak sesuai dapat mengalami swelling, hardening, cracking, deformation, atau leakage.
Memilih Filter Bag Berdasarkan Media
Filter bag merupakan filtration element utama pada Single Bag Filter Housing.
Untuk berbagai kebutuhan filtration, Liquid Filter Bag tersedia dalam pilihan Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan Size #1 maupun Size #2 serta micron rating yang disesuaikan dengan kebutuhan proses.
Polypropylene Felt
PP Felt dapat digunakan untuk berbagai water dan chemical application yang compatible.
Karakteristik penggunaannya sesuai untuk depth filtration pada berbagai general industrial application.
Polyester Felt
Polyester dapat digunakan pada berbagai suitable water, oil, palm oil, oleochemical, lubricant, paint, dan process-liquid application.
Nylon Mesh
Nylon Mesh lebih sesuai untuk surface filtration dan particle screening pada application yang compatible.
Pemilihan final tetap mempertimbangkan temperature dan chemical resistance masing-masing media.
Memilih Micron Rating
Micron rating harus mengikuti ukuran particulate yang ingin dikendalikan.
Panduan awal:
| Micron | Filtration Requirement |
|---|---|
| 1 µm | Fine particulate filtration |
| 5 µm | Fine filtration |
| 10 µm | Medium-fine filtration |
| 25 µm | General particulate filtration |
| 50 µm | Medium-coarse filtration |
| 100 µm | Coarse particulate removal |
Pemilihan micron yang lebih kecil tidak otomatis menghasilkan sistem yang lebih baik.
Semakin restrictive filtration requirement, semakin penting memperhatikan pressure drop dan dirt loading.
Nominal Micron vs Absolute Micron
Micron rating perlu dibaca bersama filtration efficiency.
Media dapat mempunyai:
Nominal Micron Rating
atau:
Absolute / High-Efficiency Rating
tergantung konstruksi dan manufacturer.
Filter bag dengan label micron yang sama belum tentu mempunyai particle-removal efficiency identik.
Untuk critical application, procurement atau engineering specification sebaiknya mencantumkan required efficiency selain micron rating.
Pengaruh Solids Loading
Solids loading menentukan seberapa cepat filter bag mengalami dirt loading.
Secara sederhana:
Total Dirt Load = Volume Liquid × Solids Concentration
Pada flow tinggi, total volume yang melewati housing juga meningkat sehingga filter bag dapat menerima particulate dalam jumlah besar.
Jika filter bag terlalu cepat penuh, evaluasi:
- micron rating;
- upstream filtration;
- filtration area;
- particle concentration;
- process upset; dan
- required service interval.
Pengaruh Viscosity terhadap Pemilihan Housing
Flow rating berbasis water tidak dapat langsung diterapkan pada cairan dengan viscosity jauh lebih tinggi.
Secara umum:
Viscosity Naik → Resistance Naik → Differential Pressure Naik
Karena itu, untuk palm oil, lubricant, resin, coating, atau viscous chemical, viscosity perlu diberikan dalam cP pada actual operating temperature.
Pengaruh Temperature
Temperature dapat mempengaruhi:
- viscosity;
- gasket;
- filter bag media;
- housing compatibility;
- pressure; dan
- process characteristics.
Pada oil-based liquid:
Temperature Turun → Viscosity Berpotensi Naik → Pressure Drop Berpotensi Naik
Karena itu, sizing harus menggunakan operating temperature, bukan hanya ambient temperature.
Differential Pressure pada Single Bag Filter Housing
Differential pressure merupakan selisih antara inlet dan outlet pressure:
ΔP = Inlet Pressure − Outlet Pressure
Saat filter bag masih bersih:
Clean Bag → Resistance Relatif Rendah
Ketika particulate mulai tertahan:
Dirt Loading Naik → Resistance Naik → Differential Pressure Naik
Monitoring ΔP membantu menentukan kondisi filter bag dan waktu replacement berdasarkan actual operating condition.
Pentingnya Pressure Gauge
Pressure gauge pada inlet dan outlet membantu operator mengetahui:
- inlet operating pressure;
- outlet pressure;
- differential pressure;
- perubahan resistance; dan
- indikasi filter bag loading.
Pada critical application, pressure monitoring memberikan informasi yang jauh lebih baik dibandingkan mengganti filter bag hanya berdasarkan jumlah hari operasi.
Pentingnya Flow Meter
Flow meter membantu memastikan actual flow sesuai process requirement.
Data yang dapat dibandingkan:
Target Flow
Actual Flow
Inlet Pressure
Outlet Pressure
Operating Temperature
Jika actual flow turun sementara differential pressure meningkat, filter bag loading menjadi salah satu penyebab yang perlu diperiksa.
Connection dan Piping Size
Housing harus diintegrasikan dengan piping yang mampu mendukung required flow.
Evaluasi meliputi:
- inlet diameter;
- outlet diameter;
- flange standard;
- pipe diameter;
- reducer;
- valve;
- elbow;
- instrument;
- pipe length; dan
- downstream restriction.
Housing dengan filtration area besar tetap dapat mengalami flow limitation jika piping terlalu kecil.
Hubungan Housing, Pump dan Piping
Single Bag Filter Housing merupakan bagian dari hydraulic system.
Total pressure loss dapat berasal dari:
Suction + Pipe + Valve + Fitting + Housing + Filter Bag + Downstream Equipment
Karena itu, kemampuan housing melewatkan flow tertentu tidak menjamin system akan menghasilkan flow yang sama apabila available pump head tidak mencukupi.
Single Bag Filter Housing untuk Water Treatment
Single Bag Filter Housing dapat digunakan pada berbagai water-treatment stage untuk membantu mengurangi:
- sediment;
- suspended solids;
- rust;
- scale;
- particulate; dan
- foreign contamination.
Aplikasi dapat berupa:
Raw Water → Bag Filter → Downstream Treatment
atau sebagai bagian dari pretreatment system yang lebih lengkap.
Single Bag Filter Housing untuk RO Pretreatment
Pada Reverse Osmosis pretreatment tertentu, Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum fine cartridge filtration.
Konfigurasi dapat berupa:
Raw Water → Multimedia Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO Membrane
Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum industrial cartridge filter dan RO membrane SWRO BWRO untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.
Bag filter tidak otomatis menggantikan cartridge filter yang dibutuhkan sebagai final membrane protection.
Single Bag Filter Housing untuk Cooling Water
Cooling-water system dapat membawa:
- sediment;
- corrosion debris;
- rust;
- suspended solids; dan
- foreign particulate.
Single Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai full-flow atau side-stream filtration sesuai system design.
Pada circulation system yang besar, side-stream filtration dapat digunakan untuk membantu mengendalikan suspended solids tanpa memproses seluruh circulation flow melalui satu housing.
Single Bag Filter Housing untuk Process Water
Process-water filtration digunakan untuk menjaga kualitas cairan dan membantu melindungi downstream equipment seperti:
- pump;
- heat exchanger;
- nozzle;
- spray system;
- membrane;
- process equipment; dan
- production line.
Micron rating harus mengikuti sensitivity downstream equipment dan process-quality requirement.
Single Bag Filter Housing untuk Palm Oil
Pada palm oil industry, Single Bag Filter Housing dapat digunakan pada suitable process streams untuk particulate removal.
Parameter penting meliputi:
- product;
- temperature;
- viscosity;
- solids loading;
- micron;
- filter bag media;
- housing material; dan
- required flow.
Karena viscosity dapat berbeda signifikan dari water, kapasitas harus diverifikasi berdasarkan actual process condition.
Single Bag Filter Housing untuk Oleochemical
Oleochemical merupakan salah satu aplikasi yang membutuhkan perhatian terhadap material compatibility dan hydraulic condition.
Data penting meliputi:
Product → Concentration → Temperature → Viscosity → Solids → Micron → Flow → Material
DHDF, DHDC maupun BFH-TL dapat dievaluasi berdasarkan piping arrangement dan project specification.
Single Bag Filter Housing untuk Biodiesel
Biodiesel processing dapat membutuhkan filtration pada beberapa tahap proses untuk mengurangi particulate atau process contaminants yang sesuai dengan filtration mechanism filter bag.
Pemilihan housing mempertimbangkan:
- process stage;
- liquid composition;
- temperature;
- flow;
- micron;
- material compatibility; dan
- required cleanliness.
Filter bag media dan seal harus diverifikasi terhadap process liquid.
Single Bag Filter Housing untuk Chemical Industry
Chemical filtration memerlukan data yang lebih lengkap dibandingkan general water service.
Informasi minimum:
Chemical Name
Concentration
Temperature
Viscosity
Required Flow
Micron
Operating Pressure
Housing Material
Seal Material
Filter Bag Media
SS304 maupun SS316L tidak boleh dipilih hanya berdasarkan nama industri tanpa mengetahui actual chemical composition.
Single Bag Filter Housing untuk Oil dan Lubricant
Pada oil dan lubricant filtration, viscosity menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi pressure drop.
Sizing harus mempertimbangkan viscosity pada actual operating temperature.
Larger filtration area dapat dipilih untuk membantu mengurangi loading per unit area dan mempertahankan service interval yang lebih baik.
Single Bag Filter Housing untuk Paint, Ink dan Coating
Bag filtration dapat digunakan untuk mengurangi:
- gel;
- skin;
- agglomerate;
- oversized particle;
- process debris; dan
- foreign contamination.
Micron dan media harus disesuaikan dengan product quality requirement serta viscosity cairan.
Single Bag Filter Housing untuk Food & Beverage
Pada food & beverage process yang sesuai, pemilihan housing perlu mempertimbangkan:
- product-contact material;
- surface finish;
- gasket;
- filter media;
- connection;
- cleanability; dan
- hygienic requirement.
General industrial housing tidak otomatis memenuhi sanitary specification.
Single Bag Filter Housing untuk Power Plant
Single Bag Filter Housing dapat digunakan pada suitable:
- process water;
- cooling water;
- utility water;
- RO pretreatment;
- suspended-solid removal; dan
- equipment-protection application.
Material, pressure rating, connection, filter media, dan micron harus mengikuti plant specification.
Single Bag Filter Housing untuk EPC Water Treatment Project
Untuk EPC contractor, housing selection sebaiknya menggunakan datasheet yang jelas.
Parameter minimum:
Normal Flow
Design Flow
Maximum Flow
Liquid
Operating Temperature
Viscosity
Solids Loading
Micron
Operating Pressure
Design Pressure
Material
Bag Size
Housing Series
Connection Standard
Instrumentation
Quantity
Dengan data tersebut, DHDF, DHDC, BFH-TL, Size #1, Size #2, SS304 maupun SS316L dapat diseleksi berdasarkan kebutuhan engineering project.
Single Bag Filter Housing untuk OEM Filtration Skid
OEM skid builder dapat memilih konfigurasi housing berdasarkan layout dan piping arrangement.
DHDF dan DHDC dapat digunakan ketika side inlet lebih sesuai terhadap skid layout.
BFH-TL dapat dipilih ketika Top In – Bottom Out memberikan arrangement yang lebih sesuai.
Selain footprint, OEM perlu mempertimbangkan maintenance clearance agar filter bag dapat dikeluarkan dari housing tanpa terganggu piping atau equipment lain.
Single Bag atau Multi Bag Filter Housing?
Single Bag Filter Housing sesuai ketika satu filter bag masih mampu memberikan flow, filtration area, dirt-holding capacity, dan service interval yang dibutuhkan.
Multi Bag Filter Housing perlu dipertimbangkan ketika:
- flow semakin besar;
- solids loading tinggi;
- viscosity tinggi;
- fine micron diperlukan;
- filter bag terlalu sering diganti;
- allowable differential pressure rendah;
- production continuous dan critical; atau
- dibutuhkan filtration area jauh lebih besar.
Pemilihan harus mempertimbangkan total cost of operation, bukan hanya harga awal housing.
Single Bag atau Parallel Housing?
Beberapa Single Bag Filter Housing dapat dipasang parallel untuk membagi flow.
Contoh:
Total Flow → Flow Distribution → Housing A + Housing B → Combined Outlet
Parallel configuration dapat memberikan:
- larger total filtration area;
- lower flow per housing;
- operational flexibility;
- redundancy pada desain tertentu; dan
- kemungkinan maintenance tanpa menghentikan seluruh proses.
Hydraulic balancing dan valve arrangement harus dirancang dengan benar.
Kapan Menggunakan Duplex Single Bag Filter Housing?
Duplex configuration dapat dipertimbangkan ketika process tidak boleh berhenti selama penggantian filter bag.
Konsep operasi:
Housing A Duty → Housing B Standby
Saat Housing A membutuhkan maintenance:
Transfer Flow → Housing B Duty → Isolate Housing A → Depressurize → Replace Bag
Konfigurasi tersebut sesuai untuk continuous process yang membutuhkan operational availability lebih tinggi.
Data yang Dibutuhkan untuk Pemilihan Single Bag Filter Housing
Untuk mendapatkan pemilihan housing yang lebih tepat, siapkan:
Flow Rate: m³/jam
Liquid: Water / Oil / Chemical / Process Liquid
Operating Temperature: °C
Viscosity: cP
Solids Loading: jika tersedia
Required Micron: µm
Filtration Efficiency: jika ditentukan
Operating Pressure: bar
Design Pressure: bar
Material: SS304 / SS316L
Bag Size: #1 / #2 jika sudah ditentukan
Housing Configuration: Side Line / Top Line jika dibutuhkan
Connection: Size dan standard
Operation: Batch / Continuous
Quantity: Unit
Data tersebut membantu menentukan DHDF, DHDC atau BFH-TL, Size #1 atau Size #2, SS304 atau SS316L, filter bag media, micron rating, serta konfigurasi Single Bag atau Multi Bag yang paling sesuai untuk kebutuhan industrial liquid filtration.
Maintenance Single Bag Filter Housing
Maintenance Single Bag Filter Housing diperlukan untuk menjaga kestabilan flow, kualitas filtrasi, differential pressure, kondisi filter bag, dan keamanan operasi. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi proses aktual dan riwayat operasi housing.
Parameter yang perlu dipantau meliputi:
- inlet pressure;
- outlet pressure;
- differential pressure;
- actual flow rate;
- operating temperature;
- kondisi filter bag;
- support basket;
- gasket atau O-ring;
- closure mechanism;
- vent dan drain;
- inlet dan outlet connection; dan
- kondisi internal housing.
Interval maintenance dapat berbeda antara water treatment, palm oil, oleochemical, chemical, oil, cooling water, dan aplikasi industrial lainnya karena karakteristik cairan serta solids loading berbeda.
Monitoring Differential Pressure
Differential pressure merupakan salah satu parameter utama untuk mengetahui kondisi filter bag.
Perhitungannya:
ΔP = Inlet Pressure − Outlet Pressure
Pada awal operasi:
Clean Filter Bag → Resistance Relatif Rendah → ΔP Relatif Rendah
Setelah particulate terakumulasi:
Dirt Loading Meningkat → Resistance Meningkat → ΔP Naik → Flow Berpotensi Menurun
Pressure gauge pada inlet dan outlet membantu operator menentukan kondisi filter bag berdasarkan perubahan aktual selama filtration cycle.
Batas replacement harus mengikuti spesifikasi filter bag, housing, dan operating procedure yang digunakan.
Monitoring Flow Rate
Actual flow sebaiknya dibandingkan dengan target flow proses.
Jika terjadi:
Flow Turun + ΔP Naik
filter bag loading menjadi salah satu penyebab utama yang perlu diperiksa.
Jika terjadi:
Flow Turun + ΔP Relatif Normal
pemeriksaan dapat diarahkan ke:
- pump;
- suction condition;
- valve;
- piping;
- flow-control equipment;
- upstream supply; atau
- downstream restriction.
Monitoring flow dan differential pressure secara bersamaan memberikan gambaran kondisi sistem yang lebih baik.
Kapan Filter Bag Harus Diganti?
Filter bag perlu diperiksa atau diganti ketika:
- differential pressure mencapai operating limit;
- actual flow tidak lagi memenuhi kebutuhan proses;
- filtration quality menurun;
- media mengalami damage;
- filter bag mengalami deformation;
- terjadi chemical degradation;
- filter bag tidak lagi sealing dengan benar; atau
- replacement diwajibkan oleh operating procedure.
Filter bag tidak sebaiknya digunakan hingga completely blocked karena excessive pressure drop dapat mengganggu kestabilan proses.
Umur Filter Bag pada Single Bag Filter Housing
Tidak ada service life universal yang berlaku untuk seluruh Filter Bag Size #1 maupun Size #2.
Service life dipengaruhi oleh:
Flow × Solids Loading × Micron Rating × Filtration Area × Filter Media × Viscosity × Temperature × Operating Condition
Filter bag yang digunakan pada relatively clean water dapat mempunyai umur berbeda jauh dibandingkan filter bag pada palm oil, paint, chemical, atau high-solids process water.
Karena itu, replacement berdasarkan differential pressure dan actual operating data lebih informatif daripada hanya menggunakan jumlah hari pemakaian.
Maintenance Filter Bag Size #1 dan Size #2
Size #1 dan Size #2 mempunyai prinsip maintenance yang sama, tetapi filtration area berbeda.
Size #2 mempunyai area dan dirt-holding capacity lebih besar sehingga pada kondisi proses yang sama berpotensi memberikan service interval lebih panjang.
Namun service life aktual tetap dipengaruhi oleh:
- flow;
- micron;
- solids concentration;
- particle characteristics;
- viscosity;
- filter media; dan
- process condition.
Penggunaan Size #2 tidak otomatis menjamin filter bag bertahan lebih lama apabila total solids loading juga jauh lebih tinggi.
Prosedur Dasar Penggantian Filter Bag
Sebelum housing dibuka, sistem harus berada dalam kondisi aman.
Urutan umum:
Stop Pump → Close Isolation Valve → Depressurize Housing → Drain Liquid → Verify Zero Pressure → Open Housing → Remove Used Bag → Inspect Basket & Seal → Install New Bag → Close Housing → Vent Air → Restart System
Prosedur aktual harus mengikuti design housing dan site safety procedure.
Housing tidak boleh dibuka dalam kondisi masih bertekanan.
Pemeriksaan Filter Bag Saat Replacement
Saat filter bag dilepas, kondisinya dapat memberikan informasi mengenai proses.
Periksa apakah terdapat:
- uniform dirt loading;
- excessive cake formation;
- deformation;
- rupture;
- chemical attack;
- discoloration;
- abrasion;
- abnormal deposit; atau
- evidence of bypass.
Kondisi tersebut dapat membantu menentukan apakah micron, media, flow, dan filtration area sudah sesuai.
Pemeriksaan Support Basket
Support basket memberikan mechanical support terhadap filter bag.
Periksa terhadap:
- deformation;
- corrosion;
- damaged perforation;
- sharp edges;
- weld damage;
- product buildup; dan
- foreign material.
Basket yang rusak dapat meningkatkan mechanical stress pada filter bag dan berpotensi menyebabkan rupture.
Pemeriksaan Gasket dan O-Ring
Seal perlu diperiksa setiap kali housing dibuka.
Perhatikan adanya:
- cracking;
- flattening;
- swelling;
- hardening;
- deformation;
- abrasion; dan
- chemical degradation.
Seal material harus compatible dengan liquid, concentration, operating temperature, dan pressure.
Gasket yang sudah mengalami permanent deformation sebaiknya tidak dipaksakan untuk digunakan kembali apabila tidak lagi dapat memberikan sealing yang sesuai.
Pemeriksaan Closure dan Top Cover
DHDF, DHDC, dan BFH-TL mempunyai desain housing yang berbeda sehingga bagian closure dan top cover harus diperiksa sesuai konstruksi masing-masing.
Periksa:
- locking mechanism;
- bolt atau clamp;
- sealing surface;
- top-cover condition;
- gasket seating;
- corrosion;
- deformation; dan
- mechanical damage.
Closure harus terpasang secara benar sebelum housing kembali diberikan pressure.
Maintenance DHDF Series
DHDF menggunakan konfigurasi Side In – Bottom Out dengan Flat Top Cover.
Maintenance perlu mencakup:
- side inlet connection;
- bottom outlet;
- flat top cover;
- closure;
- gasket;
- support basket;
- filter bag;
- vent;
- drain; dan
- internal housing.
Pada replacement existing unit, kondisi piping support juga perlu diperiksa agar mechanical load dari piping tidak dibebankan langsung pada housing connection.
Maintenance DHDC Series
DHDC merupakan Duty Heavy Dome Concave Single Bag Filter Housing dengan konfigurasi Side In – Bottom Out.
Pemeriksaan meliputi:
- dome/concave top cover;
- closure mechanism;
- sealing surface;
- side inlet;
- bottom outlet;
- gasket;
- basket;
- filter bag;
- vent dan drain; serta
- internal housing.
Untuk industrial-duty application, maintenance history sebaiknya disimpan agar perubahan pressure, flow, filter-bag life, dan kondisi mechanical dapat dibandingkan dari waktu ke waktu.
Maintenance BFH-TL Top Line Series
BFH-TL menggunakan konfigurasi:
Top In → Filter Bag → Bottom Out
Selain pemeriksaan filter bag dan basket, perhatian diberikan pada:
- top inlet;
- top-line connection;
- top-cover assembly;
- gasket;
- bottom outlet;
- vent;
- drain; dan
- maintenance clearance.
Piping arrangement harus tetap memberikan ruang yang cukup untuk membuka housing dan mengeluarkan filter bag ketika maintenance dilakukan.
Cleaning Internal Housing
Saat housing dibuka, bagian internal perlu diperiksa terhadap:
- sediment;
- sludge;
- scale;
- product buildup;
- corrosion;
- chemical deposits;
- biological contamination; dan
- foreign material.
Cleaning method harus compatible dengan:
Housing Material + Basket + Gasket + Process Requirement
Cleaning chemical yang tidak compatible dapat merusak housing atau sealing component.
Troubleshooting Differential Pressure Cepat Naik
Jika differential pressure meningkat terlalu cepat, kemungkinan penyebab meliputi:
- solids loading tinggi;
- micron terlalu halus;
- filter media terlalu restrictive;
- feed quality berubah;
- process upset;
- viscosity meningkat;
- temperature berubah;
- upstream filtration tidak optimal; atau
- filtration area terlalu kecil.
Evaluasi dapat dilakukan melalui:
Feed Condition → Micron → Filter Media → Solids Loading → Viscosity → Upstream Treatment → Filtration Area
Solusi tidak selalu berupa penggunaan micron yang lebih besar. Target filtration quality tetap harus dipertahankan.
Troubleshooting Flow Menurun
Penurunan flow dapat disebabkan oleh:
- filter bag loading;
- excessive differential pressure;
- viscosity tinggi;
- pump limitation;
- valve restriction;
- undersized piping;
- clogged upstream equipment;
- downstream restriction; atau
- perubahan process condition.
Jika filter bag baru tetap tidak menghasilkan required flow, hydraulic system perlu diperiksa secara menyeluruh.
Troubleshooting Filter Bag Cepat Penuh
Filter bag yang terlalu cepat penuh dapat menunjukkan bahwa total dirt load terlalu besar terhadap filtration area.
Evaluasi:
Solids Concentration × Total Liquid Volume = Total Solids Load
Solusi yang dapat dipertimbangkan meliputi:
- upstream solids removal;
- coarse pre-filtration;
- staged filtration;
- optimasi micron;
- Size #2;
- parallel housing; atau
- Multi Bag Filter Housing.
Troubleshooting Filter Bag Pecah
Filter bag rupture dapat disebabkan oleh:
- excessive differential pressure;
- incorrect installation;
- damaged support basket;
- filter bag tidak sesuai;
- chemical incompatibility;
- excessive temperature;
- mechanical abrasion; atau
- operation di luar specification.
Jika rupture terjadi berulang, root cause harus diperiksa sebelum filter bag baru dipasang.
Troubleshooting Partikel Lolos ke Outlet
Jika particulate ditemukan pada outlet, periksa:
- filter bag micron;
- filtration efficiency;
- bag integrity;
- bag seating;
- sealing ring;
- support basket;
- possibility of bypass;
- particle-size distribution; dan
- downstream quality requirement.
Micron yang lebih kecil tidak selalu menjadi solusi apabila penyebab sebenarnya adalah bypass atau filter bag yang tidak terpasang dengan benar.
Troubleshooting Housing Bocor
Leakage dapat terjadi pada:
- top-cover gasket;
- O-ring;
- closure;
- vent;
- drain;
- inlet connection;
- outlet connection;
- flange;
- instrumentation port; atau
- weld area.
Housing harus diisolasi dan depressurized sebelum pemeriksaan dilakukan.
Jika kebocoran berasal dari gasket, compatibility dan kondisi fisik seal perlu diperiksa sebelum replacement.
Troubleshooting Pressure Inlet Terlalu Tinggi
High inlet pressure dapat disebabkan oleh:
- filter bag clogged;
- viscosity tinggi;
- valve restriction;
- downstream restriction;
- piping terlalu kecil;
- outlet obstruction; atau
- pump operating condition.
Menaikkan pressure tanpa mengetahui penyebab restriction dapat meningkatkan risiko terhadap filter bag dan housing.
Troubleshooting pada Palm Oil dan Viscous Liquid
Pada palm oil, lubricant, resin, dan viscous process liquid, perubahan temperature dapat menghasilkan perubahan pressure drop.
Secara umum:
Temperature Turun → Viscosity Naik → ΔP Berpotensi Naik
Karena itu, pressure reading sebaiknya dibandingkan dengan operating temperature sebelum menyimpulkan bahwa filter bag telah mengalami excessive dirt loading.
Preventive Maintenance Checklist
| Pemeriksaan | Tujuan |
|---|---|
| Inlet Pressure | Monitoring operating pressure |
| Outlet Pressure | Monitoring downstream pressure |
| Differential Pressure | Menilai filter bag loading |
| Flow Rate | Memastikan required capacity |
| Temperature | Monitoring process condition |
| Filter Bag | Loading dan physical condition |
| Support Basket | Mechanical support |
| Gasket / O-Ring | Sealing |
| Top Cover | Mechanical condition |
| Closure | Safe locking |
| Vent | Air removal |
| Drain | Drainage |
| Internal Housing | Deposit dan corrosion |
| Inlet / Outlet | Leakage dan restriction |
| Pressure Gauge | Monitoring pressure |
| Flow Meter | Monitoring actual flow |
Frekuensi pemeriksaan disesuaikan dengan process criticality dan operating history.
Cara Mengurangi Frekuensi Penggantian Filter Bag
Jika filter bag terlalu sering diganti, evaluasi:
- required micron;
- filtration efficiency;
- filter bag media;
- solids loading;
- upstream filtration;
- actual flow;
- viscosity;
- temperature;
- differential pressure; dan
- filtration area.
Jika target filtration memungkinkan, optimasi staged filtration dapat mengurangi beban pada final filter bag.
Jika solids loading tetap tinggi, peningkatan filtration area dapat menjadi solusi yang lebih efektif.
Kapan Upgrade dari Size #1 ke Size #2?
Upgrade dapat dipertimbangkan ketika:
- required flow meningkat;
- Size #1 terlalu cepat loading;
- differential pressure cepat naik;
- service interval terlalu pendek;
- solids loading meningkat;
- dibutuhkan operating margin lebih besar; atau
- future capacity akan meningkat.
Size #2 memberikan filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar dengan tetap mempertahankan konfigurasi satu filter bag.
Kapan Upgrade ke Multi Bag Filter Housing?
Multi Bag Filter Housing dapat dipertimbangkan ketika:
- satu Size #2 tidak memberikan service interval yang memadai;
- flow semakin besar;
- solids loading tinggi;
- viscosity tinggi;
- fine filtration diperlukan;
- pressure drop harus dikendalikan;
- downtime terlalu sering;
- production bersifat continuous; atau
- dibutuhkan filtration area jauh lebih besar.
Untuk kebutuhan tersebut, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing berdasarkan kapasitas aliran, jumlah padatan, karakteristik cairan, serta kebutuhan proses industri.
Single Bag Filter Housing untuk Continuous Operation
Single Bag Filter Housing dapat digunakan pada continuous process apabila flow, filtration area, service interval, dan maintenance strategy sesuai.
Namun satu housing perlu diisolasi ketika filter bag diganti.
Untuk proses yang tidak dapat dihentikan, dapat dipertimbangkan:
Parallel Housing
atau:
Duplex Duty / Standby Configuration
Dengan konfigurasi yang tepat, maintenance salah satu housing dapat dilakukan tanpa menghentikan seluruh filtration process.
Replacement Single Bag Filter Housing Existing
Untuk replacement existing housing, data yang diperlukan meliputi:
Brand / Model Existing
Bag Size #1 / #2
Side In atau Top In
Outlet Position
Housing Material
Normal Flow
Maximum Flow
Operating Pressure
Operating Temperature
Connection Size
Connection Standard
Micron
Filter Bag Media
Existing Problem
Foto housing, nameplate, inlet/outlet, top cover, support basket, dan existing piping sangat membantu menentukan replacement yang sesuai.
Distributor & Supplier Single Bag Filter Housing Indonesia
Watermaker Indonesia menyediakan Single Bag Filter Housing untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan pilihan DHDF Series, DHDC Series, dan BFH-TL Top Line Series.
Pilihan konfigurasi meliputi:
- DHDF – Side In, Bottom Out, Flat Top Cover;
- DHDC – Side In, Bottom Out, Dome/Concave Top Cover;
- BFH-TL – Top In, Bottom Out, Top Line Design;
- Bag Size #1 7×16 inch;
- Bag Size #2 7×32 inch;
- Stainless Steel SS304;
- Stainless Steel SS316L;
- Polypropylene Filter Bag;
- Polyester Filter Bag;
- Nylon Mesh Filter Bag; dan
- berbagai micron rating sesuai kebutuhan filtrasi.
Dukungan pemilihan dapat dilakukan berdasarkan flow, liquid, viscosity, temperature, solids loading, micron, material, pressure, connection, piping arrangement, dan operating requirement.
Untuk kebutuhan consumable, Liquid Filter Bag Size #1 dan Size #2 tersedia dalam pilihan Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan micron rating yang dapat disesuaikan untuk water treatment maupun industrial process filtration.
Untuk kebutuhan sistem yang lebih lengkap, Watermaker Indonesia menyediakan solusi industrial water treatment dan liquid filtration mulai dari filter housing, filter element, pretreatment hingga komponen Reverse Osmosis untuk kebutuhan replacement, maintenance, OEM skid maupun EPC project.
FAQ Single Bag Filter Housing
1. Apa itu Single Bag Filter Housing?
Single Bag Filter Housing adalah pressure housing yang menggunakan satu filter bag sebagai filtration element untuk menyaring particulate dari cairan.
2. Apa ukuran filter bag yang digunakan?
Pilihan utama adalah Size #1 7×16 inch dan Size #2 7×32 inch.
3. Apa perbedaan Size #1 dan Size #2?
Size #2 mempunyai filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar dibandingkan Size #1.
4. Berapa kapasitas Single Bag Filter Housing?
Kapasitas bergantung pada Bag Size, housing design, liquid, viscosity, micron, solids loading, differential pressure, connection, dan hydraulic system.
5. Housing apa yang cocok untuk 10 m³/jam?
Size #1 dapat menjadi pilihan awal pada kondisi proses yang sesuai.
6. Housing apa yang cocok untuk 20 m³/jam?
Size #1 atau Size #2 dapat dipertimbangkan berdasarkan solids loading dan operating margin.
7. Housing apa yang cocok untuk 30 m³/jam?
Size #2 7×32 inch menjadi pilihan yang lebih sesuai untuk banyak aplikasi.
8. Apakah Size #2 bisa untuk 40 m³/jam?
Bisa pada desain housing dan kondisi operasi yang memang mendukung higher-flow application.
9. Apa itu DHDF Series?
DHDF merupakan Single Bag Filter Housing dengan Side In – Bottom Out dan Flat Top Cover.
10. Apa itu DHDC Series?
DHDC merupakan Duty Heavy Dome Concave Single Bag Filter Housing dengan Side In – Bottom Out dan dome/concave top cover.
11. Apa itu BFH-TL?
BFH-TL merupakan Top Line Single Bag Filter Housing dengan Top In – Bottom Out.
12. Apa perbedaan Side Line dan Top Line?
Perbedaan utamanya terletak pada inlet arrangement. DHDF dan DHDC menggunakan Side In, sedangkan BFH-TL menggunakan Top In.
13. Apakah tersedia SS304?
Ya, untuk water dan suitable general industrial process.
14. Apakah tersedia SS316L?
Ya, untuk process requirement yang sesuai dengan material tersebut.
15. Apakah SS316L selalu lebih baik?
Tidak selalu. Pemilihan material harus mengikuti chemical compatibility dan kondisi proses.
16. Filter bag media apa yang tersedia?
Pilihan dapat meliputi Polypropylene, Polyester, dan Nylon Mesh.
17. Micron berapa yang tersedia?
Berbagai micron rating tersedia sesuai filter bag media dan kebutuhan filtrasi.
18. Apakah micron lebih kecil selalu lebih baik?
Tidak. Micron harus mengikuti particle-removal requirement dan allowable differential pressure.
19. Apakah bisa untuk water treatment?
Ya, Single Bag Filter Housing banyak digunakan pada water treatment dan process-water filtration.
20. Apakah bisa untuk RO pretreatment?
Ya, sebagai bulk particulate filtration pada konfigurasi pretreatment yang sesuai.
21. Apakah bisa untuk cooling water?
Ya, sebagai full-flow maupun side-stream filtration sesuai system design.
22. Apakah bisa untuk palm oil?
Bisa pada suitable process setelah viscosity, temperature, micron, dan material diperhitungkan.
23. Apakah bisa untuk oleochemical?
Bisa setelah chemical compatibility dan operating condition diverifikasi.
24. Apakah bisa untuk chemical?
Bisa apabila housing, seal, basket, dan filter bag compatible dengan chemical tersebut.
25. Apakah bisa untuk oil dan lubricant?
Bisa, tetapi viscosity pada actual operating temperature harus diperhitungkan.
26. Kapan filter bag harus diganti?
Ketika differential pressure, flow, filtration quality, atau kondisi fisik filter bag telah mencapai replacement criteria.
27. Mengapa filter bag cepat penuh?
Penyebab dapat berupa solids loading tinggi, micron terlalu halus, feed condition berubah, atau filtration area tidak mencukupi.
28. Kapan harus menggunakan Multi Bag Filter Housing?
Ketika dibutuhkan flow, filtration area, dirt-holding capacity, atau service interval yang lebih besar.
29. Apakah tersedia replacement untuk existing housing?
Pemilihan replacement dapat dilakukan berdasarkan model existing, Bag Size, material, flow, pressure, connection, dan piping arrangement.
30. Data apa yang diperlukan untuk quotation?
Flow, jenis cairan, temperature, viscosity, solids loading, micron, pressure, material, Bag Size, connection, housing configuration, dan quantity.
Request Quotation Single Bag Filter Housing
Untuk water treatment:
Flow – Bag Size – Micron – SS304/SS316L – Side Line/Top Line – Connection – Pressure – Quantity
Untuk chemical:
Chemical – Concentration – Temperature – Viscosity – Flow – Micron – Pressure – Material – Seal – Quantity
Untuk palm oil dan oleochemical:
Product – Temperature – Viscosity – Flow – Micron – Solids Loading – Material – Connection – Quantity
Untuk replacement:
Existing Brand/Model – Bag Size – Side In/Top In – Flow – Material – Pressure – Connection – Existing Problem – Photo/Nameplate
Untuk EPC dan OEM skid:
Normal Flow – Design Flow – Liquid – Temperature – Viscosity – Solids – Micron – Operating Pressure – Design Pressure – Material – Bag Size – DHDF/DHDC/BFH-TL – Connection Standard – Quantity
Hubungi Watermaker Indonesia untuk kebutuhan Single Bag Filter Housing DHDF, DHDC dan BFH-TL, Bag Size #1 7×16 inch maupun Size #2 7×32 inch, SS304/SS316L, filter bag, replacement housing, engineering selection, OEM filtration skid dan EPC industrial liquid filtration di Indonesia.
Info selengkapnya tentang produk dan harga Housing Filter Bag Industrial hubungi kami via chat atau email dibawah ini:
Watermaker Indonesia
WhatsApp : +62 821-2479-2209
Email : sales@profilterindonesia.co.id
Selain RO Membrane kami sebagai distributor dari PFI FILTRATION juga menyediakan Filter Cartridge, Chemical Dosing Pump, RO Membrane dan Housing Filter Cartrdge serta berbagai merk Ultraviolet Water Sterilizer beserta spare part Water Treatment Equipment terlengkap di Indonesia.












