Single Bag Filter Housing 20 m³/jam

Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 inch untuk kebutuhan industrial liquid filtration dengan kapasitas hingga sekitar 20 m³/jam atau ±333 liter/menit pada kondisi operasi yang sesuai. Tersedia pilihan SS304/SS316L dan filter bag PP, Polyester atau Nylon Mesh untuk water treatment, cooling water, RO pretreatment, chemical, palm oil, oleochemical, oil dan process liquid.

Description

Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 Inch Kapasitas 20 m³/jam

Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 inch kapasitas hingga 20 m³/jam merupakan industrial liquid filter housing dengan satu filter bag untuk kebutuhan flow yang lebih tinggi pada water treatment, process water, cooling water, chemical, palm oil, oleochemical, food & beverage, oil filtration dan berbagai proses industri.

Konfigurasi Bag Size #1 menggunakan filter bag nominal diameter 7 inch × panjang 16 inch dan dapat digunakan pada single bag housing dengan published maximum flow sekitar 20 m³/jam, tergantung desain housing dan operating condition. PFI BFH-TL1 mencantumkan maximum flow 20 m³/jam, sejalan dengan published data Eaton untuk Size #1.

Kapasitas 20 m³/jam setara dengan sekitar:

20.000 liter/jam

atau:

±333 liter/menit

Namun angka 20 m³/jam tidak boleh dianggap sebagai guaranteed filtration flow untuk seluruh liquid dan filter bag. Actual sustainable flow dipengaruhi oleh viscosity, micron rating, filter media, solids loading, differential pressure, nozzle size, piping serta available pump pressure.

Untuk melihat pilihan konfigurasi yang lebih luas, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing yang dapat disesuaikan dengan flow rate, solids loading, serta karakteristik fluida proses.

Apa Itu Single Bag Filter Housing Kapasitas 20 m³/jam?

Single Bag Filter Housing 20 m³/jam adalah pressure housing yang menggunakan satu Liquid Filter Bag Size #1 7×16 inch sebagai filtration element.

Liquid memasuki housing dan diarahkan melalui filter bag sehingga particulate tertahan pada media sebelum filtered liquid diteruskan menuju proses berikutnya.

Alur dasarnya:

Unfiltered Liquid → Housing Inlet → Filter Bag Size #1 → Particulate Retention → Housing Outlet → Filtered Liquid

Konfigurasi ini memberikan filtration system yang compact dengan maintenance relatif sederhana karena hanya menggunakan satu filter bag.

Untuk aplikasi satu-bag yang lebih luas, Single Bag Filter Housing untuk water treatment, chemical dan industrial process filtration dapat dipilih berdasarkan Bag Size, material housing, micron rating, viscosity serta operating pressure.

Spesifikasi Single Bag Filter Housing Size #1 Kapasitas 20 m³/jam

ParameterSpesifikasi / Engineering Reference
ProductSingle Bag Filter Housing
Target / Maximum Published Flowhingga sekitar 20 m³/jam*
Equivalent Flow±333 liter/menit
Number of Bags1
Filter Bag SizeSize #1
Nominal Dimension7 × 16 inch
Housing MaterialSS304 / SS316L
Filter BagPP / Polyester / Nylon Mesh
Micron RatingSesuai process requirement
ApplicationIndustrial Liquid Filtration
InstallationInline
Final FlowBerdasarkan hydraulic & process condition

*Published maximum flow untuk PFI BFH-TL1 adalah 20 m³/jam. Actual filtration capacity harus dikoreksi berdasarkan filter bag, viscosity, micron, dirt loading, piping dan allowable differential pressure.

Apakah Single Bag Filter Housing Size #1 Bisa 20 m³/jam?

Ya, pada housing yang memang dirancang dan dirating untuk kapasitas tersebut serta operating condition yang sesuai.

PFI BFH-TL1 Size #1 mempunyai published maximum flow 20 m³/jam, sedangkan BFH-TL2 Size #2 mempunyai published maximum flow 45 m³/jam.

Manufacturer lain juga menunjukkan angka serupa. Eaton ECOLINE Size #1 mencantumkan flow 20 m³/jam, sehingga angka tersebut merupakan technical reference yang defensible untuk Size #1—bukan angka yang kita buat hanya untuk mengejar keyword.

Tetapi engineer tetap perlu membedakan:

Maximum Published Housing Flow

dengan:

Recommended Actual Operating Flow

dan:

Sustainable Filtration Flow

Ketiganya belum tentu identik.

10 m³/jam vs 20 m³/jam pada Bag Size #1

Kedua kapasitas dapat menggunakan Bag Size #1, tetapi operating margin-nya berbeda.

Parameter10 m³/jam20 m³/jam
Bag ConfigurationSize #1Size #1
Nominal Size7×16 inch7×16 inch
Flow±167 L/min±333 L/min
Hydraulic LoadingLebih rendahLebih tinggi
Operating MarginLebih besarLebih kecil
Sensitivitas terhadap ΔPLebih rendahLebih tinggi
High ViscosityPerlu evaluasiLebih kritis
High SolidsPerlu evaluasiLebih kritis
Alternative Larger AreaOptionalLebih layak dipertimbangkan

Jadi buyer yang membutuhkan 20 m³/jam tidak cukup hanya bertanya:

“Apakah Size #1 bisa 20 m³/jam?”

Pertanyaan engineering yang lebih tepat:

“Apakah Size #1 dapat mempertahankan 20 m³/jam secara ekonomis pada liquid, micron dan dirt loading saya?”

Mengapa Flow Maksimum Bukan Selalu Flow Terbaik?

Menjalankan housing pada published maximum flow dapat meningkatkan filtration velocity dan membuat system lebih sensitif terhadap kenaikan resistance ketika filter bag mulai loading.

Misalnya:

Clean Bag → 20 m³/jam tercapai

Setelah particulate mulai terakumulasi:

Dirt Loading Naik → ΔP Naik → Available Flow Menurun

Akibatnya operator dapat mengalami:

  • pressure increase;
  • shorter bag life;
  • more frequent replacement;
  • flow instability; atau
  • production interruption.

Karena itu, untuk critical continuous process, engineer dapat memilih filtration area yang lebih besar meskipun nominal flow requirement masih dapat ditangani Size #1.

Kapan Size #1 Cocok untuk 20 m³/jam?

Size #1 dapat menjadi pilihan ketika:

  • liquid relatif low viscosity;
  • solids loading rendah;
  • micron tidak menyebabkan excessive resistance;
  • piping dan nozzle mendukung;
  • pump mempunyai sufficient head;
  • acceptable ΔP tersedia;
  • process tidak membutuhkan exceptionally long bag life; dan
  • housing mempunyai rating yang sesuai.

Untuk clean atau relatively clean water, konfigurasi ini dapat menjadi compact solution.

Kapan Sebaiknya Tidak Memaksakan Size #1 pada 20 m³/jam?

Pertimbangkan larger filtration area apabila:

  • viscosity tinggi;
  • solids loading tinggi;
  • micron sangat halus;
  • filter bag cepat plugging;
  • continuous production sangat kritis;
  • required bag life panjang;
  • allowable pressure drop rendah; atau
  • future flow akan meningkat.

Dalam kondisi tersebut, Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch untuk flow lebih tinggi, larger filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar dapat dipertimbangkan ketika Size #1 menghasilkan differential pressure atau frekuensi penggantian filter bag yang terlalu tinggi.

Pengaruh Filter Bag terhadap Flow 20 m³/jam

Housing saja tidak menentukan filtration performance.

Filter bag mempunyai pengaruh besar terhadap:

  • clean pressure drop;
  • particle retention;
  • dirt-holding capacity;
  • sustainable flow;
  • service life; dan
  • product quality.

Karena itu, Liquid Filter Bag Size #1 tersedia dalam media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan pilihan micron rating yang dapat disesuaikan dengan target particulate removal dan karakteristik liquid.

Pemilihan media harus mempertimbangkan chemical compatibility dan operating temperature.

Pemilihan Micron untuk Housing 20 m³/jam

Filter bag dapat tersedia dalam berbagai micron rating seperti:

1, 5, 10, 25, 50, 100 micron

dan rating lain sesuai jenis media.

Untuk mempertahankan 20 m³/jam, micron harus dipilih berdasarkan actual particle-removal requirement.

Jangan menggunakan:

1 micron

jika process sebenarnya hanya membutuhkan:

50 micron

karena finer media dapat meningkatkan filtration resistance dan memperpendek service interval.

Housing Bag Filter 20 m³/jam SS304

SS304 merupakan material yang umum untuk:

  • clean water;
  • process water;
  • cooling water;
  • general industrial filtration;
  • RO pretreatment;
  • suitable food process; dan
  • compatible chemical service.

Untuk kebutuhan larger filtration area, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan flow serta operating condition yang sesuai.

Dengan demikian, buyer tidak harus langsung berpindah ke Multi Bag jika hanya membutuhkan tambahan filtration area.

Housing Bag Filter 20 m³/jam SS316L

SS316L dapat dipertimbangkan ketika application membutuhkan corrosion resistance lebih tinggi dibandingkan general SS304 service.

Contohnya dapat mencakup suitable:

  • chemical;
  • oleochemical;
  • food process;
  • specialty liquid;
  • process chemical; dan
  • industrial filtration.

Untuk kebutuhan Size #2, DHDF Single Bag Filter Housing SS316L Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk chemical, oleochemical dan industrial process filtration setelah compatibility terhadap fluida, konsentrasi serta temperature diverifikasi.

SS316L tetap tidak boleh dianggap compatible dengan seluruh chemical.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Water Treatment

Pada water-treatment system, housing dapat digunakan untuk:

  • raw-water filtration;
  • process-water filtration;
  • utility water;
  • cooling water;
  • RO pretreatment;
  • suspended-solid removal; dan
  • equipment protection.

Typical arrangement:

Raw Water → Pretreatment → Bag Filter Housing → Downstream Treatment

Untuk flow 20 m³/jam, actual operating margin perlu diperiksa berdasarkan incoming solids loading.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk RO Pretreatment

Bag filter dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum finer downstream filtration.

Typical arrangement:

Raw Water → Media Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO

Pada konfigurasi yang sesuai, Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum cartridge filter dan RO membrane untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.

Bag filter tidak otomatis menggantikan cartridge filter yang diperlukan sebagai final membrane protection.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Cooling Water

Cooling-water filtration dapat digunakan untuk mengurangi:

  • sediment;
  • rust;
  • corrosion debris;
  • suspended solids; dan
  • process contamination.

Flow 20 m³/jam dapat berupa full-flow pada system kecil atau side-stream flow pada cooling system yang jauh lebih besar.

Karena itu, halaman ini juga relevan untuk buyer yang mencari:

Housing Filter Cooling Water 20 m³/jam

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Palm Oil

Palm-oil filtration memerlukan perhatian pada viscosity dan operating temperature.

Pada temperature yang lebih rendah:

Viscosity Naik → Pressure Drop Naik

Karena itu, published 20 m³/jam water-based reference tidak boleh dianggap guaranteed 20 m³/jam untuk palm oil.

Untuk actual selection:

Product → Temperature → Viscosity → Micron → Solids → Required Flow → Housing Size

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oleochemical

Oleochemical application dapat mempunyai:

  • higher temperature;
  • varying viscosity;
  • corrosive characteristics;
  • fine filtration requirement; dan
  • continuous production demand.

Dalam application seperti ini, Size #2 dapat dipilih meskipun required flow hanya sekitar 20 m³/jam jika objective-nya adalah memperbesar filtration area dan memperpanjang filter-bag service life.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Chemical

Chemical service membutuhkan:

  • chemical name;
  • concentration;
  • temperature;
  • viscosity;
  • flow;
  • pressure;
  • micron;
  • housing material;
  • filter bag material; dan
  • seal compatibility.

Jangan menentukan housing hanya dari flow.

20 m³/jam H₂O ≠ 20 m³/jam viscous chemical.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Food & Beverage

Untuk suitable food & beverage process, housing dapat digunakan untuk:

  • process-water filtration;
  • particulate removal;
  • ingredient filtration;
  • clarification; dan
  • polishing.

Sanitary requirement, surface finish, connection, gasket dan product-contact materials perlu mengikuti project specification.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oil dan Lubricant

Pada oil filtration, viscosity merupakan salah satu parameter sizing terpenting.

Jika Size #1 menghasilkan high clean ΔP pada target 20 m³/jam, gunakan larger filtration area.

Jangan meningkatkan pump pressure hanya untuk memaksakan flow melalui filter bag.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Paint dan Coating

Paint dan coating dapat mempunyai viscosity dan solids characteristics yang sangat berbeda dari water.

Filter bag dapat digunakan untuk menangkap:

  • gel;
  • agglomerate;
  • foreign particles;
  • process debris; dan
  • oversized contaminants.

Sizing harus berdasarkan actual viscosity pada operating temperature.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk EPC dan OEM

Untuk EPC atau skid builder, datasheet sebaiknya mencantumkan:

Normal Flow: 20 m³/jam

Design Flow: sesuai engineering margin

ditambah:

  • liquid;
  • temperature;
  • viscosity;
  • operating pressure;
  • design pressure;
  • micron;
  • material;
  • connection;
  • flange standard;
  • filter bag;
  • seal; dan
  • quantity.

Dengan demikian, 20 m³/jam menjadi process requirement, bukan sekadar angka marketing.

Kapasitas 20 m³/jam: Size #1 atau Size #2?

Jawaban singkatnya:

Size #1 dapat menangani hingga sekitar 20 m³/jam pada housing dan operating condition yang sesuai. Size #2 dapat dipilih pada flow yang sama apabila dibutuhkan filtration area, dirt-holding capacity dan operating margin lebih besar.

Published PFI data mendukung pemisahan ini: BFH-TL1 Size #1 maksimum 20 m³/jam, sementara BFH-TL2 Size #2 maksimum 45 m³/jam.

Jadi kita tidak membuat aturan palsu:

20 m³/jam = wajib Size #1.

Yang benar:

20 m³/jam → Size #1 memungkinkan → Size #2 dapat menjadi engineering upgrade.

Dan Watermaker Indonesia menyediakan solusi industrial water treatment dan liquid filtration mulai dari filter housing, filter element, pretreatment hingga komponen Reverse Osmosis untuk kebutuhan replacement maupun EPC project.

Cara Memilih Single Bag Filter Housing 20 m³/jam

Single Bag Filter Housing kapasitas 20 m³/jam berada pada area yang menarik karena Bag Size #1 7×16 inch memang dapat digunakan hingga sekitar kapasitas tersebut pada housing dan kondisi operasi yang sesuai, tetapi 20 m³/jam juga merupakan titik ketika engineer perlu mulai mempertimbangkan apakah menggunakan Size #1 pada loading tinggi masih menjadi pilihan paling ekonomis.

Karena itu, pemilihannya sebaiknya mengikuti:

Required Flow → Liquid → Temperature → Viscosity → Solids Loading → Micron → Filter Bag Media → Allowable ΔP → Required Bag Life → Housing Size

Bukan sekadar:

Flow 20 m³/jam → langsung Size #1.

Untuk aplikasi satu bag dengan kebutuhan proses yang berbeda, Single Bag Filter Housing untuk water treatment, chemical dan industrial process filtration dapat dipilih berdasarkan Bag Size, material housing, micron rating, viscosity serta operating pressure.

20 m³/jam Berapa Liter per Menit?

Kapasitas:

20 m³/jam = 20.000 liter/jam

Jika dikonversi:

20.000 ÷ 60 = ±333 liter/menit

atau sekitar:

5,56 liter/detik

Angka ini merupakan actual process-flow requirement yang perlu melewati housing.

Namun hydraulic loading pada filter bag sangat dipengaruhi kondisi liquid. Karena itu:

333 LPM Water ≠ 333 LPM Oil ≠ 333 LPM Viscous Chemical

meskipun volumetric flow-nya sama.

Single Bag Filter Housing 20 m³/jam: Size #1 atau Size #2?

Ini merupakan keputusan engineering terpenting pada kapasitas ini.

Size #1 7×16 Inch

Dapat dipertimbangkan apabila:

  • liquid mempunyai viscosity relatif rendah;
  • solids loading rendah;
  • micron tidak terlalu restrictive;
  • pressure drop masih acceptable;
  • replacement interval masih ekonomis;
  • footprint perlu compact; dan
  • housing mempunyai flow rating yang sesuai.

Size #2 7×32 Inch

Lebih menarik apabila:

  • solids loading meningkat;
  • viscosity lebih tinggi;
  • filtration lebih halus;
  • dibutuhkan longer bag life;
  • allowable ΔP rendah;
  • process continuous;
  • maintenance shutdown perlu dikurangi; atau
  • dibutuhkan future capacity margin.

Jadi pada 20 m³/jam:

Size #1 = Compact / Higher Loading

sedangkan:

Size #2 = Larger Area / More Operating Margin

Size #2 bukan berarti system harus mempunyai flow 40 m³/jam terlebih dahulu.

Jangan Memilih Housing Hanya Berdasarkan Maximum Flow

Published maximum flow berguna sebagai technical reference, tetapi bukan satu-satunya dasar sizing.

Misalnya sebuah housing mempunyai published maximum flow:

20 m³/jam

bukan berarti setiap application sebaiknya selalu dijalankan pada:

20 m³/jam

Jika process mempunyai high solids loading, high viscosity atau fine filtration, sustainable operating flow dapat lebih rendah.

Karena itu, engineer perlu membedakan:

Maximum Hydraulic Flow

Normal Operating Flow

Design Flow

Sustainable Filtration Flow

Operating Margin pada Housing Bag Filter 20 m³/jam

Operating margin penting karena filter bag tidak berada dalam kondisi clean sepanjang waktu.

Saat filter bag mulai bekerja:

Clean Bag

Particulate Mulai Tertahan

Dirt Cake Terbentuk

Differential Pressure Naik

Available Flow Berpotensi Turun

Jika housing sudah dijalankan sangat dekat dengan maximum hydraulic condition ketika bag masih bersih, perubahan kecil pada ΔP dapat lebih cepat mempengaruhi process.

Untuk critical application, larger filtration area dapat memberikan operating margin yang lebih baik.

Pengaruh Micron terhadap Flow 20 m³/jam

Micron rating tidak hanya menentukan particle size yang ingin ditahan tetapi juga dapat mempengaruhi resistance dan service life.

100 Micron

Cocok untuk coarse particulate filtration pada suitable process.

50 Micron

Dapat digunakan untuk general suspended-solid removal.

25 Micron

Menjadi intermediate filtration untuk banyak process applications.

10 Micron

Digunakan ketika diperlukan particulate removal lebih halus.

5 Micron

Membutuhkan perhatian lebih terhadap dirt loading dan differential pressure.

1 Micron

Fine filtration yang perlu dievaluasi secara lebih konservatif terutama pada high solids loading.

Karena itu, jangan menggunakan micron lebih kecil daripada kebutuhan proses hanya untuk mengejar persepsi bahwa:

“Semakin kecil micron semakin bagus.”

Housing Bag Filter 20 m³/jam 1 Micron vs 100 Micron

Dua system berikut tidak boleh diasumsikan mempunyai behavior sama:

Water 20 m³/jam + 100 Micron

dan:

Water 20 m³/jam + 1 Micron

Pada fine filtration, particulate yang sebelumnya dapat melewati media akan lebih banyak tertahan sehingga dirt-loading behavior dapat berubah.

Untuk fine filtration dan high solids, larger filtration area layak dipertimbangkan.

Pemilihan Filter Bag untuk Flow 20 m³/jam

Filter bag perlu dipilih berdasarkan:

  • micron;
  • media;
  • filtration efficiency;
  • temperature;
  • chemical compatibility;
  • solids loading;
  • required service life; dan
  • process requirement.

Untuk melihat pilihan consumable yang sesuai, Liquid Filter Bag Size #1 tersedia dalam media Polypropylene, Polyester dan Nylon Mesh dengan pilihan micron rating yang dapat disesuaikan dengan target particulate removal dan karakteristik liquid.

Polypropylene Filter Bag untuk Kapasitas 20 m³/jam

Polypropylene dapat digunakan pada banyak suitable applications seperti:

  • water treatment;
  • process water;
  • chemical;
  • RO pretreatment;
  • cooling water; dan
  • general industrial filtration.

Namun final compatibility perlu memperhitungkan:

Chemical + Concentration + Temperature

bukan hanya nama material PP.

Polyester Filter Bag untuk Kapasitas 20 m³/jam

Polyester dapat dipertimbangkan untuk:

  • water;
  • oil;
  • lubricant;
  • palm oil;
  • oleochemical;
  • paint;
  • coating; dan
  • process liquid yang compatible.

Pada oil dan viscous liquid, operating temperature sangat penting karena perubahan temperature dapat mengubah viscosity secara signifikan.

Nylon Mesh Filter Bag untuk Kapasitas 20 m³/jam

Nylon Mesh dapat digunakan untuk suitable coarse atau surface-filtration application.

Media ini menarik ketika dibutuhkan:

  • high permeability;
  • larger micron;
  • particle screening;
  • surface retention; atau
  • application tertentu yang memungkinkan cleaning/reuse.

Tetap verifikasi chemical dan temperature compatibility.

Pengaruh Viscosity pada Flow 20 m³/jam

Viscosity mempunyai pengaruh langsung terhadap pressure loss.

Secara sederhana:

Viscosity Naik → Resistance Naik → ΔP Naik

Karena itu, Size #1 yang dapat menangani 20 m³/jam pada water belum tentu merupakan pilihan optimum untuk oil dengan flow yang sama.

Untuk viscous liquid, data RFQ ideal mencantumkan:

Viscosity pada Actual Operating Temperature

bukan viscosity pada kondisi yang berbeda dari process.

Contoh Water vs Oil pada Kapasitas Sama

Water

Flow: 20 m³/jam

Micron: 50 µm

Low Solids

Size #1 dapat menjadi candidate yang masuk akal.

Oil

Flow: 20 m³/jam

Micron: 5 µm

Higher Viscosity

Size #2 atau larger filtration area dapat lebih tepat.

Jadi keyword pencarian sama:

Housing Bag Filter 20 m³/jam

tetapi product selection akhirnya dapat berbeda.

Pengaruh Solids Loading terhadap Size #1

Solids loading menentukan seberapa cepat filtration area terisi particulate.

Misalnya:

20 m³/jam + Low Solids

dapat memberikan acceptable bag life.

Sedangkan:

20 m³/jam + High Solids

dapat menyebabkan:

Rapid Dirt Loading → Rapid ΔP Increase → Frequent Bag Replacement

Pada kondisi tersebut, memperbesar filtration area sering lebih masuk akal daripada terus meningkatkan replacement frequency.

Bag Life dan Operating Cost

Harga housing bukan satu-satunya komponen biaya.

Hitung:

Housing CAPEX

Filter Bag Consumption

Operator Labor

Production Downtime

Waste Disposal

Pressure / Pumping Cost

Housing yang sedikit lebih besar dapat mempunyai lifecycle economics lebih baik jika berhasil mengurangi bag replacement.

Size #1 20 m³/jam vs Size #2 20 m³/jam

ParameterSize #1 @ 20 m³/jamSize #2 @ 20 m³/jam
Bag Length16 inch32 inch
FootprintLebih compactLebih besar
Filtration AreaLebih kecilLebih besar
Loading per AreaLebih tinggiLebih rendah
Dirt HoldingLebih rendahLebih tinggi
Potential Bag LifeLebih pendekBerpotensi lebih panjang
Operating MarginLebih kecilLebih besar
High SolidsKurang idealLebih menarik
High ViscosityPerlu perhatianLebih menarik
Initial CostCenderung lebih rendahCenderung lebih tinggi

Jadi pertanyaannya bukan:

“Mana yang bisa 20 m³/jam?”

Tetapi:

“Mana yang paling ekonomis menjalankan 20 m³/jam pada kondisi proses saya?”

Kapan Size #2 Lebih Ekonomis Walaupun Flow Hanya 20 m³/jam?

Size #2 dapat lebih ekonomis jika Size #1 menyebabkan:

  • replacement filter bag terlalu sering;
  • operator terlalu sering membuka housing;
  • downtime tinggi;
  • excessive ΔP;
  • unstable flow;
  • high consumable usage; atau
  • insufficient dirt-holding capacity.

Dalam kondisi seperti itu, biaya awal housing yang lebih besar dapat dikompensasi oleh lower operating burden.

Untuk general water dan industrial service, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan flow serta operating condition yang sesuai.

Untuk more demanding chemical service, DHDF Single Bag Filter Housing SS316L Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk chemical, oleochemical dan industrial process filtration setelah compatibility terhadap fluida, konsentrasi serta temperature diverifikasi.

Kapan Tetap Menggunakan Size #1?

Tetap gunakan Size #1 apabila:

  • 20 m³/jam tercapai secara stabil;
  • clean ΔP rendah;
  • terminal ΔP tidak terlalu cepat tercapai;
  • bag life acceptable;
  • solids loading rendah;
  • viscosity rendah;
  • maintenance interval sesuai; dan
  • footprint compact memberikan keuntungan.

Tidak perlu oversize jika operating data menunjukkan Size #1 sudah optimal.

Pemilihan SS304 untuk Flow 20 m³/jam

SS304 dapat menjadi pilihan untuk suitable:

  • raw water;
  • clean water;
  • process water;
  • cooling water;
  • general industrial liquid;
  • RO pretreatment; dan
  • compatible chemical service.

Material selection tidak boleh hanya berdasarkan flow.

Flow 20 m³/jam tidak menentukan apakah housing harus SS304 atau SS316L.

Pemilihan SS316L untuk Flow 20 m³/jam

SS316L dapat dipertimbangkan ketika liquid membutuhkan corrosion resistance lebih tinggi.

Parameter yang perlu diketahui:

  • chemical composition;
  • concentration;
  • chloride;
  • pH;
  • temperature;
  • cleaning chemical; dan
  • expected service life.

SS316L tetap bukan universal material untuk seluruh chemical.

Pemilihan Seal Material

Housing dengan material body yang benar tetap dapat gagal jika gasket atau O-ring tidak compatible.

Pilihan seal dapat mencakup:

  • EPDM;
  • NBR;
  • FKM;
  • PTFE; atau
  • material lain sesuai manufacturer.

Selection berdasarkan:

Liquid + Concentration + Temperature + Pressure

Inlet dan Outlet untuk Flow 20 m³/jam

Piping dan nozzle tidak boleh menjadi bottleneck.

Evaluasi:

  • pipe diameter;
  • connection size;
  • allowable velocity;
  • available pressure;
  • valve;
  • elbow;
  • reducer;
  • downstream restriction; dan
  • overall system pressure loss.

Housing dengan filter area cukup tidak akan bekerja optimal jika piping terlalu restrictive.

Pressure Gauge dan Differential Pressure

Untuk kapasitas mendekati upper operating range Size #1, pressure monitoring menjadi semakin penting.

Idealnya monitor:

Inlet Pressure

dan:

Outlet Pressure

sehingga:

ΔP = Pin − Pout

Dengan demikian operator dapat mengetahui perubahan resistance akibat filter loading.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk RO Pretreatment

Bag filter dapat ditempatkan sebagai intermediate particulate-removal stage pada RO pretreatment tertentu.

Contoh:

Raw Water → Multimedia Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO

Pada konfigurasi tersebut, Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum cartridge filter dan RO membrane untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.

Bag filter dan cartridge filter mempunyai fungsi berbeda dan dapat digunakan secara seri.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Cooling Water

Pada cooling-water application, target 20 m³/jam dapat digunakan untuk:

  • inline filtration pada system tertentu; atau
  • side-stream filtration pada circulation system yang lebih besar.

Contoh:

Main Cooling Loop → Side Stream 20 m³/jam → Bag Filter → Return

Dengan demikian, halaman ini juga dapat menjawab engineer yang mencari side stream filter 20 m³/jam.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Process Water

Process-water filtration dapat digunakan untuk melindungi:

  • heat exchanger;
  • nozzle;
  • spray system;
  • pump;
  • membrane;
  • process equipment; dan
  • downstream product.

Micron dipilih berdasarkan equipment protection requirement.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Palm Oil

Untuk palm oil, viscosity harus dihitung pada actual operating temperature.

Jangan menggunakan clean-water flow rating sebagai guaranteed palm-oil flow.

Evaluasi:

Palm Oil Type → Temperature → Viscosity → Solids → Micron → Required Flow → Filter Area

Pada high solids atau higher viscosity, Size #2 dapat memberikan operating advantage.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oleochemical

Oleochemical merupakan application di mana housing material, seal, viscosity dan temperature semuanya penting.

Size #2 dapat digunakan walaupun flow hanya 20 m³/jam apabila objective-nya:

  • longer bag life;
  • lower filtration velocity;
  • larger dirt capacity;
  • lower ΔP; atau
  • reduced maintenance intervention.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Chemical Industry

Untuk chemical application, RFQ minimal sebaiknya berisi:

Chemical Name

Concentration

Temperature

Viscosity

Flow 20 m³/jam

Micron

Pressure

Required Material

Tanpa data tersebut, selection hanya berdasarkan flow berisiko menghasilkan material atau filtration area yang tidak sesuai.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Food & Beverage

Food & beverage application perlu memperhatikan bukan hanya flow dan micron tetapi juga:

  • hygienic construction;
  • product-contact material;
  • surface finish;
  • connection;
  • gasket;
  • cleanability; dan
  • applicable process requirement.

Jika sanitary specification diperlukan, generic industrial housing tidak boleh otomatis dianggap equivalent.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Paint, Ink dan Coating

Pada paint, ink atau coating:

High Viscosity + Fine Micron + Solids

dapat meningkatkan filtration resistance secara signifikan.

Untuk kondisi seperti ini, larger filtration area dapat menjadi pilihan walaupun nominal flow masih 20 m³/jam.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oil dan Lubricant

Oil filtration sangat sensitif terhadap viscosity.

Jika temperature berubah selama operation:

Temperature Turun → Viscosity Naik → ΔP Naik

Karena itu, sizing sebaiknya menggunakan worst reasonable operating condition.

Single Housing atau Dua Housing Parallel?

Jika process tidak boleh berhenti ketika filter bag diganti, satu housing dapat menjadi operational bottleneck.

Alternative:

Housing A + Housing B

dengan isolation valve sehingga flow dapat dialihkan.

Saat A loading:

Switch Flow ke B → Isolate A → Depressurize → Replace Bag

Konfigurasi ini dapat memberikan continuity tanpa langsung menggunakan Multi Bag Housing.

Dua Size #1 Parallel untuk Kapasitas 20 m³/jam

Pada application tertentu, dua housing dapat dibagi:

Total Flow 20 m³/jam

Housing A ±10 m³/jam

Housing B ±10 m³/jam

Keuntungannya dapat berupa:

  • lower loading per housing;
  • redundancy;
  • maintenance flexibility; dan
  • lower filtration velocity.

Namun piping, valve dan CAPEX menjadi lebih kompleks.

Karena itu, bandingkan dengan satu Size #2 sebelum final selection.

Size #2 atau Parallel Size #1?

RequirementSize #2 Single2 × Size #1 Parallel
Simple PipingLebih baikLebih kompleks
Filtration AreaLebih besarTerbagi
RedundancyTidakBisa dirancang
Number of Bags12
Isolation FlexibilityTerbatasLebih baik
Valve RequirementLebih sedikitLebih banyak
MaintenanceSederhanaLebih fleksibel
CAPEXTergantung designTergantung design

Tidak ada satu konfigurasi yang selalu paling baik.

Kapan Mulai Menggunakan Multi Bag Filter Housing?

Multi Bag Housing menjadi relevan ketika kebutuhan meningkat pada kombinasi:

Higher Flow + Higher Solids + Longer Run Time + Lower ΔP

Jangan menentukan jumlah bag hanya berdasarkan flow nominal.

Untuk high-flow system, jumlah bag perlu dihitung dari required filtration area dan actual process characteristics.

Cara Menghitung Jumlah Housing Berdasarkan Flow

Untuk preliminary hydraulic screening:

Jumlah Housing ≈ Total Required Flow ÷ Selected Operating Flow per Housing

Misalnya system membutuhkan:

40 m³/jam

dan engineer memilih operating target konservatif:

10 m³/jam per Size #1 housing

maka secara flow:

40 ÷ 10 = 4 housing

Tetapi ini bukan final design karena solids, viscosity, pressure drop dan desired redundancy tetap harus dihitung.

Dalam banyak kasus, Size #2 atau Multi Bag Housing akan memberikan configuration yang lebih praktis.

Data untuk Menentukan Size #1 atau Size #2 pada Flow 20 m³/jam

Kirim:

Required Flow: 20 m³/jam

Liquid: water / oil / chemical / product

Temperature: °C

Viscosity: cP

Solids Loading: jika tersedia

Required Micron: µm

Operating Pressure: bar

Pipe Size: inch

Housing Material: SS304 / SS316L

Filter Bag Material: PP / Polyester / Nylon

Operation: Batch / Continuous

Required Bag Life / Maintenance Objective: jika ada

Dari data tersebut dapat ditentukan apakah application lebih tepat menggunakan:

Size #1

atau:

Size #2

atau:

Parallel Housing

Format RFQ Housing Bag Filter 20 m³/jam

Untuk water:

Single Bag Filter Housing – Flow 20 m³/jam – Water – Micron – SS304/SS316L – Connection – Quantity

Untuk chemical:

Chemical – Concentration – Temperature – Viscosity – Flow 20 m³/jam – Micron – Pressure – Material

Untuk palm oil / oleochemical:

Product – Temperature – Viscosity – Flow 20 m³/jam – Micron – Solids Loading – Material

Untuk EPC:

Normal Flow 20 m³/jam – Design Flow – Liquid – Temperature – Pressure – Micron – Material – Connection Standard – Quantity

Untuk kebutuhan pilihan housing dan filtration element lainnya, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag dan Multi Bag Housing yang dapat disesuaikan dengan flow rate, solids loading, serta karakteristik fluida proses.

Maintenance Single Bag Filter Housing 20 m³/jam

Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 inch yang dioperasikan mendekati kapasitas 20 m³/jam membutuhkan monitoring yang lebih disiplin dibandingkan aplikasi dengan flow lebih rendah. Hal ini karena perubahan resistance pada filter bag akan lebih cepat terasa terhadap differential pressure dan kestabilan flow ketika filtration area bekerja pada loading yang lebih tinggi.

Parameter utama yang perlu dipantau meliputi:

  • inlet pressure;
  • outlet pressure;
  • differential pressure;
  • actual flow rate;
  • kondisi filter bag;
  • operating temperature;
  • leakage;
  • gasket atau O-ring;
  • support basket;
  • closure mechanism; dan
  • kondisi internal housing.

Maintenance sebaiknya berbasis actual operating condition, bukan hanya jadwal penggantian filter bag berdasarkan hari atau minggu.

Monitoring Differential Pressure pada Flow 20 m³/jam

Differential pressure dihitung dari:

ΔP = Inlet Pressure − Outlet Pressure

Ketika filter bag masih bersih, pressure drop biasanya relatif rendah. Seiring particulate tertahan:

Solids Accumulation → Resistance Naik → ΔP Naik → Available Flow Berpotensi Turun

Pada flow sekitar 20 m³/jam, perubahan ini perlu diperhatikan karena Size #1 mempunyai filtration area lebih kecil dibandingkan Size #2.

Karena itu, pressure gauge pada inlet dan outlet sangat disarankan untuk industrial operation.

Kapan Filter Bag Size #1 Harus Diganti?

Filter bag perlu diperiksa atau diganti ketika:

  • differential pressure mencapai batas yang ditentukan untuk filter bag/housing;
  • actual flow tidak lagi memenuhi process requirement;
  • downstream filtration quality menurun;
  • filter bag mengalami mechanical damage;
  • media mengalami chemical degradation;
  • process batch mensyaratkan replacement; atau
  • operating procedure menentukan replacement berdasarkan validated condition.

Tidak ada satu angka differential pressure yang aman digunakan secara universal untuk semua housing dan filter bag. Ikuti specification manufacturer serta design system.

Mengapa Filter Bag Lebih Cepat Penuh pada 20 m³/jam?

Jika dibandingkan dengan housing Size #1 yang sama pada 10 m³/jam, volume liquid yang diproses pada 20 m³/jam menjadi dua kali lebih besar per satuan waktu.

Sebagai ilustrasi:

10 m³/jam × 10 jam = 100 m³ liquid

sedangkan:

20 m³/jam × 10 jam = 200 m³ liquid

Jika solids concentration sama, secara konseptual jumlah particulate yang dibawa menuju filter juga meningkat sebanding dengan volume yang diproses.

Karena itu, flow rate, solids concentration dan total throughput perlu dievaluasi bersama ketika memperkirakan bag life.

Total Throughput Lebih Penting daripada Jam Operasi

Dua filter bag yang sama-sama beroperasi selama delapan jam belum tentu menerima dirt loading yang sama.

Contoh:

System A: 10 m³/jam × 8 jam = 80 m³

System B: 20 m³/jam × 8 jam = 160 m³

Jika feed-water characteristics sama, System B memproses dua kali volume liquid.

Karena itu, untuk process yang relatif stabil, maintenance record sebaiknya menyimpan:

Operating Hours + Total Volume + Differential Pressure + Bag Replacement

Data ini jauh lebih berguna untuk menentukan actual service interval.

Troubleshooting Flow Tidak Mencapai 20 m³/jam

Jika housing tidak mampu mempertahankan target flow, jangan langsung menaikkan pressure pompa.

Periksa:

Pump → Upstream Valve → Piping → Inlet Pressure → Filter Bag → ΔP → Outlet Pressure → Downstream Restriction

Kemungkinan penyebab:

  • filter bag loading;
  • micron terlalu fine;
  • high viscosity;
  • solids loading tinggi;
  • filter media terlalu restrictive;
  • nozzle atau piping menjadi bottleneck;
  • pump head tidak cukup;
  • downstream valve restriction; atau
  • filtration area terlalu kecil.

Jika problem terjadi bahkan menggunakan clean filter bag, lakukan hydraulic evaluation sebelum meneruskan operation.

Troubleshooting Differential Pressure Cepat Naik

Jika ΔP naik jauh lebih cepat daripada expected, evaluasi:

  • actual solids concentration;
  • particle-size distribution;
  • micron rating;
  • viscosity;
  • filter media;
  • process temperature;
  • upstream treatment;
  • filtration area; dan
  • process upset.

Solusinya tidak selalu mengganti filter bag lebih sering.

Alternatif dapat berupa:

Coarser Pre-Filter → Size #2 → Parallel Housing → Multi Bag Housing

sesuai kebutuhan proses.

Troubleshooting Filter Bag Hanya Bertahan Beberapa Jam

Bag life yang sangat pendek dapat menjadi indikasi bahwa Size #1 tidak ekonomis untuk application tersebut.

Hitung:

Jumlah Bag/Hari × Harga Filter Bag

ditambah:

Operator Time + Downtime + Waste Handling

Jika total operating cost tinggi, memperbesar filtration area dapat memberikan lifecycle cost yang lebih rendah.

Dalam general water dan industrial service, DHDF Single Bag Filter Housing SS304 Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk water treatment dan industrial liquid filtration dengan flow serta operating condition yang sesuai.

Untuk process yang membutuhkan material lebih corrosion resistant, DHDF Single Bag Filter Housing SS316L Size #2 7×32 inch dapat dipertimbangkan untuk chemical, oleochemical dan industrial process filtration setelah compatibility terhadap fluida, konsentrasi serta temperature diverifikasi.

Troubleshooting Flow Turun tetapi ΔP Tidak Tinggi

Jika flow turun sementara differential pressure housing tetap normal, penyebab kemungkinan berada di luar filter bag.

Periksa:

  • pump;
  • suction condition;
  • upstream tank level;
  • valve;
  • flow-control system;
  • pipe restriction;
  • downstream equipment; dan
  • flowmeter accuracy.

Jangan mengganti filter bag hanya karena flow turun tanpa memeriksa ΔP.

Troubleshooting Pressure Inlet Terlalu Tinggi

High inlet pressure dapat disebabkan oleh:

  • clogged filter bag;
  • high viscosity;
  • downstream restriction;
  • valve position;
  • undersized piping;
  • undersized connection; atau
  • pump operating point.

Jika pressure terus meningkat:

Stop / Isolate System → Depressurize → Investigate Cause

Housing tidak boleh dibuka dalam kondisi bertekanan.

Troubleshooting Filter Bag Pecah

Filter bag rupture dapat menyebabkan particulate lolos ke downstream.

Kemungkinan penyebab:

  • excessive differential pressure;
  • damaged support basket;
  • incorrect bag installation;
  • incompatible media;
  • excessive temperature;
  • chemical degradation;
  • mechanical abrasion; atau
  • operation di luar design condition.

Jika rupture berulang, lakukan root-cause analysis sebelum mengganti bag berikutnya.

Troubleshooting Partikel Masih Lolos

Jika particulate masih ditemukan setelah housing, periksa:

  • correct micron rating;
  • nominal atau absolute filtration requirement;
  • bag seating;
  • sealing ring;
  • bag integrity;
  • support basket;
  • bypass possibility;
  • actual particle size; dan
  • required removal efficiency.

Masalah ini tidak selalu berarti micron harus langsung diperkecil.

Troubleshooting Housing Bocor

Leakage dapat berasal dari:

  • cover gasket;
  • O-ring;
  • closure;
  • vent;
  • drain;
  • nozzle connection;
  • instrument port; atau
  • weld area.

Sebelum membuka housing:

Pump Off → Isolate → Depressurize → Drain → Verify Zero Pressure

Setelah itu periksa sealing surface dan gasket.

Preventive Maintenance Checklist

ItemPemeriksaan
Inlet PressureMonitor operating pressure
Outlet PressureDigunakan menghitung ΔP
Flow RatePastikan target process tercapai
Filter BagLoading, damage, compatibility
Support BasketDeformation / corrosion
Gasket / O-RingDamage / swelling / hardening
Cover & ClosureSealing dan mechanical condition
VentPastikan berfungsi
DrainPastikan tidak tersumbat
Internal HousingDeposit / corrosion
Nozzle & ConnectionLeakage / restriction
Pressure GaugeAccuracy dan condition

Interval inspection ditentukan berdasarkan process criticality dan operating history.

Cara Memperpanjang Umur Filter Bag pada Flow 20 m³/jam

Jika bag consumption terlalu tinggi, beberapa langkah yang dapat dievaluasi antara lain:

  • optimasi micron rating;
  • gunakan filter media yang lebih sesuai;
  • kurangi upstream solids;
  • gunakan staged filtration;
  • stabilkan process temperature;
  • perbesar filtration area;
  • gunakan Size #2; atau
  • gunakan parallel / Multi Bag configuration.

Tujuannya bukan sekadar membuat filter bag bertahan lama, tetapi mendapatkan optimum filtration cost per volume liquid yang diproses.

Staged Filtration untuk High Solids

Jika liquid mengandung berbagai ukuran particulate, staged filtration dapat digunakan.

Contoh:

100 Micron → 25 Micron → Final Process

atau configuration lain berdasarkan particle distribution.

Dengan demikian, coarse particulate tidak seluruhnya membebani fine filter.

Tetapi jumlah filtration stage tidak perlu ditambah jika process tidak membutuhkannya.

Kapan Upgrade dari Size #1 ke Size #2?

Pertimbangkan Size #2 apabila:

  • flow 20 m³/jam sulit dipertahankan;
  • bag life terlalu pendek;
  • solids loading tinggi;
  • viscosity tinggi;
  • fine micron diperlukan;
  • pressure drop tinggi;
  • operator terlalu sering melakukan replacement; atau
  • production membutuhkan operating margin lebih besar.

Single Bag Filter Housing Size #2 7×32 inch untuk flow lebih tinggi, larger filtration area dan dirt-holding capacity lebih besar dapat dipertimbangkan ketika Size #1 menghasilkan differential pressure atau frekuensi penggantian filter bag yang terlalu tinggi.

Kalimat ini kita pertahankan tanpa link dahulu sampai halaman kapasitas Size #2 sudah live.

Kapan Menggunakan Dua Housing secara Parallel?

Parallel housing dapat dipertimbangkan untuk:

  • membagi flow;
  • memberikan redundancy;
  • menurunkan loading per housing;
  • memudahkan maintenance; atau
  • menjaga process tetap berjalan.

Contoh:

Total Flow 20 m³/jam

dibagi menjadi:

Housing A ±10 m³/jam

Housing B ±10 m³/jam

Tetapi configuration ini membutuhkan tambahan valve, piping, instrumentation dan footprint.

Duplex Bag Filter untuk Continuous Process

Untuk process yang tidak boleh berhenti saat filter bag diganti, dua housing dapat diatur sebagai duty/standby.

Normal:

Housing A Running → Housing B Standby

Saat Housing A membutuhkan maintenance:

Switch to B → Isolate A → Depressurize → Replace Bag

Configuration tersebut berbeda dengan parallel flow-sharing karena satu housing dapat dirancang sebagai standby.

Kapan Menggunakan Multi Bag Filter Housing?

Multi Bag Filter Housing lebih relevan ketika kombinasi kebutuhan sudah mengarah ke:

Higher Flow + High Dirt Loading + Longer Run Time + Larger Filtration Area

Jumlah bag tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan pembagian matematis flow.

Final sizing mempertimbangkan:

  • flow;
  • viscosity;
  • micron;
  • filter area;
  • solids loading;
  • clean ΔP;
  • terminal ΔP;
  • bag life; dan
  • redundancy requirement.

Untuk membandingkan seluruh configuration, Housing Bag Filter untuk industrial liquid filtration tersedia dalam pilihan Single Bag Housing dan Multi Bag Housing yang dapat disesuaikan dengan flow rate, solids loading, serta karakteristik fluida proses.

Replacement Existing Housing Bag Filter 20 m³/jam

Untuk replacement existing unit, siapkan:

Brand / Model Existing

Bag Size

Number of Bags

Normal Flow

Maximum Flow

Housing Material

Operating Pressure

Operating Temperature

Inlet / Outlet Size

Connection Standard

Micron

Liquid

Existing Problem

Foto housing, nameplate dan connection juga sangat membantu.

Replacement tidak harus mempunyai bentuk identik jika engineering requirement dapat dipenuhi dengan configuration yang lebih tepat.

Retrofit Sistem dari 10 m³/jam Menjadi 20 m³/jam

Ketika plant meningkatkan production, jangan hanya mengganti pump agar flow naik.

Audit:

Pump → Pipe → Valve → Housing → Filter Bag → Downstream Equipment

Size #1 yang sebelumnya bekerja nyaman pada 10 m³/jam mungkin masih dapat digunakan pada 20 m³/jam apabila design mendukung, tetapi operating margin akan berubah.

Bandingkan biaya mempertahankan Size #1 dengan upgrade ke Size #2.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk EPC Water Treatment

Pada EPC project, specification sebaiknya memisahkan:

Normal Flow

dan:

Design / Maximum Flow

Contohnya:

Normal Flow: sesuai process requirement

Design Flow: sesuai engineering margin

Jangan otomatis menentukan design flow hanya dengan menambah persentase tanpa hydraulic calculation.

Data lain meliputi:

  • liquid;
  • viscosity;
  • solids;
  • temperature;
  • pressure;
  • micron;
  • material;
  • filter bag;
  • seal;
  • connection standard; dan
  • quantity.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk RO Pretreatment

Dalam suitable RO pretreatment arrangement:

Raw Water → Multimedia Filter → Bag Filter → Cartridge Filter → RO Membrane

Pada configuration tersebut, Bag Filter Housing dapat digunakan sebagai bulk particulate filtration sebelum cartridge filter dan RO membrane untuk membantu mengurangi solids loading pada tahapan fine filtration berikutnya.

Pemilihan micron dan filtration stage tetap mengikuti feed-water quality dan RO design.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Cooling Water

Flow 20 m³/jam dapat digunakan sebagai side-stream filtration pada cooling-water system dengan circulation flow yang lebih besar.

Bag filtration dapat membantu mengurangi:

  • rust;
  • sediment;
  • corrosion product;
  • suspended solids; dan
  • foreign particulate.

Sizing side-stream percentage harus mengikuti system objective dan engineering calculation.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Palm Oil

Pada palm-oil process, maintenance frequency sangat dipengaruhi:

Temperature + Viscosity + Solids + Micron

Jika filter bag Size #1 terlalu cepat loading, Size #2 dapat menjadi pilihan walaupun actual process flow tetap 20 m³/jam.

Tujuannya adalah meningkatkan filtration area dan mengurangi intervention frequency.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oleochemical

Oleochemical service memerlukan perhatian terhadap:

  • viscosity;
  • process temperature;
  • chemical compatibility;
  • corrosion;
  • micron;
  • filter media;
  • seal; dan
  • required cleanliness.

SS316L dapat dipertimbangkan untuk kondisi tertentu, tetapi compatibility harus tetap diverifikasi.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Chemical

Untuk chemical filtration, jangan mengirim RFQ hanya:

“Housing SS316L 20 m³/jam.”

Lebih baik:

Chemical → Concentration → Temperature → Viscosity → Flow → Micron → Pressure → Connection

Informasi tersebut memungkinkan material dan filter area dipilih secara lebih tepat.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Oil dan Lubricant

Pada oil filtration, monitoring ΔP menjadi penting karena viscosity dapat berubah akibat temperature.

Jika:

Temperature Turun → Viscosity Naik

maka:

Pressure Drop Berpotensi Naik

walaupun filter bag belum mengalami heavy dirt loading.

Karena itu, operator perlu membedakan ΔP akibat contamination dengan ΔP akibat perubahan process condition.

Housing Bag Filter 20 m³/jam untuk Paint dan Coating

Paint, ink dan coating dapat menghasilkan loading dari:

  • gel;
  • agglomerate;
  • skin;
  • process debris;
  • oversized pigments; dan
  • foreign particulate.

Untuk application tersebut, bag selection harus mempertimbangkan tidak hanya micron tetapi juga particle behavior dan viscosity.

Distributor & Supplier Single Bag Filter Housing 20 m³/jam Indonesia

Watermaker Indonesia menyediakan Single Bag Filter Housing kapasitas sekitar 20 m³/jam untuk industrial liquid filtration dengan pilihan konfigurasi yang dapat disesuaikan berdasarkan actual process requirement.

Pilihan dapat mencakup:

  • Bag Size #1 7×16 inch;
  • SS304;
  • SS316L;
  • Polypropylene Filter Bag;
  • Polyester Filter Bag;
  • Nylon Mesh Filter Bag;
  • berbagai micron rating;
  • connection sesuai kebutuhan; dan
  • configuration untuk water maupun process liquid.

Tim sales dan engineering dapat membantu menentukan apakah kebutuhan 20 m³/jam lebih tepat menggunakan Size #1, Size #2, parallel housing atau configuration dengan filtration area yang lebih besar berdasarkan viscosity, solids loading, micron dan operating pressure.

Untuk kebutuhan sistem filtration dan water treatment lainnya, Watermaker Indonesia menyediakan solusi industrial water treatment dan liquid filtration mulai dari filter housing, filter element, pretreatment hingga komponen Reverse Osmosis untuk kebutuhan replacement maupun EPC project.

Mengapa Pemilihan Berdasarkan Kapasitas Penting?

Buyer sering mengetahui flow system tetapi belum mengetahui ukuran housing.

Contohnya procurement hanya menerima informasi:

“Butuh bag filter untuk 20 m³/jam.”

Halaman ini memberikan jalur pemilihan:

20 m³/jam

Evaluasi Size #1

Periksa Liquid + Viscosity + Solids + Micron

Evaluasi Operating Margin

Tetap Size #1 atau Upgrade Size #2

Pilih SS304 / SS316L

Pilih Filter Bag

RFQ

Dengan demikian, pencarian berdasarkan kapasitas langsung diarahkan menuju product configuration yang relevan.

FAQ Single Bag Filter Housing 20 m³/jam

1. Housing bag filter apa yang cocok untuk 20 m³/jam?

Single Bag Filter Housing Size #1 7×16 inch dapat dipertimbangkan pada housing yang mempunyai published rating sesuai dan operating condition yang mendukung.

2. Berapa 20 m³/jam dalam liter per menit?

Sekitar 333 liter/menit.

3. Apakah Bag Size #1 berukuran 7×16 inch?

Ya, nominal Bag Size #1 adalah 7×16 inch.

4. Apakah Bag Size #2 berukuran 7×32 inch?

Ya, nominal Size #2 adalah 7×32 inch.

5. Apakah Size #1 pasti menghasilkan 20 m³/jam?

Tidak. Actual flow tergantung housing design, filter bag, viscosity, solids, micron, ΔP dan piping.

6. Apakah 20 m³/jam merupakan maximum flow?

Pada beberapa housing Size #1 terdapat published maximum sekitar 20 m³/jam, tetapi angka tersebut bukan universal rating seluruh housing.

7. Apakah Size #2 boleh digunakan untuk 20 m³/jam?

Ya. Size #2 dapat memberikan larger filtration area dan operating margin lebih besar.

8. Kapan Size #2 lebih baik?

Saat solids loading tinggi, viscosity tinggi, fine filtration diperlukan atau bag life Size #1 terlalu pendek.

9. Apakah Size #1 lebih murah?

Initial cost biasanya dapat lebih rendah, tetapi lifecycle cost perlu memperhitungkan filter-bag consumption dan downtime.

10. Apakah housing bisa menggunakan SS304?

Ya, untuk water dan process liquid yang compatible.

11. Apakah tersedia SS316L?

Ya, sesuai model dan application requirement.

12. Apakah SS316L cocok untuk semua chemical?

Tidak. Chemical compatibility tetap harus diperiksa.

13. Filter bag apa yang digunakan?

PP, Polyester atau Nylon Mesh dapat digunakan sesuai application dan housing design.

14. Micron berapa yang cocok?

Tergantung particle-removal requirement, bukan hanya flow.

15. Apakah 1 micron selalu lebih bagus daripada 50 micron?

Tidak. Micron harus sesuai kebutuhan proses.

16. Apakah bisa untuk water treatment?

Ya, pada suitable water-filtration application.

17. Apakah bisa untuk RO pretreatment?

Ya, sebagai salah satu particulate-removal stage pada configuration yang sesuai.

18. Apakah bisa untuk cooling water?

Ya, termasuk suitable side-stream filtration.

19. Apakah bisa untuk palm oil?

Bisa pada suitable process, dengan koreksi viscosity dan temperature.

20. Apakah bisa untuk oleochemical?

Bisa setelah material, seal dan process condition diverifikasi.

21. Apakah bisa untuk chemical?

Bisa dengan material compatibility yang sesuai.

22. Apakah bisa untuk oil?

Bisa, tetapi viscosity perlu diperhitungkan.

23. Kenapa flow turun?

Penyebab dapat berupa bag loading, high ΔP, viscosity, pump atau piping restriction.

24. Kenapa filter bag cepat penuh?

Kemungkinan solids loading tinggi, micron terlalu fine atau filtration area terlalu kecil.

25. Kapan filter bag harus diganti?

Berdasarkan ΔP, flow, filtration quality dan operating procedure.

26. Apakah filter bag harus diganti berdasarkan hari?

Tidak selalu. Condition-based replacement umumnya lebih informatif.

27. Apakah perlu pressure gauge?

Sangat disarankan untuk memonitor inlet, outlet dan differential pressure.

28. Bagaimana jika proses tidak boleh berhenti?

Duplex atau parallel housing configuration dapat dipertimbangkan.

29. Kapan menggunakan Multi Bag Filter Housing?

Ketika dibutuhkan flow, dirt-holding capacity atau filtration area yang lebih besar.

30. Data apa yang diperlukan untuk quotation?

Flow, liquid, temperature, viscosity, micron, solids loading, pressure, material, connection dan quantity.

Request Quotation Housing Bag Filter 20 m³/jam

Untuk water treatment:

Single Bag Filter Housing – 20 m³/jam – Size #1 7×16 inch – SS304/SS316L – Micron – Connection – Quantity

Untuk chemical:

Chemical – Concentration – Temperature – Viscosity – Flow 20 m³/jam – Micron – Pressure – Material – Quantity

Untuk palm oil / oleochemical:

Product – Operating Temperature – Viscosity – Flow 20 m³/jam – Micron – Solids Loading – Material – Connection

Untuk replacement:

Existing Housing – Bag Size – Material – Flow – Pressure – Connection – Existing Problem – Photo / Nameplate

Untuk EPC:

Normal Flow – Design Flow – Liquid – Temperature – Viscosity – Pressure – Micron – Material – Connection Standard – Quantity

Hubungi Watermaker Indonesia untuk kebutuhan Single Bag Filter Housing 20 m³/jam, replacement housing, filter bag, engineering selection, OEM skid dan EPC industrial liquid filtration di Indonesia.

Info selengkapnya tentang produk dan harga Housing Filter Bag Industrial hubungi kami via chat atau email dibawah ini:

Watermaker Indonesia

WhatsApp : +62 821-2479-2209

Email : sales@profilterindonesia.co.id

Selain RO Membrane kami sebagai distributor dari PFI FILTRATION juga menyediakan Filter Cartridge, Chemical Dosing Pump, RO Membrane dan Housing Filter Cartrdge serta berbagai merk Ultraviolet Water Sterilizer beserta spare part Water Treatment Equipment terlengkap di Indonesia.



Exclusive products

Special category of products